Kamis, 17 Januari 2008

Yesus, Pengawal dan Menggenap Iman

YESUS, PENGAWAL DAN MENGGENAP IMAN
Ibr 12:1-17

Samuel Wahyudi, Pdt.
Konteks pada ayat-ayat tersebut adalah Kristus pusat kehidupan, dan Allah memberikan hajaran dan mendidik orang-orang percaya dalam menjalani kehidupan pribadinya dan bagaimana berelasi dengan sesama orang percaya. Hakekat karya Kristus adalah inisiatif Allah untuk menyatakan dirinya kepada Manusia yang tidak mampu mengenal Allah dengan usahanya sendiri. Namun justru manusia menggugat inisiatif Allah ini dengan menolak Kristus (Kaledoiskop Kristologi 2007). Penulis kitab Ibrani memulai pasal ini dengan bahasa metafora tentang kehidupan iman orang percaya, yang seperti seorang atlet yang sedang berlomba untuk sebuah kemenangan. Seorang atlet yang baik, hidupnya selalu terfokus pada persiapan untuk meraih yang terbaik yang sanggup ia lakukan, demikian juga dengan kehidupan orang percaya yang harus terfokus pada Kristus agar mampu mempresentasikan yang terbaik melalui kehidupannya.
Mengapa Allah mendidik kita? RC Sproul dalam Chosen by God mengungkapkan 3 istilah yang harus dibedakan, yakni: Misteri, Paradoks, dan Kontradiksi. Allah mendidik kita melalui paradoks, dimana kita akan mengenal kebaikan dan kasihNya justru melalui pergumulan hidup, kepahitan hidup bahkan penderitaan. Allah tidak pernah berkontradiksi dalam kehendak dan rencanaNya.
Khotbah akan disusun sbb:
Pendahuluan, hal-2 komptemporer yang menentang Kristus
Pokok Berita, iman ditengah tantangan kehidupan, tetapi Kristus penggenap iman.
Eksegesis,
i. salvation faith, living faith dan serving faith
ii. focus on Christ: perseverance of the saints, by paradox of life
iii. Fruits of Christian life.
Kesimpulan :
Jawaban Alkitab selalu relevan terhadap isu-isu Kristologi komtemporer, dimana Kristus adalah Pengawal dan penggenap iman.

Ling Hie Ping, Pdt.
Kehidupan kekristenan seperti pertandingan (Bdk. 1 Kor 9). Pada umumnya, pertandingan tujuannya adalah kemenangan, demikian juga dengan hidup kekristenan itu tujuannya adalah kemenangan. Bagaimana bisa menang?
� Tau, bahwa kita banyak saksi � menunjuk kepada Ibr pasal 11: adanya saksi-saksi iman selama mengikuti Tuhan, banyak kesulitan tapi bisa menang.
� Hanya bisa di dapat kalau kita menanggalkan semua beban dosa. Salah satu beban yang merintangi adalah banyak orang Kristen justru tidak mau berubah. Ada yang mengatakan, kata �perlombaan� itu menunjuk pada lari 100 meter, tidak pakai aksesoris yang macam-macam, supaya tidak ada yang merintangi.
� Kita mau mempunyai mata yang tertuju pada Kristus.

Agus Gunawan, Pdt.
Iman harus bisa mengatasi dosa. Ketika ada orang percaya, salah satu cirinya adalah mampu meninggalkan dosa. Dosa itu bukan hanya �di luar� diri kita tetapi juga ada yang �di dalam� (inside) diri kita.

Timothy Liem, Pdt.
Kalimat �Yesus yang memimpin kita pada iman dan membawa iman pada kesempurnaan, dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib� yang tekun menanggung bantahan �� (ayat 2-3). Jadi , kesempurnaan akan dapat dicapai kalau kita melewati masa seperti Kristus: dihinakan, dibantah, dimusuhi. Iman kita tidak akan hidup kalau kita tidak mengalami fase itu, karena kadang kita selalu melihat hidup yang mapan, disegani, dituruti. Ingat, dalam hidup mungkin satu saat Tuhan mengijinkan satu fase yang sangat sulit � (yang Tuhan Yesus katakan �saat yang kamu tidak ingini�, Yoh. 21). Dalam keadaan seperti itu, mari makin mencari Dia dan bersandar kepada Dia. Pesan ini harus disampaikan kepada jemaat supaya memperkaya pengalaman iman jemaat.

Handy Kurniawan, Pdt.
Kristus sedang dipertaruhkan akhir-akhir ini, banyak yang menganggap Yesus bukan Allah. Dalam khotbah harus menekankan bagaimana Yesus adalah Allah yang datang memberi keselamatan.
Beberapa hal memperkenalkan Yesus sebagai Allah,
� Penulis Ibrani menunjukkan bahwa Yesus lebih tinggi dari malaikat, Melkisedekh, dan sebagainya.
� Paulus dalam Roma mengatakan bahwa Yesus ditentukan Allah menjadi jalan pendamai�.
� Dari kesaksian Yohanes: Pertama, penyataan Allah: �inilah Anak yang Kukasihi�; Kedua, kesaksian dari Yohanes pembaptis: lihatlah anak domba; Ketiga: dari pekerjaan Tuhan Yesus sendiri membuktikan bahwa dia adalah Allah; Keempat: dari kitab-kitab suci; Kelima: dari Yohanes sendiri yang menulis Injil Yohanes.

Hengky Suciady, Ev.
Pasal ini bicara tentang umat Tuhan yang sedang dalam pergumulan iman. Mengajarkan kita tiga hal:
� Kesetiaan Tuhan yang tidak pernah beruhah, Dia menyertai para tokoh iman (11) Dia juga akan menyertai kita.
� Suatu panggilan untuk setia dalam iman.
� Berkarya dalam kehidupan: perlombaan bagi Tuhan.
Bagaimana caranya? Ayat 1 dan 2: perlu meninggalkan dosa; hidup terfokus pada Kristus; bukan cuma menjadi pemenang, tetapi kita terus dibentuk dalam karya Allah supaya menjadi lebih indah lagi.

Jan Agustanu, Ev.
Realita kehidupan orang percaya seringkali ada dalam penderitaan. Tetapi orang Kristen bisa tetap ada damai, kekuatan. Kenapa? Karena Tuhan beserta. Pada waktu kita tidak mampu melindungi iman kita, Allah tetap menyertai dan menguatkan.

Agus Setiono, Ev.
Fobia sosial (sosiofobia / agorafobia=takut keramaian): takut kalau mendapatkan penghinaan penghinaan di publik, takut kalau orang akan menyakiti. Mungkin ada jemaat mengalami hal ini, tetapi apakah ini membuat mereka tidak berani bersaksi dan dan tidak berani menjalani hidup ini? Maka ajak jemaat,
� Jangan takut, karena kita tidak berjuang sendiri, ada banyak saksi yang mendahului kita berjuang (11).
� Mari berjalan mengiring Tuhan, mengarahkan hidup untuk megiring Tuhan.
� Orang benar akan hidup oleh iman, bisa hidup karena percaya.

Chandra Wijaya, Sdr.
Dalam hidup beriman ada dua kenyataan yang menyertai: ada yang hidup baik/menyenangkan dan ada yang tidak menyenangkan (pasal 11). Karena kenyataan itu (tidak selalu menyenangkan) maka hidup itu perlu perjuangan iman, dengan mata yang tertuju (berpusat) kepada Yesus.

Bong San Bun, Ev.
Ada orang yang kelihatan punya kerohanian baik tetapi realitanya dia tidak bertumbuh. Ini mengerikan. Mengapa orang Kristen tidak bisa lepas dari kebiasaan buruk? Ada kemungkinan mereka menikmati kehidupan dalam dosa. Mungkin mereka akan selamat, tetapi seperti Rasul Paulus katakan mereka menjadi orang �seperti ditarik dari dalam api�.

Jahja Santosa, Pdt.
Situasi orang Kristen ada dalam medan perlombaan, bukan dalam masa latihan (bisa salah), bukan dalam momen latih tanding (coba-coba). Oleh sebab itu kita perlu iman fokus pada Yesus.

Freda Adjan, Ev.
Mengapa kita harus bertekun dalam iman? Sebagai saksi iman, kita bagaikan ada di tengah-tengah gelanggang. Ada banyak orang yang menyaksikan kita. Oleh sebab itu apa saja yang membuat kita keluar dari gelanggang harus ditanggalkan.
� Iman adalah satu bagian yang sangat penting untuk menjadi suatu ketekunan bagi kita.
� Orang hanya hidup oleh iman kalau dia punya mata tertuju kepada Yesus. Mana kala ia mulai melihat hal lain, iman sulit dipertahankan.
� Selalu ingat pada Yesus. Iman digoncangkan kalau merasa terhinakan (harus mempertahankan dirinya). Tuhan Yesus memberikan contoh, tekun menahan bantahan.

Caleb Tong, Pdt.
Bulan ini bicara tentang kemantapan dalam iman. Perikop ini diangkat, bahwa kita dikelilingi oleh saksi-saksi untuk mendorong kita punya semangat untuk maju terus.
Konteks perikop ini adalah iman pengharapan dan kasih. Tiga hal ini penting sekali. Iman diperoleh dari Yesus Kristus. Ia memberi harapan karena pada saat ia mendapat tantangan Ia tetap menang, karena ia punya harapan yang besar.
Ketika ada ayat mengatakan, �anak dihajar oleh bapa�, artinya: mengkoreksi, mendisiplin, memecut (malas menuntut kemajuan maka bapa rela dalam cinta kasihnya menghajar kita).
Ada tiga istilah, �accept, adjust, achieve�. Accept menerima apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Bahkan sesuatu yang tidak berkenan di hati kita. Adjust menyesuaikan dengan pola tata cara Allah. Dalam hal ini, hati seorang anak yang rela mematuhi meskipun kita tidak mengerti. Sepeti Tuhan Yesus di taman Getsemani. Achieve, accomplisment, menggenapi sesuatu sesuai dengan kehendak Allah. Ada orang-orang yang ketika melakukan sesuatu bermula dengan baik, continuitasnya juga baik, tetapi finishing touch-nya kadang-kadang tidak baik. Dalam hal iman, hanya Tuhan saja, yang bisa menggenapi.
Tujuh macam faktor menafsirkan �Yesus Kristus adalah pemula dan penggenap ini�,
� He is the author and finisher of our faith.
� He is a leader and perfector of our faith.
� He is the source and goal of our faith.
� He is a course and completer of our faith.
� He is the forerunner and winner of our faith. Menang dalam kemenangan dia, karena dia menjadi pejuang di depan kita. Kita hanya bisa mengikuti dia untuk mendapat kememangan.
� He is a pioneer and companion of our faith. Dia adalah pionir dan menemani kita dalam pertandingan hidup ini.
� He is a leader and example of our faith.
Kalau kita punya hati kepada Allah maka arah dan jalan kita pasti ke sana, kepada ALlah. Kalau kita menatap kepada Kristus maka segala serih payah, usaha selalu akan kepada Kristus. Kita bersyukur Kristus di Salib karena dengan demikian Ia telah menggenapi segala kehendak BapaNya. Ibr 10, �Ia datang untuk menggenapi segala kehendak Bapa, dan berjalan dalam tujuan yang ditetapkan Tuhan�.

Kamis, 10 Januari 2008

Dari Iman Menuju Iman

Dari IMAN Kepada IMAN
(Roma 1:16-17)

Pdt. Tjong Wun Jen
Roma 1:16-17 merupakan ayat-ayat yang luar biasa.Walter W. Wessel mengatakan bahwa Roma 1:16-17 merupakan tema dari ke seluruhan kitab Roma. Dan William Barclay mengatakan bahwa Roma 1:16-17 berisikan intisari Injil Paulus dan Paulus memulainya dengan menyatakan bahwa ia sangat bangga dan merasa terhormat (mempunyai keyakinan yang kokoh atau tidak malu) dengan Injil tersebut. Berkenaan dengan berita Injil itu, Paulus juga berbicara tentang konsep yang penting yang juga menjadi tiang utama dari dasar pemikiran dan kepercayaannya, yaitu Iman. Apakah artinya �dari iman kepada iman� yang dimaksudkan Paulus dalam ayat 17?
Dari iman kepada iman berarti �from first to last� (NIV), dari pertama sampai akhir Allah menyatakan bahwa kita dibenarkan dihadapan Allah karena iman dan hanya karena iman (Saving Faith).
Rasul Paulus mengkaitkan iman begitu dekat dengan keselamatan, di mana iman ini bukan sesuatu yang harus kita kerjakan untuk mendapatkan keselamatan, tetapi iman adalah pemberian Allah (Ef 2:8). Ketika Tuhan menyelamatkan kita, Dia juga memberikan kepada kita iman dan melalui iman itu Tuhan membawa kita dari mati kepada hidup yang kekal (Yoh 5:24). Keunikan kekristenan adalah karena keselamatan berdasarkan iman bukan berdasarkan jasa, kebajikan, bukan karena kontribusi manusia. Dengan iman, manusia diterima dan berkenan serta menjadi anak-anak Allah.
Dari iman kepada iman berarti dalam hidup setiap orang percaya harus meninggalkan pengandalan terhadap diri sendiri (self reliance) dan sekarang selalu mengandalkan Tuhan (Living Faith).
Iman adalah sikap menerima secara mutlak dan percaya tanpa syarat, atau penyerahan diri total. Jadi, dalam perjalanan hidup orang Kristen, dalam pertumbuhan iman dan kerohaniannya, bukan hanya menerima bahwa Allah itu ada dan Tuhan Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadinya, tetapi berani menyerahkan diri sepenuhnya untuk hidup sesuai dengan kepercayaannya itu. Hubungan baik dengan Allah berdasarkan iman harus menjadi nyata dalam hidup dan perbuatan sehari-hari.
Pdt. Dr. Stephen Tong berkata, �Kristus adalah Pemula dan Penyempurna iman kita (Ibr 12:1-2). Seluruh aspek iman berpusat kepada Kristus. Dengan demikian, seluruh kehidupan dan perjalanan hidup rohani kita yang menuju kesempurnaan itu dimulai dan disempurnakan oleh Kristus. Kristus yang mengadakan iman, Kristus juga yanng menggenapi iman kita.�


Sdr. Sin Han
Ada keraguan dari jemaat Roma mengenai berita Injil, karena itu di ayat 16 ada keyakinan yang kokoh untuk menguatkan jemaat Roma, Injil adl kekuatan Allah, penggenapan para nabi, Paulus juga punya pengalaman dengan Injil itu: Paulus berubah dari orang berdosa, diselamatkan dan menjadi pelayan Tuhan. Mns pada dasarnya tdk bisa beriman kepd Tuhan, tapi iman adalah sesuatu yang diberikan oleh Allah.


Ev. Freda Adjan
Dari percaya kepada mempercayai. From believe to trust. Ibr 11 & 12, Ibr 11 org yg sudah percaya pada Tuhan, Pasal 12 berbicara soal bgmana org beriman harus hidup. Daud adalah org yang percaya pada Tuhan, pd saat tidak berdaya dia menguatkan hatinya untuk percaya/mengandalkan Tuhan. Daud dan org2 yg beserta dia menangis sampai tdk lagi kuat menangis, tp kemudian Daud menguatkan iman percayanya kepada Tuhan. Lihat di 1 Samuel 30: 1-6.
Pembalasan adalah hak-Ku kata Tuhan. Dalam beriman kita juga harus percaya bahwa hak kita adl mendoakan dan mengasihi.


Ev. Iin
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dlm Injil. Hidup dlm iman sangat tidak muda, kaitkan dengan Mat 26: 33 Petrus pd perjamuan malam mengatakan: meskipun mereka goncang iman tp saya tidak. Tetapi pada saat pencobaan itu datang banyak org tdk bisa kokoh tapi malah berkompromi dengan dosa. Dari iman kepada iman adalah pergumulan yang sulit, ini sangat penting dlm kehidupan org percaya.


Ev. Dorothy Tong
Ada saving dan living faith tapi ada juga growing faith: Menghadapi situasi kondisi dalam pandangan manusia tdk mungkin, tp growing faith ini bisa menanggungnya.


Ev. Lydia Chen
Mandarinnya Sin Sin. Ada beberapa macam iman:
Iman Percaya diri bisa bawa dalam tekad pribadi.
Iman rasio bisa bawa kesuksesan melalui pengetahuan.
Iman dari Tuhan: Iman kepada Iman, Tuhan adalah sumber iman kita maka bisa berikan kita buah roh. Iman yang diberikan Tuhan membuat bertobat dan menerima keselamatan dari Tuhan.


Pdt. Handy Kurniawan
1. Tuhan menginginkan semua orang percaya beriman. Ujian-ujian diberikan Tuhan kpd orang beriman: perwira, 10 org kusta, perempuan 12 th pendarahan, bahkan kalau punya iman sebesar biji sesawi doa bisa dikabulkan Tuhan.
2. Iman akan menuntun kita pada suasana untuk berserah dan bergantung kpd Tuhan, Allah Maha Tahu, Maha Kuasa, Tuhan menciptakan dan meniadakan, menghidupkan dan mematikan, kalau bergantung pada Tuhan tentu hidup lebih ringan dan enak.
3. Iman menuntut pada bersedia melibatkan Dia dlm kehidupan sehari-hari. Seringkali ada bagian kehidupan yang tidak kita serahkan kepada Tuhan. Allah seringkali berkarya melalui umat-Nya, Adam, Nuh, Musa dll. Bersedia melibatkan Tuhan dlm hidup berkaitan dgn relasi antara kita dengan Tuhan.
4. Iman menuntun kita untuk berpikir dan berkata yang benar. Banyak jemaat bertanya: Mengapa? Seharusnya bertanya: Bagaimana untuk meresponi kehendak Tuhan. Juga ada kata: Jikalau, menyesali apa yang sudah terjadi.
5. Iman menuntun kita untuk belajar segala sesuatu tentang Tuhan. Org yang bisa berhasil ada 4 unsur: 1. Kemampuan 2. komunitas (politik mengatakan kendaraan), 3. Kesempatan 4. Kemurahan Tuhan.
6. Iman menuntun kita berhak melepaskan hak. Berhak berbuat sesuatu tapi lepaskan biarkan Tuhan yang lakukan.


Ev. Agus Susanto
Dlm Alkitab ada formula baptisan, formula perjamuan kudus, tp hari ini berbicara formula kehidupan, yaitu formula iman. Ada pertobatan John Wesley, bertobat krn membaca tulisan Martin Luther atas kitab Roma, sehingga John Wesley menjadi pengkotbah luar biasa yang mempengaruhi 2 benua. John Wesley pernah bermimpi ke neraka dan bertanya pada malaikat: Apa di neraka ini ada orang ortodoks, Presbiterian atau Methodis? Banyak kata malaikat itu. Lalu John Wesley ke Sorga: Apa ada Presbiterian, Ortodoks atau Metodis? Tidak ada. Tapi hanya ada orang yang percaya kepada Kristus.
Paulus adl rasul iman, Yohanes rasul kasih. Iman bukan buat org jadi baik, buat muzizat, tp iman untuk membuat org diperkenan Tuhan. Paulus menegaskan iman adl permulaan dari kekeristenan. Iman yg sejati bukan yang lain. Org biasanya meyakini hal2 lain untuk menjadikan iman berarti, tp bagi Paulus hanya iman.
Iman lebih penting dari rasio, dari manusia, dari kekayaan, perbuatan baik, hukum taurat dan tradisi. Paulus sedang berperang melawan tradisi yg kuat yaitu sunat. Iman yang sejati adl iman yang berkenan kepada Tuhan. Jemaat di Roma ini juga percaya kepada dewa lain: Yupiter, kejatuhan kota Roma dianggap sbg ketidak setiaan pada dewa ditulis dlm buku Agustinus City of God. Paulus menekankan bahwa iman harus murni hanya pada Tuhan.
Jemaat yg berlatar belakang Tiong Hoa seringkali masih meyakini tradisi2 Tionghoa, misalnya saat peti mati dimasukkan mereka memalingkan muka.
Iman yang sejati tdk bisa disamakan dengan iman yang lain, krn bisa menyelamatkan inilah iman yang ajaib.
Auris subjunctive: spy org yg belum percaya menjadi percaya (Saving Faith)
Present Subjunctive: spy org yg sudah percaya terus percaya (Living Faith)


Ev. Yanto
Ada juga sharing faith. Iman yang dibagikan, seringkali kita malu dan takut. Ada banyak di antara kita bisa beriman menghadapi keseulitan tp waktu harus bagikan iman kita malu.
Ilustrasi 2 th lalu di Kinasih: Pdt. Peter Chung. Ketika Pdt. Peter C masuk Supermarket ketemu encim yg dorong troly, tp dia merasa malu untuk bersaksi. Pdt. Peter C hanya tersenyum, tp hatinya tdk tenang. Lalu ketemu lagi yang kedua kali, tersenyum lagi. Sampai akhirnya yang ketiga kali ketemu di kasir ada encim itu lagi di belakangnya, dia tersenyum lagi. Singkat cerita akhirnya pulang dan tdk bicara apapun. Sebulan kemudian encim itu datang ke gereja dan bersaksi dan menyatakan bahwa tdk ada yang beritakan Injil tp saya datang ke gereja ini krn gembala anda tersenyum 3 kali pd saya.

Dosen SAAT yang bersaksi pada seorang supir taksi. Kalau mati akan kemana? Supir taksi berkata tdk tahu. Kalau anda? Dosen itu menyatakan: Kalau saya pasti masuk neraka krn saya org berdosa, jahat sampai supir itu berkata: Iya saya juga Pa. Tapi kemudian dosen itu berkata: Tapi sekarang saya punya keyakinan yang lain karena saya percaya pada Kristus maka saya diselamatkan.

Pdt. Christiady Cohen
Ayat 16 banyak disinggung tdk malu pada Injil karena Injil kekuatan Allah. Tahun 40 org Kristen prosentasenya hanya 0,0017 % terhadap penduduk Roma. Apa sih bangganya jadi orang Kristen, krn romawi bangsa yang besar dan kuat.
Dunamos dlm konteks bangsa-bangsa saat itu dlm kondisi militer. Tapi ini adl kekuatan bukan dari manusia tapi dari Allah.
Dlm kalangan Betany ada istilah: co (memperdagangkan) gereja, co kebaktian, co Yesus. Injil yang murni sekarang adl prestisius utk mendapatkan hal-hal materi.
Kebenaran Allah: righteousness of God. From faithfulness to faith. Keselamatan itu adalah bermula dari kesetiaan Allah.
Habakuk berbicara soal umat Israel yang keras kepala, self sufficient. Iman kepada iman bukan sesuatu yang mudah, tp sangat sulit. Dlm konteks Habakuk: org yg membusungkan dada tdk lurus hatinya, tp yang benar hidup oleh percayanya.


Pdt. Jahja Santosa
Allah yg menganugerahkan, memelihara dan menyempurnakan iman. Tembok Ratapan> Yahudi adl umat pilihan dan masih mengharapkan Mesias, melihat Bait Allah dihancurkan dan dibangun mesjid. Padahal ada bekas Fondasi Bait Allah dibawah mesjid mereka sangat serius untuk semakin menantikan Mesias. Jumlah yang seperti ini sangat besar, Org Yahudi kristen hanya 5 % adl sesuatu yg tragis. Mengakui bahwa objek iman ..
Iman secara negatif. Abraham bapak org beriman tapi tdk semua keturunan Abraham adl org beriman, juga bukan melalui tradisi, bukan jabatan sentral dlm dunia rohani, bukan juga secara lahiriah dlm akitivitas pelayanan yang spektakuler.
Iman secara positif: suatu kepastian, kemantapan, dlm percaya kepada objek yang benar. Mau mengasihi, taat pd kehendak Allah. Bukan fanatisme tapi seharusnya militan. Org Kristen bisa menjadi fanatik kalau tdk memahami iman yang sejati.


Pdt. Ling Hie Ping
Ayat 17 diambil dr Hab 7: 4. Pasal 1-4 bersangkut paut dgn keadilan yang muncul terbalik, kejahatan, kelaliman bahkan yg melakukan adl umat Israel, Habakuk sering teriak: keadilan, penindasan tp tetap tdk ada perubahan yang terjadi. Akhrnya makin parah karena Tuhan memakai bangsa Kasdim untuk menghukum Israel, jadi bagaimana harus hidup? Org benar hidup oleh percaya. Bukan pecaya kepada keadilan mns, bangsa Kasdim, tp hanya percaya kpd Tuhan.
Kekuatan (dunamis) melahirkan kata dinamit, dinamis, ada kekuatan yang mampu meledakkan. Yg bisa meledakkan, menggerakkan, menghidupkan adalah kekuatan Injil dari Allah sendiri.


Pdt. Agus Gunawan
Injil adl kekuatan yang mampu mengubah, tp di dalam pengamatan pribadi secara fenomena ternyata sepertinya tdk ada kekuatan itu. Kalau kita lihat dlm konteks Kisah Para Rasul, injil itu luar biasa tp dibandingkan dengan hidup kita saat ini bahkan sebagai hamba Tuhan kita masih bergumul dgn perasaan2 negatif yg menguasai.
Iman dari perspektif subjektif pandangan Paulus dia yakin, kokoh, stabil, firm, tp iman banyak org tdk stabil, tdk kokoh seringkali berubah tergantung musim.
Juga ada tension dlm hal pertumbuhan, ada org yang bertumbuh dan ada yang tidak, ada juga yang tumbuhnya agresif. Seharusnya tumbuh secara agresif. Pdt. Agus tahun ini ketua Bid. Pembinaan, apa yang akan terjadi dlm tahun ini? Apakah ada pertumbuhan atau stagnan saja pada tahun ini? Sampai ada perubahan sampai hidup kita tdk lagi bisa disangkal, krn kuasa Injil itu begitu nyata dlm hidup kita. Kalau iman ini nyata dalam kehidupan berjemaat maka ada sesuatu yang luar biasa terjadi di gereja kita karena jemaat kita begitu banyak.


Pdt. Caleb Tong
From faith to faith ada beberapa arti:
Faith first & faith last. Org melayani rendah hati, sampai akhir juga rendah hati.
Start from faith & ends in faith.
Spring from faith & faith receives. Hidup terpancar dari iman dan terus menerima penyegaran terus menerus dlm iman sehingga subur.
A process begun & continued by faith. Sesuatu yg terjadi dalam hidup harus dipelihara sampai terus bersandar pada
Resulting from faith & leading by faith, hasil dari iman
The way of faith that leads to greater faith. Pola tata cara hidup org beriman selalu hidup kearah yg lebih baik, sempurna, bertumbuh.

Ada saving, living, growing, sharing faith tapi harus juga ada conquering faith, iman yang mematahkan, iman yang meraih kemenangan.

Penjelasan org benar akan hidup oleh iman, 4 kali diangkat dlm alkitab, Rom 1: 17, Gal 3: 17, Hab 2: 4, Ibr 11: 38.
Keselamatan iman itu jelas bagi kita.
Rom 1: 17 Selamat karena iman. Iman yang hadir mengubah hidup Agustinus dari gelap menjadi terang. Tdk lagi berpesta pora, pergumulan benci dengki iri tapi mengenakan Kristus dan hidup aktif, inisiatif positif bagi Tuhan.

Gal 3: 13 Berkat dalam iman. Membicarakan Abraham, berkat kita diwarisi dari Abraham, beriman menerima Roh Kudus. Tidak hanya punya hidup tp hidup dlm kelimpahan.

Hab 2: 4 Iman yg beri kekuatan. Bangsa Kasdim membanggakan kekuatan mansuia, tp org percaya hanya bisa banggakan iman. Iman menjadi kuat krn kita sukacita dlm Kristus walau keadaan sekeliling gelap.

Ibr 11: 38 iman memberi kemenangan. Perikop ini berbicara menghadapi peperangan, fitnahan org, tontonan, ejekan, cemooh. Rantai ikatan belenggu terampas harta kekayaannya. Penulis Ibrani katakan harus punya hati yg berani dan bertahan menghadapi tantangan krn kehendak Tuhan pasti nyata: sebentar lagi Dia datang. Dlm jaman akhir ini bagaimana kita harus maju terus pantang mundur dan raih kemenangan.
Berkat dari kemenangan:
Menerima buah hidup firdaus
Menerima mahkota hidup
Menerima hak istimewa batu putih
Menerima tongkat memerintah bitang fajar
Menerima pakaian putih tdk tercemar hidup dlm kesucian
Menjadi stulos, tiang sokoh guru bait Allah,
Bertahta dgn Kristus di negeri baka di surga kala Tuhan menjadi raja segala raja.

Dari iman lemah jadi kuat, kecil jd besar, ragu jadi iman yg teguh, tipis jadi tebal.
Musa keluar dari Mesir tdk masuk Kanaan, krn marah. Tdk beriman bahwa Allah yang atur bukan dia yang atur.
Janda Sarfat beriman buat satu roti untuk Elia. Setelah janda itu buat untuk Elia dan kemudian buat untuk keluarga maka roti itu tdk pernah habis.

Kamis, 29 November 2007

Persekutuan Jumat 30 Nov 2007

Tak Ia Kecewakan
Mat 2: 1-12

Ev. Tan Andry
Orang Majus adalah suatu istilah yang dipakai oleh Herodutus. Untuk suatu suku dari bangsa MADAI, yang mempunyai jabatan imam di kerajaan Persia. Bagi penulis-penulis Kuno yang lain, kata itu sama artinya dengan IMAM. Daniel melengkapkan hal ini (1:20, 2:27, 5:15) dengan mengenakan kata itu kepada segolongan �orang bijaksana� atau ahli nujum, yang menafsirkan mimpi dan pesan2 dari �allah-allah�. Dalam PB, pemakaian kata itu meluas sehingga meliputi semua orang yang mempraktikkan ilmu sihir (Bnd Kisah 8:9, 13:6,8)
Dalam Mat.2:1-12, mereka adalah ahli-ahli nujum agama non-yahudi, yang menarik kesimpulan dengan mengamati bintang, bahwa seorang raja agung bangsa Yahudi sudah lahir. Bagi Matius, kedatangan orang Majus itu menggambarkan hubungan Mesias dengan dunia bangsa-bangsa (bdk Yesaya 60:1-3) ,
Perjalanan ini tidak mudah ditempuh oleh Majus, karena
Datang dari Jauh (Timur) (dalam segala hambatan dan rintangan yang dialaminya)
Tidak ada yang tahu tentang berita kelahiran tersebut. Perlu usaha untuk mendapatkan informasi tersebut. Dan bahkan mereka �diinteriogasi� (ay.7)
Ada dilematik antara patuh pada raja Herodes atau malaikat. Apalagi mengingat kekuasaan dan kebengisan dari Herodes,
Dalam ketaatan dan kerinduan mereka, mereka dapat jumpai dan sukacita, karena Tuhan pimpin mereka. Mengapa mereka dapat bersukacita dan menjadi tidak kecewa (..dan sangat bersukacitalah, ay. 10)
v Karena mereka mencari dengan sungguh hati dan Keingin tahuan
v Bdk dengan para ahli Taurat dan Imam, yang banyak mengamati dan membaca
v Mau Menyembah dan takluk (ay.11), walaupun mereka melihat bahwa IA hanya bayi �dalam pemandangan fisik biasa. Namun mereka memahami bahwa sungguh bahwa sang bayi adalah suatu pengenapan dari janji dan akan menjadi Raja.
v Adanya pengorbanan yang rela dilakukan untuk dapat menjumpai dan menyembah Yesus Kristus
v Tuhan menganugrahkan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan dan menjumpai Sang Juruselamat.

David Tb
Orang Majus adalah symbol ilmuwan masa itu. Herodes juga belajar dari mereka. Konteks ini kalau ditarik ke zaman sekarang: Tuhan juga bisa secara rasional, bukan hanya supra rasional. Banyak hal dari firman bisa dibuktikan secara ilmiah.

Ev. Dorothy Tong
Orang Majus memiliki segala sesuatu yg dirindukan dunia: kedudukan, kaya, ilmu pengetahuan. Mereka adalah sekelompok orang yg sehati. Tetapi itu semua tidak memuaskan hati mereka. Mereka merindukan seorang raja yg bisa memuaskan isi hati mereka. Kerinduan itu membuat mereka mencari. Sesuai janji Tuhan, yg mencari akan mendapat. Mereka bayar harga mahal, karena perjalanan itu hampir 2 tahun (Herodes membunuh anak 2 th ke bawah). Bgmn cara? Melalui wahyu umum yaitu bintang dan khusus yaitu kitab suci. Lima hal yg mereka dapat: (1) sukacita (ay.10) (2) menyembah pada Yesus. (3) memberi yg terbaik (4) dilindungi Tuhan (5) menempuh jalan yg baru.

Ev. Ong Sie Kok
Tuhan tidak pernah salah memberi tanda: kepada orang Majus, ahli Taurat, Herodes. Dalam Alkitab, Tuhan tidak pernah tidak clear memberi tanda pada seseorang yg mencari Dia.

Ev. Irene
Bintang itu adalah luar biasa. Allah kita mengerjakan segala sesuatu dengan tuntas. Kalau Allah hanya mementingkan penyembahan mereka, Allah tidak akan peduli apa lagi setelah menyembah Yesus. Tetapi Allah memberi mimpi menunjukkan jalan yg lain. Kalau kita ingin ikut Tuhan, jalan Tuhan pasti indah.

Pdt. Handy k.
Kecewa adalah manusiawi ketika ada sesuatu yg tidak tercapai dalam hidupnya. Ada anak yg ke mal dan meminta mainan tetapi tidak diberikan. Ada 2 sikap yg mungkin: marah atau menguasai diri. Ini tergantung relasi anak dengan orang tuanya.
Kalau kita kecewa dan tahu karakter Allah, maka kita tidak akan meninggalkan Dia karena Allah itu setia dan akan memberi yang terbaik. Kuncinya adalah relasi dengan Tuhan.

Ev. Agus Susanto
Matius adalah murid Yesus eks pemungut cukai. Stlh ia berubah ia punya hati untuk penginjilan, trtm kpada orang-2 Yahudi. Ia seorang yang pandai shg strateginya menarik. Ia bicara secara positif ttg agama Yahudi. Ia ungkapkan silsilah, kelahiran anak dara, orang Maju. Strateginya adalah memakai orang besar (orang Majus) untuk menunjukkan siapa Yesus. Bhw Yesus lebih besar drpada orang Majus. Darimana Matius dapat kisah ini? Mungkin ada kaitan dengan jabatannya sebelumnya dan relasinya. Orang Majus sangat luar biasa. Mereka juga orang pandai. Where: Dimana orang Yahudi? Who: Mereka tahu siapa raja itu. Reason: Alasannya sudah lihat bintang. Why: Tujuannya menyembah dengan memberi persembahan. Which one: orang M lebih taat pada Tuhan bukan Herodes.

Pdt. Unandi Tirtaredja
Dalam perencanaan Allah mengirim Juruselamat, maka tidak ada yg berubah secara luar biasa dalam dunia sekitar Yesus. Lingkungan sekeliling tidak menyambut Yesus sebgmn seharusnya. Maka Allah mengutus orang Majus untuk menunjukkan bhw kalau ada orang besar datang untuk bayi yang sederhana, maka bayi itu pasti lebih hebat drpada orang besar itu. (1) Orang Majus bisa menangkap gerakan Tuhan dan menerjemahkannya dengan benar. (2) Mereka percaya pimpinan Tuhan di atas kenyataan yg terbentang di depan mereka. Ketika mereka berangkat, dalam bayangan mereka pasti ada raja yg mulia. Tetapi ketika yg dijumpai hanya seorang bayi di desa. Pengalaman orang Majus ttg Allah itu minim. Tetapi dalam keterbatasan itu mereka taat (3) Mereka percaya pada yang ditemukan dan melakukan dengan sukacita. Mereka tidak tanya, interogasi �Benar atau tidak ini raja?�

Ev. Agus Setiyono
Yg sederhana itu tidak membuat mereka kecewa. Bdk Naaman yg disuruh mandi di sungai Yordan yg kotor. Tetapi kalau mau taat, Tuhan tidak akan mengecewakan.

Pdt. Joseph Lin
Mereka sangat bersukacita stlh melihat bayi. Ini sangat jelas pimpinan Tuhan. Mengapa Tuhan tidak cepat-2 memimpin mereka untuk bertemu Yesus? Berkat yg sesungguhnya adalah kita tidak merasa Tuhan berutang. Ketika mereka bertemu Yesus, mereka tidak dapat apa-2. Berkat sesungguhnya sudah didapat dari Tuhan karena mereka taat. Ay.10: Kalau mencari, melayani dengan sungguh, pasti ada sukacita yg sangat besar. Orang yg taat adalah orang yang bayar harga. Orang yg taat memiliki damai dan sukacita.

Ev. Arson
Rapimnas Golkar, kesimpulan Jusuf Kalla: Bagi Golkar, demokrasi adalah cara, alat, proses bukan tujuan. Tujuannya adalah kesejahteraan rakyat. Ucapan ini menimbulkan reaksi. Di balik tujuan ada motif. Orang yg memberi reaksi mempertanyakan motif yg biasanya terselebung dan merusak. Orang Majus dan Herodes kelihatan punya tujuan sama yaitu menyembah Dia. Tetapi motifnya beda. Herodes dan orang Majus bisa menjadi perwakilan orang Kristen. (2) Barangsiapa yg mencari Tuhan dengan motif yg benar, Tuhan akan nyatakan diri.

Ev. Roni S.
Orang Majus beda dengan gembala. Mereka kaya, berpendidikan. Injil diberitakan kepada semua golongan. Mereka mendapat petunjuk bintang. Apakah orang Kn boleh percaya astrologi? Ada beda astronomi dan astrologi. Ketika bertemu mereka menyembah Yesus, bukan Maria. Iman mereka luar biasa karena mau menyembah bayi. Mereka beri persembahan yg terbaik dari negeri mereka. Mereka taat pada pimpinan Tuhan (bintang, firman Tuhan dan mimpi Tuhan). Teladan untuk kita: kerinduan mereka untuk cari Tuhan.

Pdt. Christiady Cohen.
Tiga kelompok tokoh: Imam dan ahli Taurat, Herodes, orang Majus. Imam sekedar cari tahu. Herodes pura-2 cari tahu. Orang Majus sungguh-2 cari tahu. Ironis yg paling jauh itu yg paling sungguh dan paling dekat di hati. Yang merasa paling dekat itu tidak menemukannya.

Pdt. Samuel W.
Menurut CS Lewis, Mere Christianity: Situasi zaman: peta perjalanan belum jelas, dilakukan malam hari karena bergantung pada bintang sbg petunjuk. Matahari panas, malam sangat dingin. Ada juga penyamun, binatang buas. Mereka melakukan dalam waktu yg panjang: 2 th. Respon menyambut: justru orang kafir yg menyambut orang Yahudi. Emas: tanda takluk raja kpada raja yg lain. Kemenyan: dupa untuk imam. Ungkapkan rasa syukur. Mur: difungsikan sbg obat atau balsam untuk jenazah. Persembahan itu bukan hanya tiga hal itu, tetapi pengorbanan mereka.

Pdt Agus Gunawan
Orang Majus sangat mencari dan ekstrem. Dalam hal mendapat: perjumpaan dengan Tuhan. Yg menakutkan adalah yg mencari setengah-2 karena sudah mendapat. Kita cerita ttg Majus yg mendapat, tetapi kita tidak mendapat apa2 karena sudah terbiasa dengan natal.

Pdt. Caleb Tong
Konteksnya adalah kecewa dan tidak kecewa. Orang dunia kecewa karena apa? Ketidakpuasan, ketidaknyamanan, ketidakbahagian, dsb. Mereka datang ke gereja karena tidak dapat sesuatu dalam hidupnya. Yg bisa mengisi adalah Kristus. Tuhan memenuhi kerinduan manusia (teosentris). Bagi orang yg kecewa, ia tidak akan kecewa karena ada contentment. Orang Majus adalah orang yg kita hadapi hari ini. (1) Anda bukan satu-satunya orang yang mencari. Satu itu penting bagi Tuhan. Tuhan tidak menghina satu pun dari kita. (2) Mereka datang dari Timur. Ketika manusia berdosa mereka diusir keluar dari pintu timur. Sekarang keselamatan datang dari Timur. * Pekerjaan Tuhan melalui bintang menunjukkan kebenaran firman Tuhan. Kesaksian dari orang yang mengerti firman Tuhan. Pengalaman dari orang yang bertemu dengan Tuhan. (3) Mencari Tuhan tidak ada kata terlambat. Tuhan tunggu mereka meskipun lama. * Bagi orang yg sudah dapat dari Tuhan, pasti ia mau meletakkan sesuatu di kaki Tuhan. Bagi mereka, barang-2 berharga itu tidak lagi penting ketika bertemu dengan Tuhan. * Yang paling penting mereka menempuh jalan baru. Orang yg sudah bertemu dengan Tuhan, pasti tidak menempuh jalan hidup yg lama. Sekalipun Sdr pernah kecewa dalam mencari Tuhan, pada akhirnya Tuhan tidak akan kecewakan. ***

Kamis, 22 November 2007

Yesus Juru Selamat Dunia

Jumat, 23 November 2007

Yesus Juru Selamat Dunia

Nats : Mat. 1:18-25


Ev. Freda Adjan
Ada beberapa point:
a. Yesus Juru Selamat adalah rancangan janji Allah sendiri; terbuktinya adanya rencana janji, ada penegasan janji, dan penggenapan janji. Demikian juga dengan Maria, yang dikatakan dalam Lukas dikatakan mendapat �kasih karunia Allah�.
b. Pilihan Allah didasarkan oleh kasih karunia. Respon Maria sendiri ketika mendapat kasih karunia, ia katakan �aku adalah hamba Allah�. Demikian juga Yusuf dipilih oleh Tuhan berdasarkan kasih karunia Allah.
c. Penetapan Allah. Dengan penetapanNya, Ia mengutus Gabriel untuk menyampaikan berita ini. Tidak luput Roh Kudus juga hadir dalam rahim Maria sebagai wujud
d. Kasih Allah. Berhubungan dosa, dimana Tuhan benar-benar murka akan dosa manusia. Selain itu di dalam kasih Allah ada �Immanuel�, di mana Tuhan selalu menyertai orang percaya dalam kasihNya.
Nb:
Mimpi Yusuf merupakan mimpi pertama yang pernah di catat di PB, dan itu hanya terdapat di Injil Matius.
Kenapa namanya Yesus? Tentu tidak lain karena Ia akan menyelamatkan manusia dari dosa.

Sdri. Iin
Ketika Maria dan Yusuf diberitahukan bahwa mesias akan hadir, itu berarti penggenapan akan harapan-harapan bangsa Israel.

Ev. Novi Harsono
Di dalam manusia mencari way out (jalan keluar), sering didapati tiga hal: tidak tuntas, ada sesuatu yang dikorbankan, tidak sesuai dengan kehendak Allah. Peristiwa kelahiran Kristus merupakan solusi akhir dari berbagai persoalan dosa manusia; tuntas, dengan korban paling berharga, dan sesuai dengan kehendak Allah.

Ev. Chang Kui Fa
Seberapa sadar jemaat butuh juru selamat? Harus ditekankan dampaknya pada dosa. Ini menjadi titik tolak jawaban mengapa jemaat Tuhan butuh seorang juru selamat.
Exp: Ilustrasi Roy Martin didapati sangat ironis, datang ke surabaya untuk menandatangani konfrensi anti-narkoba tetapi dua hari kemudian tertangkap basah sedang pesta narkoba di hotel Novotel Surabaya.

Ev. Meilia
Ada tiga poin:
a. Rancangan nubuatan ini berdasarkan kasih Allah.
b. Rancangan ini bertujuan untuk membebaskan manusia dari dosa
c. rancangan ini sebagai penyertaan pada manusia.

Ev. Agus Susanto
Ada dua ekstrim: (1). Yesus hanyalah guru selamat, (2) Yesus hanya menyelamatkan sebagian orang saja. Hal ini diangkat untuk mempertegas siapa itu Mesias.
Isu siapa itu Mesias? Di dalam kebudayaan kuno, yang dianggap sebagai Mesias adalah Tammuz anak dari Nimrod dan Semiramis, dan Hercules anak dari Zeus dan Hera. Pada jaman Modern, Pangeran Charles dianggap sebagai mesias karena katanya, dan Paus Benekditus ke 16 dianggap juga sebagai Mesias.
Perlu diperhatikan bahwa juru selamat saat sesungguhnya tidak identik secara (1) Emosional, maksudnya memberikan simpati pada penderitaan manusia, (2) Sosial, maksudnya juru selamat yang menjadi teman baik buat kita (3) Fisik, maksudnya juru selamat yang memberikan makanan serta kesembuhan, (4) Politik, maksudnya juru selamat yang memberikan kebebasan bangsa.
Akan tetapi Juru selamat itu sebenarnya:
a. Membebaskan kita dari kuasa dosa
b. Merekonsili orang kepada Bapa
c. Mengubah temperament dan karakter
d. Melepaskan orang dari perangkap Iblis

Ev. Danny Boy
Perlu ditekankan bahwa Yesus adalah juru selamat kita, dalam beberapa poin.
a. Allah taat pada janjiNya sendiri,
b. Kelahiran Allah merupakan ketegasanNya
c. Dosa bukan merupakan hal yang sepele

Sdr. David Tampubolon
Juru selamat dunia adalah Allah sendiri. Juru selamat Dunia bernama Yesus. Juru selamat dunia akan selalu senantiasa
�UmatNya� = adalah orang-orang pilihan. Hal ini tidak pernah diketahui oleh akal manusia orang-orang pilihan ini.

Pdt. Samuel Wahyudi
Dalam buku �Luther The early theology of Work�, ada beberap poin penting.
a. Coram Deo, dimana Tuhan yang mencari manusia bukan sebaliknya
b. Christo Promi, Kristus datang untuk aku
c. "An", di dalam orang percaya ada perjuangan dan pergumulan terus menerus
d. Sola Fide, dibenarkan oleh Iman
e. Predistinasi, orang-orang pilihan.
f. Sola Scriptura, Keselamatan disampaikan dalam berita Firman Tuhan
g. Communio Santorium, kumpulan orang-orang kudus atau invisible Church
Nb:
Dari ketujuan poin ini, kira-kira tiga poin awal yang dapat dikaitkan.

Pdt. Christiadi Cohen dan Ev. Bong San Bun
Allah beserta kita, dalam terjemahan Inggris �God With Us�. Frase ini tidak dapat dibalik, karena dilihat dalam konteks bahwa tidak ada manusia yang tidak mencari Allah pada jaman itu mau pun jaman Yesaya. Kedua konteks itu (Yesaya-Yusuf) terdapat beberapa relasi kontekstual
� Konteks manusia bebal tidak ada inisiatif, Allah berinisiatif
� Konteks manusia terhilang, Allah mencari manusia
� Konteks kehancuran dan penderitaan, Allah mengunjungi manusia
� Konteks ketidak mungkinan, Allah menyatakan kemungkinan
� Konteks kesetaraan/kerusakan manusia, Allah merendahkan diri

Jumat, 16 November 2007

Belas Kasihan Allah

"Belas Kasihan Allah"
Source: Blog persekutuan-gii
Lukas. 1:67-79

Pdt. Handy
Terdapat dua bagian inti dalam perikop ini: nubuatan ttg Kristus (67-74), dan nubuatan ttg Yohanes (75-79). Ada 3 hal yang penting. (1) Mengarahkan konsep yang benar dan memberikan pengertian dalam persiapan Mesiah, (2) Menyinari/PI, (3) Menggembalakan dengan memberi pendampingan. Ketiga bagian ini digabungkan dalam kehidupan pelayanan seorang hamba Tuhan.
Pdt. Hanna
Bagi bangsa Israel pada jaman itu, Mesias adalah pribadi atau figur yang akan melepaskan mereka dari cengkraman bangsa Romawi. Akan tetapi bagi Tuhan, Mesias datang untuk melepaskan manusia dari cengkraman dosa. Hal ini menjadi aplikasi buat kita; memang tidak masalah bagi Tuhan untuk melepaskan jemaat dari kesulitan yang mereka hadapi. Akan tetapi yang menjadi belas kasihan Alla adalah kelepasan jemaat dari kungkungan dosa mereka. Lih. Roma. 7
Ev. Lydia Tjen
Perikop ini menjelaskan tiga hal, yaitu: (1) menjelaskan hal yang akan terjadi, (2) Nyanyian pujian Zakharia, (3) Menjelaskan kebenaran tentang keselamatan Tuhan.
Ev. Arson
Andar Ismail: Apa yang dilakukan oleh Allah kepada manusia yang berevolsi dari gelap ke gelap?
1. Allah lepas tangan; cuci tangan atau melepas tanggung jawab
2. Allah gatal tangan; tidak sabar untuk menghukum
3. Allah angkat tangan; menyerah atau membiarkan manusia berbuat sesuka hatinya
4. Allah turun tangan; ikut campur atau intervensi
Sdr. David Tampubolon
Ayat ke-68 sampai ay. ke- 78 ada kaitannya. Bagi Israel inilah berita pembebasan bagi mereka. Ini adalah suatu anugerah karena mereka menjadi umat Pilihan Allah. Keadilan dan Rahmat Allah tidak dapat dkuru menurut konsep keadilan dan belaskasihan manusia, melainkan semata-mata Keadilan dan Rahmat Allah saja.
Pdt. Cohen
Perikop ini bukan menunjukan kebanggaan/keperkasaan Allah tetapi merupakan (1) kesetiaan Allah yang dibuktikan lewat pemerliharaan janji SetiaNya kepada Abraham sampai Daud, sampai digenapkan. Zakharia melihat kesetiaan Allah dalam janji Allah kepada umatNya. (2) Allah menyatakan rahmatNya.
Ev. Frida
Belas kasihan Allah dimulai dari perjanjianNya untk membenaskan manusia, dan hal ini nyata dalam (1) Ia konsisten dalam janjiNya untuk melakukannya. Sejarah mencaat kedatangan Kristus bukan teori tetapi ada bukti. (2) Dia melawat bukan karena ia tidak tahu keadaan manusia tetapi supaya manusia tahu akan kehadiran Allah. (3) KaryaNya semata-mata dari Allah sendiri yang tidak dapat dikerjakan oleh manusia.
Pdt. Jahja Santoso
Zakharia setelah dapat berbicara tidak mengleuarkan keluhan, melainkan pujian kepada Tuhan Allah. Konteks pujiannya (1) Intervensi Tuhan dalam sejarah manusia, (2) melepaskan manusia dari bebannya, yang tidak dapat dilakukan manusia (3) Tuhan menumbuhkan tanduk keselamatan, yang berarti membuka pintu untuk mengalami kebaikan yang manuisa tidak dapat lakukan.
Pdt. Caleb Tong
Fokus pada ayat ke-78
manusia tidak hanya mendapat cinta kasih tetapi juga belas kasih. Hal ini tidak berbeda jauh dengan pujian Maria. Allah mengutus puteraNya dan Zakharia menyiapkan anakNya. Kata "Ayahnya" (ay. 67), berkaitkan dengan sang ayah yang menyiapkan. Bisa melihat Yohanes mati bagi Tuhan itu karena pembentukan ayah dari Zakharia dan rahmat Tuhan semata. Dengan kesucian, keadilan berjalan pada jalan yang benar dalam kasih, terang, Tuhan melawat dan Tuhan menyelamatkan. Allah disebut sebagai Allah Abraham, Ishak dan Israel, yang menyatakan pemeliharaan dan kemurahanNya. Dikatikan dengan natal, maka tema ini mengajak jemaat agar mereka tahu bahwa rahmat Tuhan itu cukup bagi kita.
- KeepWorship -

Selasa, 13 November 2007

Tiada yang Mustahil Bagi Allah

�Tiada Yang Mustahil Bagi Allah�
Source: Blog persekutuan-gii
09 November 2007

Ev. Herty P
Perkataan �sebab tidak ada yang mustahil bagi Allah�, sepenggal percakapan malaikat Gabriel dan Maria yang sangat mengejutkan dan mustahil terjadi (mengandung dari Roh Kudus dan Elizabeth yang mengandung).
Allah bisa memakai siapa saja (30-33)
Allah bekerja dalam seseorang yang berhati hamba (38) keputusan untuk tunduk kepada kehendak Tuhan, supaya memperoleh kedamaian dan kuasaNya.
Percaya sepenuhnya kepada Tuhan

Pdt. Agus G
Ketidakmungkinan itu berlaku bagi manusia, kemungkinan itu hanya bagi Allah. Mengajak jemaat untuk melihat kemungkinan sejauh yang diijinkan Allah, khususnya untuk pelayanan demi kemuliaan nama Tuhan.

Ev. Bong San Bun
Segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah, yaitu hanya sebatas firman Allah, yang sudah difirmankan oleh Allah tidak ada yang mustahil
Orang yang beroleh kasih karunia (mujizat terjadi karena kasih karunia Allah dan juga bukan karena tuntutan manusia)
Maria adalah seorang yang rendah hati (terj. lain Maria gelisah karena merasa dirinya hanyalah seorang hamba)
Percaya dan taat (38)

Sdr. David T
Ay. 37: �Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil� (tidak ada yang mustahil dalam penggenapan firman Allah), ayat ini dapat menjadi �cek yang dapat diisi dan dipergunakan sesuai kehendak personal kita�. Karena itu, kita harus menafsirkan ayat ini dalam konteks dari perikop ini, dimana ayat 31, 32, 33 dan juga 38 memberi penjelasan untuk ayat 37.
Tidak mustahil bagi Allah untuk memakai seorang perawan dan belum bersuami (Maria) untuk menjadi �ibu seorang bayi yang nantinya sempurna Allah dan sempurna manusia� (ay. 31).
Tidak mustahil bagi Allah untuk melahirkan Anak Allah Yang Mahatinggi dalam inkarnasi seorang manusia bernama Yesus (ay. 32a).
Tidak mustahil bagi Allah untuk melahirkan seorang pewaris tahta Daud � Sang Mesias yang telah lama dinantikan oleh banyak orang (ay. 32b-33).
Dan tidak mustahil pula, jika jemaat-domba2 Allah punya iman dan permohonan layaknya permohonan Maria: �aku ini hamba Tuhan; jadilah menurut perkataan Tuhan� (ay. 38).


Pdt. Samuel W
Ayat yang berkaitan Yes 7:14, Kej 3:15, Gal 4:4, topik yang sama yaitu ketika Maria didatangi oleh malaikat Gabriel merupakan sebuah nubuatan. Jadi mujizat yang terjadi bukan terjadi on the spot tetapi merupakan sebuah peristiwa yang berkesinambungan untuk rencana keselamatan (nubuatan dari PL sampai penggenapannya di PB)

Sdr. Candra Wijaya
Terdapat perbandingan (persamaan-perbedaan) respon antara dua tokoh dalam pasal ini. Persamaannya ialah mereka sama-sama mempertanyaan pernyataan Malaikat tentang mujizat yang akan terjadi bagi mereka. Elisabeth dan Maria sama-sama bertanya dalam sudut pandang natural manusia akan ketidakmungkinan perkataan Malaikat bagi mereka. Pertanyaan ini didasari oleh kondisi riil saat itu dimana seseorang wanita tua tidak mungkin akan mengandung dan seorang gadis muda tidak mungkin akan mengandung tanpa suami. Selain itu pertanyaan kedua tokoh di atas sangatlah wajar mengingat selama +/- 400 th di dalam masa antara PL dan PB tidak ada satu nubuatan pun atau tindakan manifestasi Allah dalam sejarah bangsa Israel.
Perbedaannya ialah bahwa keduanya ialah tanggapan akhir mereka. Zakharia dikatakan dalam ayat ke-20 malah menjadi tidak percaya atas penjelasan Malaikat, sedangkan Maria menanggapi penjelasan Malaikat dengan hati percaya (ay. 38). Beranjak dari respon-respon inilah kita semua dapat memperhatikan sejenak bagaimana seseorang melihat mujizat dari sudut pandangnya masing-masing.


Pdt. Unandi T
Ay. 38, �Saya ini hamba Tuhan�� Jemaat seringkali melihat mujizat yang terjadi dalam kehidupan merupakan sesuatu yang bisa dipaksakan. Maria adalah seorang hamba yang hanya berkata �Iya� kepada Tuhan, entah itu hal yang ia inginkan atau tidak. Mujizat bisa saja terjadi, tetapi yang paling penting adalah posisi kita dihadapan Tuhan, Tuhan menjawab atau tidak itu tidak penting, yang paling penting adalah posisi kita menjadi hamba Tuhan yang taat.

Sdr. Jan A
Zakharia meminta anak kepada Tuhan, tetapi Maria tidak meminta namun atas kasih karunia dan kehendak Tuhan, Maria mengandung dari Roh Kudus. Seringkali telunjuk kita mengacung lebih besar daripada kehendak Tuhan.

Sdr. Natanael H
Rencana Allah tidak tergantung kepada keterbatasan dan kelemahan manusia manusia
Rencana Allah tidak digagalkan oleh kondisi (bertentangan dengan tradisi Yahudi dan logika manusia)

Ev. Agus Susanto
Lukas yang adalah seorang dokter percaya kepada kuasa doa dan terlebih kepada kuasa Allah
Keajaiban melampaui kuasa manusia
Melampaui keterbatasan waktu, sejarah, politik. (karena telah berlangsung + 580 tahun sejak kejatuhan Yudea, waktu yang panjang dijajah terus menerus oleh bangsa lain)
Membawa manusia yang berdosa, memperoleh pengharapan dan akhirnya menuju keselamatan.

Pdt. Caleb Tong
Dalam misi Tuhan Yesus adalah Mission Impossible, melalui pribadi untuk umat pilihan dan seluruh dunia, sehingga yang diutus adalah Gabriel yang membawa kabar keselamatan.
Biru, Merah, Emas � janji Tuhan yang mengikat....
Allah tidak hanya hadir maha tahu, maha kasih juga maha kuasa (omnipotent of God) harus dimengerti oleh manusia yang penuh dengan kelemahan. Hal ini dialami pertama kali oleh Maria, ternyata dalam mazmur yang dinyanyikan oleh Maria, �Hatiku memuliakan Tuhan, hatiku bergembira karena Allah juruselamatku� Peristiwa Maria menjawab 2 agama besar dunia
Katolik
Yesus adalah salib yang kosong dan kuburan yang kosong, lahir dari perawan Maria dan dikandung dari Roh Kudus, sehingga tidak mewarisi dosa asal manusia. Dan Maria sendiri yang berdoa pada hari Pentakosta meminta pencurahan Roh Kudus.
Islam
Allah tidak mungkin punya anak

Allah menciptakan manusia laki-laki kemudian baru wanita, kemudian setelah laki-laki bersatu dengan wanita melahirkan manusia keturunannya. Adam yang pertama telah berdosa, sehingga Allah harus menciptakan seorang �Adam� yang bukan keturunan dari Adam yang pertama untuk menyelesaikan persoalan yang diakibatkan oleh Adam yang pertama. Maria menyerahkan diri menjadi alat untuk kemuliaan Allah, untuk menyelamatkan manusia yang telah berdosa, ini adalah hal yang mustahil bagi manusia tetapi sangat mungkin bagi Allah.

Pujian dari Maria (1:46-57), Tuhan menentang orang yang sombong, orang yang berkuasa, dan orang yang kaya. Kontras dengan diri Maria sendiri, Tuhan mengangkat orang dari kehinaan, kemiskinan, kepapaan. Bisa ditinjau dari segi politik, sosial, dan hukum.

Dalam konteks kerajaan Allah, perikop ini berbicara tentang kerajaan Daud, bukan dari kerajaan bumi ini, tetapi kerajaan Allah.
Dalam konteks rhema atau firman, For no word of God shall be avoid of power, God promise can never fail, Nothing With God is not able to do, To prove that nothing is impossible in God. Harus dikaitkan dengan janji Tuhan tetapi juga harus dikaitkan dengan bukti nyata. Allah membuktikan segala sesuatu tidak single line, tetapi multifunction, menjadi compound. Yesaya berkata, segala firman yang berasal dari Allah tidak akan kembali sia2. Kita selalu menjadi orang yang membuktikan Allah sanggup melakukan hal yang indah di luar kemampuan kita sesuai dengan kehendaknya yang mulia.
Yesus layak bertahta karena adalah mainstream dari raja Daud, sebagai penggenapan janji Allah kepada Abraham. Maria � lady of sorrow, Yesus � man of sorrow.
Mujizat terjadi hanya untuk memuliakan nama Tuhan dan membesarkan nama Tuhan lebih dari segala sesuatu yang kita alami karena kelemahan kita.

Selamat Datang!

Selamat Datang!
Ini adalah Blog hasil persekutuan Jumat Hamba Tuhan GII Hok Im Tong.

Moderator tidak bertanggungjawab atas isi blog dan tidak melayani pertanyaan sehubungan dengan isi blog. Posting dilakukan oleh penulis persekutuan jumat yang setiap minggunya berganti-ganti (lihat daftar di papan pengumuman).

Selamat membaca!


Moderator,
San Bun
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India