Kamis, 10 April 2008

Memberi yang terbaik

Persekutuan Hamba Tuhan

Jumat, 11 April 2008

Nats :Maleakhi 3:10

Pemb. Alkitab :Maleakhi 3: 6-12

Pengantar

Latar Belakang Penulisan Kitab Maleakhi

Pada tahun 722 SM Israel / Kerajaan Utara dikalahkan oleh Asyur dan orang-orang Israel diangkut ke dalam pembuangan. Pada tahun 587 SM Yehuda / Kerajaan Selatan dikalahkan oleh Babilonia dan orang-orang Yehuda diangkut ke dalam pembuangan. Di antara tahun 538-444 SM, orang-orang Yehuda kembali dari pembuangan. Sedangkan Maleakhi menulis kitabnya kira-kira pada tahun 440 SM. Jadi, Maleakhi menulis kitabnya untuk orang-orang Yehuda sesudah kembali dari pembuangan. Jadi, kata 'Israel' dalam ay 1 menunjuk kepada orang-orang Yehuda yang kembali dari pembuangan.

Kehidupan Setelah Pembuangan

Kehidupan di pembuangan tidak banyak mengubah bangsa itu menjadi lebih baik dan prihatin. Meski Tuhan mengijinkan mereka mengalami masa-masa yang sulit dan membentuk mereka sedemikian rupa, tetap saja tidak banyak mengalami pembaharuan. Sebaliknya, kehidupan mereka menjadi lebih menyedihkan, bukan hanya pada umat, tetapi juga imam-imamnya. Maleakhi menggambarkan kehidupan mereka yang memprihatinkan, sebagai berikut:

  1. Tidak lagi takut dan hormat kepada Allah. �Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu?� (Mal. 1:6).
  2. Mempersembahkan binatang cacat. �Kamu membawa binatang yang dirampas, binatang yang timpang dan binatang yang sakit, kamu membawanya sebagai persembahan. Akan berkenankah Aku menerimanya dari tanganmu? firman TUHAN� (Mal. 1:13)
  3. Pengajaran yang tidak bertanggung-jawab dari para imam. �Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu� (Mal. 2:7-8).
  4. Melakukan kawin campur dan perceraian. �Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing� (Mal. 2:11) dan � Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia� (Mal. 2:14)
  5. Tidak memberikan persembahan persepuluhan. �Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!� (Mal. 3:8)

Istilah Persembahan

Dalam PL kata persembahan dikenal dengan nama �kurban�. Kedua kata tersebut memiliki arti �mengantar atau membawa ke dekat�. Seperti seorang rakyat membawa sesuatu untuk dipersembahkan kepada raja atau kaisarnya. Dengan penuh syukur, hormat, dan menyembah, mereka membawa pemberiannya itu kepada sang raja. Membawa persembahan atau kurban ini banyak disinggung dalam PL ketika umat Allah menyelenggarakan ritual tertentu. Misalnya, Kain dan Habel adalah orang pertama yang disebut dalam Alkitab mempersembahkan kurban kepada Tuhan (Kej. 4:3-4).

Sejarah Persembahan/Kurban

Dalam PL pada dasarnya ada dua jenis milik bangsa Israel yang dapat dipersembahkan: Pertama, kurban yang berdarah atau hidup (mis, lembu, kambing, dan domba); dan kedua, kurban yang tidak berdarah (mis, tumbuh-tumbuhan). Dilihat dari pemberi persembahan dapat dikategorikan dalam tiga status sosial masyarakat:

  1. Pemberi lembu, mewakili kelompok masyrakat atas.
  2. Pemberi domba, mewakili kelompok masyarakat menengah.
  3. Pemberi merpati, mewakili kelompok masyarakat bawah.

Persembahan Persepuluhan

Model persembahan ini sebenarnya sudah dipraktekkan oleh bangsa-bangsa kuno selain Israel. Misalnya, orang Mesir membawa persembahan perpuluhan harta milik mereka kepada dewa-dewa mereka setelah mereka memenangkan baik berupa budak, ternak, kota, logam, emas, dan sebagainya. Raja Tiglath Pileser mempersembahkan sepersepuluh dari rampasan perangnya kepada dewa Ashur dan Ramman. Petani-petani Roma Kuno harus mempersembahan perpuluhan dari hasil panennya kepada dewa-dewa mereka. Bagi orang Israel sendiri perpuluhan sudah dimulai sejak jaman Abraham (Kej. 14:18-20), Yakub (Kej. 28:22), dan dijelaskan secara deteil melalui peraturan Hukum Taurat (Im. 27:30-33). Maleakhi menekankan, �Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan� (Mal. 3:10). Bila tidak dijalankan, sangat mungkin akan datang belalang pelahap yang akan merusak hasil tanah dan kebun anggur kepunyaan kita.

Beberapa Masalah Soal Perpuluhan

  1. Tidak memahami makna perpuluhan
  2. Memahami tapi belum mau memberi
  3. Belum mau memberi karena kuatir kebutuhannya tidak tercukupi
  4. Mau memberi tetapi menahan dan menyimpannya sendiri
  5. Sekalipun memberi dipersembahkan kepada pribadi/lembaga lain
  6. Sebagai ganti pelayanan (karena sudah memberi tidak perlu hadir dan melayani di rumah Tuhan).

Prinsip Penting Dalam Memberi

  1. Perpuluhan harus ditujukan ke rumah Tuhan. ��Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan� (Mal. 3:10).
  2. Sadar bahwa semua yang kita punya adalah milik TUHAN. Karena Tuhan yang memerintahkan, maka persepuluhan itu milik Tuhan dan karena itu, kita harus mengembalikannya. Bila tidak mengembalikan, maka itu sama saja dengan mencurinya.
  3. Memberi dengan rasa syukur dan sukacita. �Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita� (2 Kor. 9:7).
  4. Disiplin � mulai dari kecil dan belajar setia. Bila kita sudah belajar memberi sejak kecil dan meski nilainya kecil, kita tidak akan kesulitan bila besar nanti dan nilainya itu bertambah besar.
  5. Proporsional � sesuai dengan kemampuan dan pendapatan yang kita peroleh.

Jani Tuhan Bagi Pemberi Perpuluhan

�Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam� (Mal. 3:11). Ini juga berarti, bila kita mengambil bagian yang menjadi milik Tuhan maka belalang pelahap akan merusak hasil tanah kita, pekerjaan kita, keluarga kita, dan semua yang kita miliki. Contoh: Tuhan membuang bangsa Israel ke negeri asing dan membuat hidup mereka menderita, tertekan, dan tidak lagi bisa menikmati berkat-berkat-Nya karena mereka tidak taat kepada-Nya dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan, termasuk mengambil milik Tuhan itu. Martin Luther mengatakan, �Setiap orang percaya bukan hanya harus bertobat hati, tetapi juga harus bertobat dompetnya.�

Tanggapan:

1. Setelah melihat penjelasan tentang penipuan Israel tetapi Tuhan tetap menginginkan mereka kembali. 3:6, Allah tetap menginginkan orang Israel untuk kembali, dengan cara mengembalikan persepuluhan ke dalam rumah Tuhan. Kata menipu ->kaba = merampok. Persepuluhan yang ditipu dalam bahasa asli berarti merampok, bahkan seluruh bangsa yang melakukannya, mengambil dengan paksa dari Tuhan, sesuatu yang bukan miliknya. Pengakuan semuanya berasal dari Tuhan, mengakui Tuhan sumber segala sesuatu. Persembahan khusus adalah persembahan unjukan untuk mendukung kehidupan para imam.

2. Ini ayat yang terkenal dalam kitab Maleakhi, yakni soal perpuluhan. Bila kita tidak memberi perpuluhan, ini sama saja dengan merampok. Persembahan jenis ini biasa dilakukan oleh bangsa-bangsa timur tengah: Roma dan Yunani. Persembahan ini diberikan untuk digunakan bagi negara dan agama. Bukan hanya Maleakhi yang menekan perpuluhan, tetapi Nehemia juga. Oleh sebab itu nehemia dan maleakhi sgt menekankan ttg persepuluhan karena orang yahudi telah jatuh meninggalkan Tuhan. Pelayanan dalam bait allah perlahan2 ditinggalkan. Perpuluhan diberikan kepada imam karena pada waktu itu mereka tidak mendapatkan penghasilan. Tetapi banyak imam yang meninggalkan tugas-tugasnya karena mereka tidak tercukupi. Melalaikan persepuluhan berarti melalaikan agama. Ini adalah pesan yg sangat penting Dalam PB perpuluhan tidak terlalu banyak ditekankan, tetapi lebih kepada persembahan hidup/diri. Kita datang kepada Tuhan dengan hati yang tulus, taat, dan menenangadah kepada Tuhan. Itu juga sudah sama dengan memberikan persembahan dengan segenap hati.

3. Latar belakang kitab Maleakhi berada pada masa paska pembuangan, dimana bangsa Yahudi kembali dari perbudakan. Mereka ternyata mengalami kesusahan dan kemunduran rohani. Tidak heran mereka menjadi sinis, meragukan kasih dan janji-janji Allah, menyangsikan keadilan-Nya, dan tidak percaya lagi bahwa ketaatan pada perintahNya itu berguna. Demikian juga imbasnya pada kehidupan ibadah mereka menjadi suam dan rutinitas belaka. Maleakhi dalam perikop ini dengan jelas hendak menegur dan memotivasi kembali orang Yahudi agar kembali pada Tuhan. Maleakhi - dalam perikop ini - hendak menyampaikan konsep yang benar tentang "mempersembahkan yang terbaik". ada pun beberapa kebenaran ini, antara lain:

l kita memahami bahwa pemberian kita adalah milik Tuhan

l Mempersiapkan yang terbaik (Band. kain-habil. konsep sebagian dan sepenuhnya)

4. Alkitab banyak berbicara mengenai uang (+/- 2000 ayat). Bagaimana cara memberikan perpuluhan?

  1. Melalui anugrahNya - Mengalir keluar dari hati yang penuh rasa syukur
  2. Dalam iman - �...apakah Aku tidak akan membuka tingkap-tingkap langit....�
  3. Tujuan � kepada siapa saya memberikan perpuluhan, tapi dalam Alkitab dikatakan �supaya ada persediaan makanan di rumahKu.�
  4. Disiplin � memberi dengan teratur, supaya kita melatih diri dari hal yang kecil.
  5. Proporsional dan jujur � memberikan dari hati dan dengan kerelaan

2 Kor 9:7

5. Dalam judul dikatakan memberi, tetapi sebenarnya ini adalah sebuah pengembalian. Perpuluhan adalah milik Tuhan, oleh sebab itu marilah kita mengembalikan. Raja Minyak � John Rockefeller, saya tidak akan bisa mengembalikan perpuluhan dari penghasilan saya 1 jt $, kalau saya tidak belajar mengembalikan perpuluhan semenjak gaji saya 1,5 $/minggu. Resiko tidak mengembalikan perpuluhan, Israel dibuang, dan itu berarti Tuhan bertindak serius bagi mereka yang tidak mengembalikan.

6. Seorang pengurus berkata, 1 juta memberikan perpuluhan sebesar 100 rb, jauh lebih sulit dari orang yang memberikan 1 jt dari 10 jt. Sebenarnya hal ini terbalik. Saya belajar dari seorang sopir gereja, yang berkata, perpuluhan bukan hanya soal taat, tetapi prioritas Tuhan untuk mendahulukan Tuhan. Dari Maleakhi tercatat orang2 yang meragukan kasih Allah, mengandalkan kemampuan sendiri, itu bagi orang yang tidak memberi. Bagi mereka yang memberi, tidak diberikan dengan hormat. Dalam jemaat Hok Im Tong, banyak jemaat yang menahan persembahan, supaya ketika gereja membutuhkan dia bisa memberikan. Ada juga yang memberikan tidak ke rumah Tuhan, tetapi mengalihkan ke tempat lain.

7. Di PL Tuhan hanya menuntut melalui Maleakhi yaitu perpuluhan, waktu jaman Abraham sebelum ada ketetapan ini, tetapi dia memberikan untuk Tuhan. Dalam PB tidak hanya perpuluhan, tetapi secara keseluruhan. Sewaktu saya merintis pekerjaan Tuhan di pagarasih, mereka berasal dari kondisi ekonomi menengah ke bawah, sewaktu katekisasi dilangsungkan banyak orang yang mundur. Tetapi ada orang yang memberikan seadanya, sehingga Tuhan memberikan berkat. Tetapi akhirnya dia jatuh sakit karena semenjak sukses, menjadi berubah tidak setia lagi kepada Tuhan.

8. Tema kali ini �mempersembahkan yang terbaik.� saya berpikir mungkin ada sesuatu yang Tuhan

  1. Jangan mempersembahkan uang dari penipuan
  2. Uang haram
  3. Uang yang untuk memelihara orang tua
  4. Uang sebagai pengganti pelayanan.

Uang2 ini jangan sampai masuk ke dalam rumah Tuhan. Kemana uang itu harus dipersembahkan? Di Alkitab jelas dikatakan ke dalam perbendaharaan rumah Tuhan, setia kepada gereja. Persembahan perpuluhan dan persembahan khusus (di Hok Im Tong ada); persembahan iman, persembahan syukur, persembahan diakonia. Tentang persembahan ini, harap diperjelas tentang tata caranya. Kalo ada orang yang masih ada hutang di bank ato org lain, harus memperioritaskan milik Tuhan. Karena hutang ke orang bukan berarti mengambil milik Tuhan.

8. Ada pun beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

  1. Tuhan menyatakan kesalahan yang fatal dari bangsa Israel (Judge) ayat 7a ? menyimpang dari ketetapan Nya, tidak memeliharanya. Bentuk penyimpangan itu adalah Menipu Allah. Dan penipuan itu adalah merampok, mengambil milik Allah yaitu Persepuluhan dan persembahan Khusus.

2. Tuhan memberikan seruan (kembalilah) ayat 7b ? kembali lah. Tuhan tidak langsung menghukum walaupun Ia telah menunjukkan kesalahan dan pelanggaran bangsa Israel.Ia dengan kasih meminta mereka kembali karena Ia memiliki janji.

3. Tuhan memberikan janji 7c ? (Aku akan kembali) kembali untuk memberkati, membuka tingkap langit. Bahkan dengan tegas Ia meminta bangsa Israel untuk menguji Dia. (ayat 10-12)

4. Tuhan memberikan hukuman 9a ? kena kutuk. Apakah kutuk? Segala yang berupa hukuman dari Tuhan. Jangan berpikir itu hanya sakit, bangkrut. Kita tidak dapat menyebutkan kutuk itu dalam satu bentuk, karena Allah memberikannya dengan adil dan tepat.

Diskusi umum: persepuluhan bukan uang diakonia, bukan janji iman, dll. Kalo mau memberi dari bruto ya siaplah dapat bruto, kalo mau dapat netto ya berilah netto.

9. Ketika orang Israel keluar dari Mesir, Allah menyuruh orang Mesir memberikan harta mereka untuk orang Israel dan sebagian dari itu dipersembahkan untuk persembahan bait Allah. Kemudian ketika perempuan yang mengurapi Yesus, darimana dia mendapatkan uang itu? Bukankah dari usaha yang tidak benar? Oleh sebab itu dalam menyikapi tentang masalah ini lebih baik kita berhikmat.

Sebuah artikel tentang konsep perpuluhan orang Israel. Tuhan mengajarkan kepada mereka tentang perpuluhan di dalam kitab Bilangan, Ulangan, dikatakan supaya mereka takut akan Tuhan. Dalam PL �takut� sama nilainya dengan �mengasihi� dalam PB. Zaman Maleakhi sedang berada dalam masa paceklik, mereka baru pulang dari pembuangan, tetapi Tuhan telah memberikan perjanjian. Yang pertama perpuluhan untuk orang Lewi dan untuk orang2 miskin, membantu orang2 dalam perjalanan dan dalam kesulitan, inilah konsep awal dalam PL, sehingga dalam ay. 10 dikatakan supaya ada persediaan makanan di rumahKu. Dalam Alkitab Allah tidak mau diuji, tapi hanya di 2 tempat Tuhan berkata, Ujilah aku, dalam pertama Malekhi dan kedua dalam surat 1 Yoh 3. Artinya Tuhan sangat serius dalam hal ini, jangan merampok milik Allah. Ketika Ezra, Nehemia, pulang mereka ingin mengembalikan posisi ini dalam pemikiran orang Israel.

Marthin Luther berkata setelah orang bertobat dalam hati dan pikiran, yang penting juga adalah dompet harus bertobat. Banyak orang tidak memberikan perpuluhan, sekitar 25 tahun banyak orang yang memberi dan juga tidak memberi, banyak diantara mereka dihajar ditempat lain. Semakin besar, semakin menyulitkan kita. Dalam PB Tuhan Yesus memuji janda miskin yang memberikan semua yang dimilikinya. Imannya kepada kuasa Tuhan, Iman Kristen yang benar bukan hanya karena kekaguman saja, tetapi oleh iman. Iman bukan hanya perasaan dan penglihatan, seperti yang telah diajarkan oleh Immanuel Kant, yg jg tlah merusak iman Kristen. Tetapi percaya kepada Allah.

10. Konteks bagian ini adalah pemeliharaan Allah dan ibadah, bukan hanya sekedar persembahan uang. Ay 18, sebagai semacam kesimpulan perikop ini. Bagian ini kontras orang2 pilihan Allah dan orang2 fasik. Perpuluhan adalah sebagian dari ibadah.

Memberi yang terbaik

Persekutuan Hamba Tuhan

Jumat, 11 April 2008

Nats :Maleakhi 3:10

Pemb. Alkitab :Maleakhi 3: 6-12

Pengantar

Latar Belakang Penulisan Kitab Maleakhi

Pada tahun 722 SM Israel / Kerajaan Utara dikalahkan oleh Asyur dan orang-orang Israel diangkut ke dalam pembuangan. Pada tahun 587 SM Yehuda / Kerajaan Selatan dikalahkan oleh Babilonia dan orang-orang Yehuda diangkut ke dalam pembuangan. Di antara tahun 538-444 SM, orang-orang Yehuda kembali dari pembuangan. Sedangkan Maleakhi menulis kitabnya kira-kira pada tahun 440 SM. Jadi, Maleakhi menulis kitabnya untuk orang-orang Yehuda sesudah kembali dari pembuangan. Jadi, kata 'Israel' dalam ay 1 menunjuk kepada orang-orang Yehuda yang kembali dari pembuangan.

Kehidupan Setelah Pembuangan

Kehidupan di pembuangan tidak banyak mengubah bangsa itu menjadi lebih baik dan prihatin. Meski Tuhan mengijinkan mereka mengalami masa-masa yang sulit dan membentuk mereka sedemikian rupa, tetap saja tidak banyak mengalami pembaharuan. Sebaliknya, kehidupan mereka menjadi lebih menyedihkan, bukan hanya pada umat, tetapi juga imam-imamnya. Maleakhi menggambarkan kehidupan mereka yang memprihatinkan, sebagai berikut:

  1. Tidak lagi takut dan hormat kepada Allah. �Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu?� (Mal. 1:6).
  2. Mempersembahkan binatang cacat. �Kamu membawa binatang yang dirampas, binatang yang timpang dan binatang yang sakit, kamu membawanya sebagai persembahan. Akan berkenankah Aku menerimanya dari tanganmu? firman TUHAN� (Mal. 1:13)
  3. Pengajaran yang tidak bertanggung-jawab dari para imam. �Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu� (Mal. 2:7-8).
  4. Melakukan kawin campur dan perceraian. �Yehuda berkhianat, dan perbuatan keji dilakukan di Israel dan di Yerusalem, sebab Yehuda telah menajiskan tempat kudus yang dikasihi TUHAN dan telah menjadi suami anak perempuan allah asing� (Mal. 2:11) dan � Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia� (Mal. 2:14)
  5. Tidak memberikan persembahan persepuluhan. �Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!� (Mal. 3:8)

Istilah Persembahan

Dalam PL kata persembahan dikenal dengan nama �kurban�. Kedua kata tersebut memiliki arti �mengantar atau membawa ke dekat�. Seperti seorang rakyat membawa sesuatu untuk dipersembahkan kepada raja atau kaisarnya. Dengan penuh syukur, hormat, dan menyembah, mereka membawa pemberiannya itu kepada sang raja. Membawa persembahan atau kurban ini banyak disinggung dalam PL ketika umat Allah menyelenggarakan ritual tertentu. Misalnya, Kain dan Habel adalah orang pertama yang disebut dalam Alkitab mempersembahkan kurban kepada Tuhan (Kej. 4:3-4).

Sejarah Persembahan/Kurban

Dalam PL pada dasarnya ada dua jenis milik bangsa Israel yang dapat dipersembahkan: Pertama, kurban yang berdarah atau hidup (mis, lembu, kambing, dan domba); dan kedua, kurban yang tidak berdarah (mis, tumbuh-tumbuhan). Dilihat dari pemberi persembahan dapat dikategorikan dalam tiga status sosial masyarakat:

  1. Pemberi lembu, mewakili kelompok masyrakat atas.
  2. Pemberi domba, mewakili kelompok masyarakat menengah.
  3. Pemberi merpati, mewakili kelompok masyarakat bawah.

Persembahan Persepuluhan

Model persembahan ini sebenarnya sudah dipraktekkan oleh bangsa-bangsa kuno selain Israel. Misalnya, orang Mesir membawa persembahan perpuluhan harta milik mereka kepada dewa-dewa mereka setelah mereka memenangkan baik berupa budak, ternak, kota, logam, emas, dan sebagainya. Raja Tiglath Pileser mempersembahkan sepersepuluh dari rampasan perangnya kepada dewa Ashur dan Ramman. Petani-petani Roma Kuno harus mempersembahan perpuluhan dari hasil panennya kepada dewa-dewa mereka. Bagi orang Israel sendiri perpuluhan sudah dimulai sejak jaman Abraham (Kej. 14:18-20), Yakub (Kej. 28:22), dan dijelaskan secara deteil melalui peraturan Hukum Taurat (Im. 27:30-33). Maleakhi menekankan, �Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan� (Mal. 3:10). Bila tidak dijalankan, sangat mungkin akan datang belalang pelahap yang akan merusak hasil tanah dan kebun anggur kepunyaan kita.

Beberapa Masalah Soal Perpuluhan

  1. Tidak memahami makna perpuluhan
  2. Memahami tapi belum mau memberi
  3. Belum mau memberi karena kuatir kebutuhannya tidak tercukupi
  4. Mau memberi tetapi menahan dan menyimpannya sendiri
  5. Sekalipun memberi dipersembahkan kepada pribadi/lembaga lain
  6. Sebagai ganti pelayanan (karena sudah memberi tidak perlu hadir dan melayani di rumah Tuhan).

Prinsip Penting Dalam Memberi

  1. Perpuluhan harus ditujukan ke rumah Tuhan. ��Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan� (Mal. 3:10).
  2. Sadar bahwa semua yang kita punya adalah milik TUHAN. Karena Tuhan yang memerintahkan, maka persepuluhan itu milik Tuhan dan karena itu, kita harus mengembalikannya. Bila tidak mengembalikan, maka itu sama saja dengan mencurinya.
  3. Memberi dengan rasa syukur dan sukacita. �Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita� (2 Kor. 9:7).
  4. Disiplin � mulai dari kecil dan belajar setia. Bila kita sudah belajar memberi sejak kecil dan meski nilainya kecil, kita tidak akan kesulitan bila besar nanti dan nilainya itu bertambah besar.
  5. Proporsional � sesuai dengan kemampuan dan pendapatan yang kita peroleh.

Jani Tuhan Bagi Pemberi Perpuluhan

�Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam� (Mal. 3:11). Ini juga berarti, bila kita mengambil bagian yang menjadi milik Tuhan maka belalang pelahap akan merusak hasil tanah kita, pekerjaan kita, keluarga kita, dan semua yang kita miliki. Contoh: Tuhan membuang bangsa Israel ke negeri asing dan membuat hidup mereka menderita, tertekan, dan tidak lagi bisa menikmati berkat-berkat-Nya karena mereka tidak taat kepada-Nya dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan, termasuk mengambil milik Tuhan itu. Martin Luther mengatakan, �Setiap orang percaya bukan hanya harus bertobat hati, tetapi juga harus bertobat dompetnya.�

Tanggapan:

1. Setelah melihat penjelasan tentang penipuan Israel tetapi Tuhan tetap menginginkan mereka kembali. 3:6, Allah tetap menginginkan orang Israel untuk kembali, dengan cara mengembalikan persepuluhan ke dalam rumah Tuhan. Kata menipu ->kaba = merampok. Persepuluhan yang ditipu dalam bahasa asli berarti merampok, bahkan seluruh bangsa yang melakukannya, mengambil dengan paksa dari Tuhan, sesuatu yang bukan miliknya. Pengakuan semuanya berasal dari Tuhan, mengakui Tuhan sumber segala sesuatu. Persembahan khusus adalah persembahan unjukan untuk mendukung kehidupan para imam.

2. Ini ayat yang terkenal dalam kitab Maleakhi, yakni soal perpuluhan. Bila kita tidak memberi perpuluhan, ini sama saja dengan merampok. Persembahan jenis ini biasa dilakukan oleh bangsa-bangsa timur tengah: Roma dan Yunani. Persembahan ini diberikan untuk digunakan bagi negara dan agama. Bukan hanya Maleakhi yang menekan perpuluhan, tetapi Nehemia juga. Oleh sebab itu nehemia dan maleakhi sgt menekankan ttg persepuluhan karena orang yahudi telah jatuh meninggalkan Tuhan. Pelayanan dalam bait allah perlahan2 ditinggalkan. Perpuluhan diberikan kepada imam karena pada waktu itu mereka tidak mendapatkan penghasilan. Tetapi banyak imam yang meninggalkan tugas-tugasnya karena mereka tidak tercukupi. Melalaikan persepuluhan berarti melalaikan agama. Ini adalah pesan yg sangat penting Dalam PB perpuluhan tidak terlalu banyak ditekankan, tetapi lebih kepada persembahan hidup/diri. Kita datang kepada Tuhan dengan hati yang tulus, taat, dan menenangadah kepada Tuhan. Itu juga sudah sama dengan memberikan persembahan dengan segenap hati.

3. Latar belakang kitab Maleakhi berada pada masa paska pembuangan, dimana bangsa Yahudi kembali dari perbudakan. Mereka ternyata mengalami kesusahan dan kemunduran rohani. Tidak heran mereka menjadi sinis, meragukan kasih dan janji-janji Allah, menyangsikan keadilan-Nya, dan tidak percaya lagi bahwa ketaatan pada perintahNya itu berguna. Demikian juga imbasnya pada kehidupan ibadah mereka menjadi suam dan rutinitas belaka. Maleakhi dalam perikop ini dengan jelas hendak menegur dan memotivasi kembali orang Yahudi agar kembali pada Tuhan. Maleakhi - dalam perikop ini - hendak menyampaikan konsep yang benar tentang "mempersembahkan yang terbaik". ada pun beberapa kebenaran ini, antara lain:

l kita memahami bahwa pemberian kita adalah milik Tuhan

l Mempersiapkan yang terbaik (Band. kain-habil. konsep sebagian dan sepenuhnya)

4. Alkitab banyak berbicara mengenai uang (+/- 2000 ayat). Bagaimana cara memberikan perpuluhan?

  • Melalui anugrahNya - Mengalir keluar dari hati yang penuh rasa syukur
  • Dalam iman - �...apakah Aku tidak akan membuka tingkap-tingkap langit....�
  • Tujuan � kepada siapa saya memberikan perpuluhan, tapi dalam Alkitab dikatakan �supaya ada persediaan makanan di rumahKu.�
  • Disiplin � memberi dengan teratur, supaya kita melatih diri dari hal yang kecil.
  • Proporsional dan jujur � memberikan dari hati dan dengan kerelaan

2 Kor 9:7

5. Dalam judul dikatakan memberi, tetapi sebenarnya ini adalah sebuah pengembalian. Perpuluhan adalah milik Tuhan, oleh sebab itu marilah kita mengembalikan. Raja Minyak � John Rockefeller, saya tidak akan bisa mengembalikan perpuluhan dari penghasilan saya 1 jt $, kalau saya tidak belajar mengembalikan perpuluhan semenjak gaji saya 1,5 $/minggu. Resiko tidak mengembalikan perpuluhan, Israel dibuang, dan itu berarti Tuhan bertindak serius bagi mereka yang tidak mengembalikan.

6. Seorang pengurus berkata, 1 juta memberikan perpuluhan sebesar 100 rb, jauh lebih sulit dari orang yang memberikan 1 jt dari 10 jt. Sebenarnya hal ini terbalik. Saya belajar dari seorang sopir gereja, yang berkata, perpuluhan bukan hanya soal taat, tetapi prioritas Tuhan untuk mendahulukan Tuhan. Dari Maleakhi tercatat orang2 yang meragukan kasih Allah, mengandalkan kemampuan sendiri, itu bagi orang yang tidak memberi. Bagi mereka yang memberi, tidak diberikan dengan hormat. Dalam jemaat Hok Im Tong, banyak jemaat yang menahan persembahan, supaya ketika gereja membutuhkan dia bisa memberikan. Ada juga yang memberikan tidak ke rumah Tuhan, tetapi mengalihkan ke tempat lain.

7. Di PL Tuhan hanya menuntut melalui Maleakhi yaitu perpuluhan, waktu jaman Abraham sebelum ada ketetapan ini, tetapi dia memberikan untuk Tuhan. Dalam PB tidak hanya perpuluhan, tetapi secara keseluruhan. Sewaktu saya merintis pekerjaan Tuhan di pagarasih, mereka berasal dari kondisi ekonomi menengah ke bawah, sewaktu katekisasi dilangsungkan banyak orang yang mundur. Tetapi ada orang yang memberikan seadanya, sehingga Tuhan memberikan berkat. Tetapi akhirnya dia jatuh sakit karena semenjak sukses, menjadi berubah tidak setia lagi kepada Tuhan.

8. Tema kali ini �mempersembahkan yang terbaik.� saya berpikir mungkin ada sesuatu yang Tuhan

  • Jangan mempersembahkan uang dari penipuan
  • Uang haram
  • Uang yang untuk memelihara orang tua
  • Uang sebagai pengganti pelayanan.

Uang2 ini jangan sampai masuk ke dalam rumah Tuhan. Kemana uang itu harus dipersembahkan? Di Alkitab jelas dikatakan ke dalam perbendaharaan rumah Tuhan, setia kepada gereja. Persembahan perpuluhan dan persembahan khusus (di Hok Im Tong ada); persembahan iman, persembahan syukur, persembahan diakonia. Tentang persembahan ini, harap diperjelas tentang tata caranya. Kalo ada orang yang masih ada hutang di bank ato org lain, harus memperioritaskan milik Tuhan. Karena hutang ke orang bukan berarti mengambil milik Tuhan.

8. Ada pun beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Tuhan menyatakan kesalahan yang fatal dari bangsa Israel (Judge) ayat 7a ? menyimpang dari ketetapan Nya, tidak memeliharanya. Bentuk penyimpangan itu adalah Menipu Allah. Dan penipuan itu adalah merampok, mengambil milik Allah yaitu Persepuluhan dan persembahan Khusus.
  • Tuhan memberikan seruan (kembalilah) ayat 7b ? kembali lah. Tuhan tidak langsung menghukum walaupun Ia telah menunjukkan kesalahan dan pelanggaran bangsa Israel.Ia dengan kasih meminta mereka kembali karena Ia memiliki janji.
  • Tuhan memberikan janji 7c ? (Aku akan kembali) kembali untuk memberkati, membuka tingkap langit. Bahkan dengan tegas Ia meminta bangsa Israel untuk menguji Dia. (ayat 10-12)
  • Tuhan memberikan hukuman 9a ? kena kutuk. Apakah kutuk? Segala yang berupa hukuman dari Tuhan. Jangan berpikir itu hanya sakit, bangkrut. Kita tidak dapat menyebutkan kutuk itu dalam satu bentuk, karena Allah memberikannya dengan adil dan tepat.

Diskusi umum: persepuluhan bukan uang diakonia, bukan janji iman, dll. Kalo mau memberi dari bruto ya siaplah dapat bruto, kalo mau dapat netto ya berilah netto.

9. Ketika orang Israel keluar dari Mesir, Allah menyuruh orang Mesir memberikan harta mereka untuk orang Israel dan sebagian dari itu dipersembahkan untuk persembahan bait Allah. Kemudian ketika perempuan yang mengurapi Yesus, darimana dia mendapatkan uang itu? Bukankah dari usaha yang tidak benar? Oleh sebab itu dalam menyikapi tentang masalah ini lebih baik kita berhikmat.

Sebuah artikel tentang konsep perpuluhan orang Israel. Tuhan mengajarkan kepada mereka tentang perpuluhan di dalam kitab Bilangan, Ulangan, dikatakan supaya mereka takut akan Tuhan. Dalam PL �takut� sama nilainya dengan �mengasihi� dalam PB. Zaman Maleakhi sedang berada dalam masa paceklik, mereka baru pulang dari pembuangan, tetapi Tuhan telah memberikan perjanjian. Yang pertama perpuluhan untuk orang Lewi dan untuk orang2 miskin, membantu orang2 dalam perjalanan dan dalam kesulitan, inilah konsep awal dalam PL, sehingga dalam ay. 10 dikatakan supaya ada persediaan makanan di rumahKu. Dalam Alkitab Allah tidak mau diuji, tapi hanya di 2 tempat Tuhan berkata, Ujilah aku, dalam pertama Malekhi dan kedua dalam surat 1 Yoh 3. Artinya Tuhan sangat serius dalam hal ini, jangan merampok milik Allah. Ketika Ezra, Nehemia, pulang mereka ingin mengembalikan posisi ini dalam pemikiran orang Israel.

Marthin Luther berkata setelah orang bertobat dalam hati dan pikiran, yang penting juga adalah dompet harus bertobat. Banyak orang tidak memberikan perpuluhan, sekitar 25 tahun banyak orang yang memberi dan juga tidak memberi, banyak diantara mereka dihajar ditempat lain. Semakin besar, semakin menyulitkan kita. Dalam PB Tuhan Yesus memuji janda miskin yang memberikan semua yang dimilikinya. Imannya kepada kuasa Tuhan, Iman Kristen yang benar bukan hanya karena kekaguman saja, tetapi oleh iman. Iman bukan hanya perasaan dan penglihatan, seperti yang telah diajarkan oleh Immanuel Kant, yg jg tlah merusak iman Kristen. Tetapi percaya kepada Allah.

10. Konteks bagian ini adalah pemeliharaan Allah dan ibadah, bukan hanya sekedar persembahan uang. Ay 18, sebagai semacam kesimpulan perikop ini. Bagian ini kontras orang2 pilihan Allah dan orang2 fasik. Perpuluhan adalah sebagian dari ibadah.

Kamis, 03 April 2008

Ku Merindukan Rumah Tuhan

Sharing Persiapan Firman dari Mazmur 84
(Jumat, 4 April 2008)

Kumerindukan Rumah Tuhan

? Ev. Bong San Bun.
Tidak semua orang punya perasaan seperti pemazmur. Perasaannya kuat sekali untuk mencari Tuhan. Iamenyatakan perasaannya itu dengan mengatakan rindu datang ke rumah Tuhan. Bagi orang Israel rumah Tuhan adalah lambang kehadiran Tuhan yang konkret. Berada di rumah Tuhan berarti bertemu dengan Tuhan. Kemungkinan ketika ia menuliskan atau menyanyikan mazmur ini, ia sedang di suatu tempat atau dalam suatu kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang ke rumah Tuhan. Cinta dan hormat pemazmur pada Tuhan dipertegas dalam ay.10. Satu banding seribu. 10x10x10. Karena Mazmur ini ditulis oleh bani Korah yang merupakan keturunan Lewi, maka berdiri di pelataran merupakan tempat biasa dan melakukan tugas yang kurang gengsi. Cuma jaga pintu. Ia tidak menjadi imam yang melayani di mezbah, bisa dekat Tuhan itu yang penting. Kerinduan pemazmur bukan sekadar kerinduan biasa atau perasaan mistik. Ia rindu sampai jiwanya hancur, merintih. Suatu kesadaran diri yang dalam sekali. Campuran antara dorongan emosi dan rasio yang kuat. Spurgeon menyebutnya holy lovesickness, mabuk kepayang yang kudus. Secara puitis ia menggambarkan betapa ia merasa iri kepada burung pipit dan layang-layang yang bersarang di rumah Tuhan bahkan bertelur dan merawatanak-anaknya di sana. Ayat 4 berisi tujuannya ketika mencari Tuhan. Kehadirannya di rumah Tuhan tak lain tak bukan adalah untuk memuji-muji Tuhan. Perhatikan bagaimana ia menegaskan tujuan kehadirannya di rumah Tuhan. Dalam bahasa aslinya, tidak ada repetitif �memuji-memuji� tetapi tata bahasa Ibrani memakai bentuk kata intensif piel dan imperfek. Jadi kita bisa menerjemahkan: �terus-menerus memuji Engkau dengan sungguh-sungguh.� Setelah berbicara tentang betapa bahagianya orang yang tinggal di rumah Tuhan, ia melanjutkan tentang betapa berbahagianya ziarah ke Zion. Pada masa tertentu setiap tahun, orang Israel beribadah ke bait Allah di Yerusalem. Bagi mereka, ziarah itu adalah perjalanan rohani yang dinanti-nantikan. Jadi kerinduan kepada Tuhan itu bukan sekadar perasaan sentimental. Cuma pengen tetapi tidak ada niat dan usaha. Tidak jelas apakah Lembah Beka itu tempatnya di mana atau hanya sekadar bahasa puitis untuk mengatakan situasi yang berat, seperti bahasa Indonesia ada istilah �lembah air mata. Tumbuh kuat di dalam Tuhan seringkali didahului peristiwa pahit. Tetapi kalau kita bergaul dengan Tuhan, kita akan melihat penderitaan itu sebagai kesempatan untuk mengalami kesetiaan Allah. Bagi pemazmur, lembah air mata berubah menjadi lembah mata air. Ay.8-9 menjadi ayat yang sepertinya diselipkan. Tiba-tiba kok berbicara lain. Sebenarnya tidak. Justru dalam ziarah itu ia memanjatkan doa-doa. Kita tidak tahu jelas isinya, tetapi ada satu pokok doa yang tercantum di situ yaitu doa syafaat bagi orang yang diurapi Tuhan. Siapa dia? Yang jelas bukan dirinya sendiri. Kemungkinan yang dimaksud raja karena istilah perisai dipakai untuk raja. Maksudnya adalah pencarian rohani pemazmur tidak hanya bertujuan untuk keuntungannya sendiri, agar imannya kuat tetapi ia juga mengingat orang lain. Di bagian akhir, seperti mazmur pada umumnya, ia memberi penegasan tentang sifat dan karya Allah. Ia meyakinkan bahwa Allah itu pasti memberi berkat kepada orang-orang yang mencari Dia. Tetapi berkat Tuhan itu hasil dari kesungguhan mencari Tuhan, bukan tujuan dari mencari Tuhan. St. Agustinus: �Apabila Sdr memiliki rumah sendiri, Sdr miskin, akan tetapi apabila saudara memiliki rumah Allah, saudara menjadi kaya.�

? Pdt. Handy K
Kediaman Tuhan tidak hanya yang bersifat kekekalan tapi juga di dunia sekarang ini, yang memperlihatkan sedikit gambaran keindahan Rumah Tuhan yang mendatang
1. Tuhan baik buat kita, bahwa tinggal di dunia juga nikmat apalagi di sorga. Kediaman Tuhan menjadi suatu percikan tentang keindahan Tempat kediaman Allah di Sorga. (dimulai dari tanah perjanjian, Kanaan)
2. Tempat perlindungan (gambaran PL akan Kota perlindungan), dan berkat bagi orang yang merindukan Tuhan.

? Ev. Hengky
1. 1-4, ungkapan pengalaman Tuhan dengan Pemzmur, indahnya kedekatan dengan Allah. Kekuatan Allah sebagai hal yang dialami
2. berkat dari rumah Tuhan (7- ). Memperlihatkan campur tangan Tuhan
3. 9-. Doa kepada Allah, Pemazmur menaikkan doa sebagai kerinduan, dan proklamasi Iman

? Pdt. Samuel Wahyudi
911 service merupakan pelayanan publik yang terbaik di dunia yang diberikan pemerintah Amerika kepada warganya. Dalam waktu 5 sampai maximal 10 menit dalam keadaan darurat setelah seseorang menekan 911 akan bergegas muncul Polisi, ambulans dan pemadam kebakaran memberikan pertolongan yang tepat pada waktunya. Kalau ada pemerintah begitu perhatian dengan warganya, demikian juga Allah dengan umat yang dikasihiNya.
Konteks bagian ini merupakan providensia Allah yang dirasakan secara langsung oleh Pemazmur, sehingga ada suatu kerinduan untuk selalu dekat dengan Allah. Gambaran pelataran Allah yang mendatangkan kelegaan bukanlah fisik pelataran bait Allah, karena providensia Allah adalah tidak bergantung tempat, tetapi komunitas orang-orang beriman kepada Allah Yahwe adalah tempat yang lebih baik yang memberi rasa aman dan kelegaan[1].

Providensia Allah dirasakan karena beberapa aspek[2] sbb:
1. Sorrow for sin is the condition of the joy of forgiveness (Matthew 5:4).
2. God�s presence and love, our Saviour�s sympathy, the power of the Holy Spirit as �the Comforter,� are felt in trouble as at no other time.
3. The discipline of sorrow produces rich fruits � stronger faith, deeper humility, a new sense of the value of prayer and of the preciousness of God�s promises; patience, courage, detachment from the world, power to sympathize (James 1:2, 3; 1 Peter 1:6, 7; Hebrews 12:10; Psalm 119:67, 71).
4. �We are saved by hope.� ( Romans 8:24.) No grief so heavy as despair. None intolerable if hope shines ahead. A hidden well (Colossians 3:3), but whose streams can refresh the dreariest, weariest stages of pilgrimage (2 Corinthians 4:16-18). Christ�s atonement lifts from our heart the burden of the past. His sympathy and mediation bring every moment of the present into living happy relation to God. But his resurrection and ascension bind our own earthly life to the glorious immortal future (John 14:1-3, 19; Hebrews 6:19).

? Ev. Agus Susanto
Kutipan dari Tulisan Philip Yancey, tentang kisah seorang wanita Tuna susila yang menderita dan mengalami kesusahan hidup dan melihat gereja tidak memberi sesuatu padanya. Banyak orang yang berpikir bahwa ke gereja memberi keuntungan bagi mereka, cenderung antrhopocentris dan humanis. Dan gereja juga perlu hati-hati jangan sampai pelayanan untuk memanjakan jemaat. Pemazmur mengajarkan ;
1. Datang ke gereja karena mentaati Tuhan (ay.2)
2. Memberi Persembahan, bukan apa yang saya dapat, tapi apa yang saya berikan (kisah janda miskin) (ay.4)
3. Menjadikan Tuhan raja (ay.4)
4. Memuji-Muji Dia Terus (ay.5)
5. Percaya Kepada Nya (ay.13)

? Ev. Sie Kok
Kerinduan dinyatakan dalam banyak lagu pujian. Semangat yang sama nyata dalam keriduan pemazmur
Hatiku dan dagingku, kepada Allah yang hidup, fokus kepada Allah yang dikenal yang hidup. Karena lebih banyak orang yang merindukan gereja dan bukan Tuhan yang dirindukan. Banyak juga yang mempertahankan lembaga pernikahan namun karena faktor-faktor lain daripada personalnya.

? Sdri. Irene
Pengalaman waktu datang ke Bandung, ada antusias. Namun ada masa-masa kerinduan akan rumah dan keluarga. Rumah memberi hal yang terkesan, ada rasa nyaman, dicintai. Merindukan rumah Tuhan, lebih tinggi lagi. Karena Tuhan adalah sumber yang sejati dan sumber pengharapan dan kesukaan. Khususnya jika khotbah dikaitkan dengan remaja, banyak remaja yang lebih suka keluar rumah, karena itu konsep rumah Tuhan sebagai tempat perhentian dan kasih dan pengenalan akan diri Allah perlu diperkenalkan.

? Pdt. Albert Rumbo
Bait Allah berkaitan dengan relasi dengan Kristus. Bagian ini bicara tentang relasi pemazmur dengan Allah. Hal ini sangat penting.
1. Sebagai orang percaya kita harus mempunyai hubungan / relasi pribadi dengan Allah.
2. Perbandingan hari, menyatakan pemazmur mungkin pernah mengalaminya, dan Kerinduan dan hadirat bersama dengan Tuhan menjadi hal yang dirindukan.
3. Kedekatan dengan Tuhan membawa orang datang ke Rumah Tuhan, orang yang datang ke rumah Tuhan belum tentu dekat dengan Tuhan.

? Ev. Okky
Suana ibadah yang membawa jemaat menghayati akan menghantar jemaat bertemu dan mengalami Tuhan. Bukan hanya pujian, dan bukan khotbah saja yang jadi prioritas, tapi keindahan dalam ibadah dan persekutuan dengan firman. John Pipper : Ibadah dapat berlangsung dengan baik dan indah, walaupun tanpa Tuhan. Hal ini yang perlu diwaspadai dan diperhatikan

? Pdt. Caleb
Pemazmur mengambarkan suatu jiwa yang memeliki kerinduan akan Tuhan,
Kita harus waspada jangan sampai hanya orang yang ada di luar, dan tidak mengalami persekutuan dengan Tuhan.
Gambaran 1 hari vs 1000, menyatakan bahwa ia merasakan anugrah yang luar biasa di dalam Tuhan
Hilang bukan hanya di luar tapi juga di dalam gereja, kalau tidak rasakan hadirat Tuhan ini adalah hal yang menyedihkan,
Pemazmur menyatakan akan berkat dan anugerah karena HADIRAT ALLAH,
2 macam burung;
Pipit (burung gereja). Dia bisa mendapat tempat di emperan, walaupun tidak layak, dia merasa nyaman dan tidak terusik. Melambangkan mereka yang sangat tidak dihargai, namun berharga di hadapanNya
Layang-layang, Tempat dimana Tuhan menjadi sumber berkat dan bagi keluarganya, baik tua dan muda. Kerinduan bagi seluruh keluarga
Kalau burung saja dapat, apalagi saya
Perjalanan ke sion, memperlihatkan air mata, dapat menjadi mata air, takkala mereka bertemu dengan Tuhan, yang menolong mereka menyelesaikan masalah. Allah sebagai Bapa yang menanti, yang memberi jalan dan memberi kekuatan. Sehingga umat merasakan bahwa Allah akan memberi bagi mereka yang mencari
Ada teologi perubahan / change, sedih/susah = jadi bahagia.
Jemaat harus mengalami keindahan datang ke rumah Tuhan, maka ibadah itu menjadi hal yang
7 macam kerinduan
1. Rindu akan Tuhan (maz 42, 143:6, 73:25)
2. Rindu Firman Lebih dari hidangan dan minuman (ayub 23:12)
3. Rindu akan Rumah Allah (tidak saja ada Allah, tapi juga ada Anak2 Allah, Maz 131:1, 16:3, 133) Perjumpaan tidak saja dengan Allah tapi keluarga Allah
4. Rindu Air Hidup (Yoh 7-37-38, Yoh 10:10)
5. Rindu akan keselamatan (Maz 119:81) dikaitkan dengan maz 91:16 (ada janji Tuhan, panjang umur untuk menyaksikan Karya Tuhan)
6. Rindu Pemulihan (maz 63:1) Habakuk 3:2
7. Rindu akan kedatanganNya yang ke-2 , 2 Tim 4: 6-8, (wahyu 22:20) berkaitan dengan janji Tuhan yang akan datang, maka orang-orang sungguh menantikan di tengah penderitaan dan kesusahan. �Aku datang segera�, �Amin� �Ya, Datanglah Tuhan Yesus!� Tidak ada istilah rindu, tapi penuh dengan kerinduan.


[1] Bdk Mazmur 84:11-13.
[2] Rancangan khotbah yang disusun oleh S. Conway dalam Pulpit Commentary.

Kamis, 27 Maret 2008

Jadikan Semua Bangsa Muridku

Jadikan Semua Bangsa Muridku.�
Matius 28:18-20; Ibrani 1:3

Tujuan : Amanat Agung Tuhan Yesus mengajak kita bermisi dalam misi-Nya. Menjadikan semua bangsa murid Yesus adalah tugas utama bagi orang yang sudah diselamatkan, namun bila masih ada yang belum diselamatkan, minggu PI harus menjadi pembaharuan hidup mereka.

1. Ev. Agus Setiyono

Mendapatkan kepercayaan adalah suatu kehormatan, apalagi jika yang memberi kepercayaan itu adalah seseorang yang istimewa. Kepada Yesaya Tuhan bersabda:�Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi." (Yesaya 49:6) dan kepada banyak para nabi Tuhan memberikan perintah bahwa anugerah Tuhan itu harus disampaikan kepada segala bangsa. Tuhan menghendaki supaya berita keselamatan itu disampikan kepada segala bangsa, bukan hanya kepada Yesaya saja Tuhan bersabda, tetapi juga kepada ke 12 murid, bahwa mereka akan dijadikan penjala-penjala manusia. Tidak heran bila perintah untuk memberitakan injil ini terkenal dengan sebutan Amanat Agung.

Para rasul dan banyak orang percaya menyadari bahwa tugas memberitakan Injil ini adalah panggilan istimewa, dan bukan sekedar pilihan alternatif, karena itu banyak para rasul yang menanggapinya dengan ketaatan yang luar biasa. Paulus tahu persis akan hal ini, dan ia menanggapinya dengan meninggalkan segalanya demi menunaikan tugas yang mulia itu �Tetapi apa yang merupakan keuntungan bagiku sekarang kuanggap rugi karena Kristus� (Flp 3:7), dan hasilnya nyata sekali; Injil masuk ke Asia, bahka sampai ke Eropa dan �ujung bumi� pun dicapai.

Berita Injil turut menentukan masa depan dunia, karena itu Iblis tidak tinggal diam, dia berusaha keras untuk menggagalkan amanat agung ini dengan berbagai cara dan tipu dayanya. Tetapi Tuhan tahu akan hal ini oleh karena itu Dia bersabda:"Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. � (Mat 28:18) ada kuasa yang Maha Tinggi yang menyertai tugas pemberitaan Injil ini, jadi tidak perlu takut dan yang perlu kita lakukan adalah taat; �Pergi, Jadikanlah, dan Baptislah. Kataatan ini harus kita kerjakan sekarang.

Kesadaran inilah yang menggerakkan Adoniram Judson untuk pergi ke Myanmar, William Carrey yang rela melupakan kenikmatan Eropa dan dengan berani menantang kehidupan keras di India waktu itu, juga Nomensen, bahkan Hudson Taylor dan masih banyak lagi orang-orang yang sadar betul akan Amanat Agung ini rela meninggalkan segalanya demi mencari jiwa-jiwa yang terhilang. Jutaan jiwa sedang berbaris menuju neraka, tiba waktunya untuk mengerahkan semua potensi guna melaksanakan panggilan yang mendesak dan istimewa ini yaitu Amanat Agung Tuhan Yesus. Amin.

2. Pdt. Albert

Injil Mat dimulai dgn kata Immanuel, tujuannya memenangkan umat. Ps 21 sudah dimulai tentang bagaimana penyertaan Tuhan dalam PI, tetapi pertanyaan janji penyertaan Tuhan dimana, jika Dia disalib, mati,dll.. Yesus menyertai ( ps 10 ), bahasa asli ego emi, aku ada, seorg penafsir menulis aku kita ada menyertai, jadi keberadaan kita ada diantara Allah dan menyertai, jadi kehadiran-Nya bukan sekedar memberitakan Injil, tapi penggenapan janji. PI ( Penginjilan ) membutuhkan kekuatan yang kuat, yaitu Roh yang beserta. PI tidak pernah lepas dari keberadaan Allah. Ada seorg yang bilang kalau mmg pasti janji Tuhan maka dia akan pergi menyeberangi sungai, lautan, gunung,dll, perkataan org kafir itu justru membuat org percaya terinspirasi untuk memberitakan Injil. Jgn sampai kita kehilangan fokus kita dlm kehidupan ini, yaitu pada Injil.

3. Ev. Dorothy Tong

Perintah utk PI ( Amanat Agung = AA ) : ditujukan utk org-org yang menyembah Yesus, org yg tidak mengerti keTuhanan tdk mampu PI. AA ini dengan kuasa dari bumi dan sorga, kuasa dr Tuhan, utk hadapi kesulitan. AA ini memerlukan aksi yang riil, bkn teori di meja, tapi aktif, objeknya semua bgs, dr wkt ke wkt. AA ini menjadikan semua bgs murid Yesus, bkn spt Farisi, mjd penganut mereka, tapi murid Yesus. AA ini berkaitan dgn grj, PI lalu dibaptis. AA ini hrs di follow up, ajarkan pembinaan. AA ini bersifat kekal, sampai akhir.

4. Pdt. Handy

Kaitan Injil ini yang penting menjadi pelaku Injil. 1. Org Kristen mjd contoh yg baik, menampakkan Kristus dlm diri. 2. Pemulihan. Mjd satu kesatuan. Di indo jk salah,dihukum,bebas stlh itu tergantung masa memilih. Tp dlm iman kita apakah ada pemulihan bg org yg berdosa, atau hukuman selamanya.

5. Ev. Agus Susanto

Kata murid itu penting, tergantung jg pada gurunya. Ada org yg belajar lulus krn gurunya mns. Tp dlm konteks ini murid Tuhan adalah selama-lamanya. Albert Sletzer menguasai musik, teologi, filsafat, pengetahuan luar biasa, tapi disebut liberal, krn tdk percaya Allah, tdk percaya mujizat, dia melayani org yang mengabdikan diri di dusun, luar biasa, tapi lulus hanya di level mns, tapi tdk lulus level mjd murid Yesus, belajar dari Yesus.

6. Ev. Badrin

Injil hrs diberitakan : 1. Paulus di Roma berkata tdk ada berita sepenting Injil, krn Yesus tlh mati bg mns. Sering berita Injil maknanya kabur, shg beritanya tdk tersampaikan. Terpesona dgn cara PI tp tdk pd inti berita. 2. PI tdk dpt hanya Injil tersampaikan, tapi hrs ada goal sampai org mjd murid Yesus, percaya, rela dibaptis, dan bgmn siap melakukan apa yg diajarkan pd mrk ttg Injil

7. Sdr. Candra

PI dipahami sbg bentuk kristenisasi, momok agama oleh org tidak percaya. Kmdn ada salah satu dosen STT tertentu di Jakarta yg memberikan pendekatan baru dalam mengintepretasikan nats ini. Teori ini disebut �Cognitive Dissonace�, yang menganggap nats ini adalah keputusasaan pada murid Yesus sehingga memberitakan Injil, tp ini pandgn salah. Mengapa PI 1. Krn Kristus tlh bangkit, yg pd mulanya murid2 terkejut saat Kristus mati,tapi kmdn bangkit. 2.Krn Injil menyelamatkan org. Khotbah Ev. Yanto dr Yak, Injil menyelamatkan dr maut, menutupi dosa, menyelamatkan dr iblis.

8. Pdt. Unandi

Kebangkitan Yesus wkt itu masih mjd kontroversi murid2, krn dlm dunia Yesus telah mati. Tapi 40 hari kmdn Yesus bangkit dan itu mjd fakta yg jelas. 1. bgmn murid2 melakukan perintah Yesus, dgn ketaatan pd Yesus ( ay.16 ), walaupun mrk sdg dlm msh ragu. Itu semua dilakukan krn dr sjk pertama telah diputuskan utk taat. 2. Yesus memberikan AA, disampaikan bhw dlm diri Yesus ada kuasa dr sgl kuasa yg mendasari pelaksanaan AA itu dan jaminan penyertaan Yesus sampai akhir zaman. 3. AA itu mrpkn isi hati Allah yg mjd tujuan utk hari esok mrk. Hidup ini utk mencr makan, uang, kerjaan, dll tetapi bgmn mengubah tuj hari esok mjd melakukan AA ini.

9. Sdr. Nathanael

Sblm mengabarkan AA mk hrs mjd murid yg baik. Sikap hati yg benar sgb seorg murid ( Yes 50:4 ). Ini adalah saatnya utk bertindak dan bergerak sbg utusan Kristus dgn membawa AA.

10. Pdt. Joseph Lin

Ay.17 ini penting, krn ada org yg menyembah Yesus ada yg ragu2. lalu Yesus memberitahukan siapa Dia, hrs melakukan apa, semangat AA, panggilan AA. Tdk melulu apa yg hrs dilakukan, ttp siapa Yesus, stlh Dia memanggil kita, apa kita bisa menolak. Panggilan adalah profesi, apa yg kita lakukan, tdk bs ditolah, beban AA itu apa ? kita memiliki hobi msg2, Paul Tillich Ultimate concern, apa yg mau kita lakukan, kl hanya spt pek sekuler akan lelah. Apakah AA dpt mjd beban kita, yang selalu ingin kita lakukan, penggenapan AA. Bgmn hati kita stlh melihat org membtuhukan. Tdk hanya melayani msy, mjd humanis. Yesus mengajar kita utk melakukan kebenaran. Kita mengajarkan apa yg Yesus ajarkan.

11. Sdr. Sin Han

1. Jadikan semua bgs murid-Ku, dgn Yesus mjd model. 2 Ay 20 agar anak2 Tuhan tdk mengajarkan yg bertentangan dr Yesus.

12. Ev. Arson

Buku Billy Graham : Yesus mempunyai 2 kata penting: datanglah, tiap org dtg menerima pembenaran, penyucian dan pergilah, utk mengajarkan org lain dtg pd Yesus. Khusus AA ini kt kedua, yaitu pergilah, agar murid2 pergi dgn jaminan / bekal. 3 bekal : 1. pergi dgn kuasa-Ku 2. pergilah dgn rencana-Ku 3. pergilah dgn penyertaan-Ku.

13. Pdt. Christiady

Kata yg plg direduksi, mjdkan murid, mjdkan org anggota, memp nama, dan tdk mjdkan murid Yesus. Dari 12 murid, murid yg gagal 1, Yudas. Harapannya bhw yg dibaptis minggu ini tdk hanya member tp jd murid yg sungguh.

14. Pdt. Samuel

Melihat konteks saat itu, kal perintah dan komitmen. Tulisan Richard neighbor, tjd pembaruan, dan tantangan pembaharuan itu. 1. Israel segala-galanya tapi skrg tidak 2. Pola hidup berdasar hukum taurat 3. Berita kebangkitan Kristus. Org Yudaisme tdk bs menerimanya. Situasi skrg adalah tantangan postmodernisme no absolute, no inherren meaning. Krisis ekonomi, tantangan pluralisme, ini merupakan tantangan dan peluang utk PI. Ada penelitian EDI bhw Indonesia tnyt msh byk yg buta huruf. Penyampaian Injil lewat pendidikan sangat bisa.

15. Ev. Chang Khui Fa

PI jaman skrg sulit, mengundang teman saja sulit. PI dan AA ini memang sulit, dan ruang lingkup kita semakin sulit, dengan perasaan ragu, takut utk bergaul dgn org non Kristen. Ada kehidupan kita yg kurang menyentuh org-org non Kristen. Kekuatan dosa agaknya memang kuat, sehingga tdk mudah utk melakukannya. Kapan PI, kemana PI, sgt sulit.

Jumat, 21 Maret 2008

Kemuliaan Paskah

Persekutuan Hamba Tuhan Rabu, 19 Maret 2008

Kemuliaan Paskah

Yesaya 52:13-53:11

Pdt. Yunedy

Salah satu tema penting adalah hamba Tuhan, hal ini diungkapkan oleh Yesaya dalam bentuk nyanyian yang terdiri dari empat bagian. Dari keempat nyanyian tersebut, dua nyanyian utama ditempati berturut-turut. Kedua nyanyian ini (Yes 52:13-53:11) menceritakan penderitaan dan pengangkatan hamba yang akan membawa damai dan menjadi bagi bangsa-bangsa, agar keselamatan dari Allah sampai ke ujung bumi.

Khusus dalam Yesaya 52:13-53:12, pemulihan pelayanan terletak dalam karya Hamba yang menderita. Segala sesuatu yang diterima oleh umatNya adalah anugerah milik mereka karena karya Hamba yang telah menggantikan mereka. siapakah hamba itu? Dia adalah Mesias yang dijanjikan. Mesias sang hikmat (52:13), kemuliaan dan kerajaan Allah takjub pada pemerintahanNya (53:1-2). Ia ditinggikan ustru setelah ditolak oleh dunia ini (3-4) dan setelah menderita demi orang lain. penderitaanNya menggantikan mereka merupakan ketaatan total kepada sang Bapa (7) Ia mati karena Bapa menghendakinya (10). Melalui ketaatanNya dan kematianNya, hamba itu memperoleh kekuasaan, kemuliaan, dan kerajaan. Semua berkat perjanjian terjamin di dalam Dia (10-12), melalui Dia banyak orang akan dibenarkan dan dimuliakan (11).

Nyanyian ini menubuatkan akan kedatangan Mesias yang digenapi dalam diri Yesus Kristus yang mengatakan bahwa Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberi nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang. Dengan perkataan ini Yesus menyamakan diriNya dengan hamba yang melayani serta memberi nyawanya sebagai tebusan bagi banyak orang.

Paskah adalah hari raya Kristen yang mulia. Kaisar Contantinus menjadikan hari Paskah sebagai permulaan tahun, dan dipakai di perancis hingga abad ke 16. Paskah ini dinyatakan dalam beberapa aspek, antara lain:

  1. Kristus rela menderita karena dosa-dosa kita
  2. Kristus mati dan bangkit supaya kita mati dalam dosa dan bangkit hidup baru bersama Kristus
  3. Kristus mengembalikan citra Allah bagi yang percaya padaNya menjadi manusia yang mulia

Pdt. Handy

Sedikit perhubungan dengan peristiwa perbudakan Israel di Mesir, melewati laut merah, kematian Kristus. Ada beberapa hal:

  • Paskah ini mulia, sebab paskah tersebut menghukum (bagi yang tidak percaya) dan menunjukan keseriusan Allah
  • Paskah yang menunjukan pada penyelamatan dan pembebasan
  • Paskah yang menggoncangkan; ketika Kristus di atas kayu Salib memberikan goncangan dalam gejala-gejala alam, menyembuhkan; maksudnya bilur-bilur Kristus yang memberi pemulihan bagi orang percaya
  • Paskah yang menguatkan kita, dimana Kristus tahu bahwa jalan salib adalah satu-satunya jalan bagi diriNya. Tidak heran jika Kristus memberikan gambaran akan teladan bagi orang percaya yang hidup dalam penderitaan

Ev. Agus Susanto

Ibrani 1:3, berkaitan dengan kemuliaan Paskah, penulis Ibrani menuliskan kontain padat.

Ada tiga pesan yang hendak dideskripsikan oleh penulis Ibrani, antara lain:

a. Communicate. Maksudnya tidak berdiam diri, pasif, membiarkan. Allah adalah Allah yang membuka diri sehingga kita dapat mengenal Dia.

b. Communicative. Memakai metode dan bahasa yang dapat dimengerti manusia. berkali-kali dan dengan berbagai macam cara

c. Communicable. Allah yang disampaikan / diteruskan / dibagikan lagi


Ev. Ong Sie Kok

Kitab Yesaya ini menceritakan dimana Kristus melihat kemuliaan Allah. Biarlah pada Paskah kali ini tiap kita serta jemaat dapat melihat moment ini sebagai suatu yang clear, dimana tiap kita dapat melihat segala sesuatu menjadi bersih dalam berbagai tantangan atau pun masalah.

Ev. Henky Suciadi

Hidup merupakan suatu pembuktian akan kehadiran Allah. Kemuliaan Paskah mempunyai tiga point, antara lain:

  • Penegasan kepastian akan pribadi Allah sendiri dimana Ia sendiri adalah Allah yang berinkarnasi menjadi manusia
  • Penegasan kemenangan bagi Tuhan yang memberi pelepasan atau kemenangan dari kuasa dosa
  • Penegasan Kristus adalah jawaban terhadap prioritas hidup, pembentukan diri, dan persembahan hidup yang terbaik

Pdt. Gideon Ang

Paskah di dalam Perjanjian Baru merupakan saat dimana Kristus melewati kematian. Maka paskah merujuk pada kebangkitan Kristus, bukan kematianNya

Ada lima poin:

  • The Glory of The Christ. Kata kunci dalam ayat ini terdapat kata �He� sebagai penekanan khusus terhadap subjek pembicaraan
  • The Glory of The Cross. Kata kuncinya �the Suffering Servant�, atau hamba yang menderita karena salib
  • The Glory of The Truth. Kitab Ibrani menjelaskan secara gamblang, dimana kebenaran dinyatakan dimana Kristus bangkit
  • The Glory of The Life. Hal ini dijelaskan dimana terdapat kasih Kristus dalam kematian dan kebangkitanNya memberi hidup bagi orang percaya
  • The Glory of The Grace. Adanya pembenaran bagi orang percaya saat Kristus bangkit

Pdt. Caleb Tong

Kristus datang untuk mengenapi janji dari Adam pertama, dan Ia sebagai Adam kedua dimana mengalami kemenangan atas maut. Dalam hal ini terdapat dua nats. Pertama kitab Yesaya tentang penderitaan Hamba, dimana Kristus menderita bagi manusia serta menjadi esensi riil bagi ciptaan Allah. Ada beberapa makna dalam Yesaya 53:11, antara lain:

1. Salib, Ia mati menebus dosa

2. Kubur Kosong, Dia bangkit membenarkan yang percaya

3. Tahta, Ia menang dalam misis penyelamatanNya

Kedua, Ibrani 1:3 menyatakan:

1. Dia �Being the Brighteness of This Glory� � Out Shining, Reflection, Emanation

2. Dia �The Expreso Image of This person� � Image of his substance, representation of Gods very being, a flawless expression of the nature of God

Hal itu terjadi dan terbukti pada Tubuh kebangkitan yang lebih dari alamiah � yaitu dalam tubuh rohaniah � yang kelak kita juga akan ditepati. Ada beberapa hal tentang kebenaran ini:

a. lemah menjadi kuat

b. kebenaran menjadi tidak binasa

c. kehinaan menjadi kemukaan

The Glory of Ester � kemuliaan paskah adalah dasar iman, sebuah harapan dan kekuatan kasih yang sempurna. Maka, tatkala Tuhan Yesus jadi buah sulung kita akan sama seperti Dia. Oleh karena itu kita perlu hidup dalam kemuliaan kuasa kebangkitanNya � hidup lebih indah, agung mulia (Brilliance, Grandure, Manificiene, Majesty, Splendor, Radiance = memantulkan kemuliaan Allah, Reflection = Refleksi akan kemuliaan Allah.)

Agar Kristus puas atas karaNya dalam menyelamatkan, membenarkan dan memperkenankan kita.

Minggu, 02 Maret 2008

Mengapa Mengasihi dengan Sungguh?

Mengapa Mengasihi dengan Sungguh

Yud 1: 17-25

Pdt. Unandi T

Yudas memberikan satu pedoman bahwa keputusan untuk menjalankan hidup yang suci dan benar harus dibangun di zaman yg bobrok. Menceritakan bahwa manusia pada zaman akhir mengalami hawa nafsu yang bebas untuk dilakukan tanpa malu dan tanpa batas. Saat ini manusia suka sensasi, suka cerita-cerita baru krn itu media informasi yg ada di tengah kita menyediakan ini semua. Mns berusaha utk melakukan segala sesuatu supaya ada cerita yg bisa diceritakan dlm hidup mereka. Masy sdh tdk peduli dan kehilangan standar yg paling dasar yaitu rasa malu. Penjara, pengadilan, demo sdh tdk sanggup mengerem keinginan bejat manusia. Yudas ingin mendorong bahwa situasi sdh diprediksi para nabi mengenai apa yang akan terjadi dan ini bukan ramalan kosong tapi suatu fakta di depan mata, krn itu Yudas menasehati mulai ayat 20-23: Bangun diri sendiri di atas dasar iman yg paling suci. Standar moral bukan dari dunia tapi dari Firman Tuhan dan ketaatan mutlak pada pimpinan Roh Kudus. Dunia sdh terkontaminasi dengan ajakan: Ayo kamu bisa, sehingga semua orang bisa berbuat dosa, ditambah lagi ajakan: Siapa takut? Yudas menasehati: membangun diri sendiri di atas iman yang paling suci, kita ada di dlm medan perlawanan terhadap ajaran palsu, yg tidak mempan hanya dengan argumen saja, tp hanya bisa dilawan dengan kebenaran hidup yg sejati yg berdasar Firman dan ketaatan pd Roh Kudus.

Pdt. Handy K

Mengapa harus mengasihi dgn sungguh?

  1. Krn dunia memerlukan kasih, suka dan mengiyakan diri terlibat dlm keinginan duniawi. Kasih Golgota adl kasih yang menyelamatkan.
  2. Krn kasih itu menyelesaikan banyak masalah. Kasih bisa menutupi kelemahan org lain, mengampuni, mengangkat akar kepahitan dll.
  3. Kasih menjadi perekat, orang yang ribut dgn kasih bisa berbaikan.
  4. Kasih adl stigma org percaya, apa ciri2 org Kristen? Kasih yg ilahi, kasih agape. Spt mercusuar yg terus bersinar.
  5. Kasih bisa menjadi dingin, kalau garam sdh tidak asin akan diinjak org. Bgmana harus pertahankan untuk memberi pengaruh kepada dunia sekitar kita.

Sdr. Candra

Yudas mau menasehati org percaya yg hidup di akhir zaman. Akhir zaman adl kondisi yg kacau, org yg cinta ketidak benaran, zaman yg bengkok, zaman yg penuh dgn dosa. Ditengah hal inilah Tuhan masih mau menyatakan kasih-Nya melalui org percaya. Ini adl tugas kita untuk menyatakan kasih.

Sdr. Sin Han

Yudas mengungkap bahwa pengejek sdh ada di tengah org percaya. Hidup mrk sangat kacau. Surat ini menyatakan bahwa anak2 Tuhan membangun diri sendiri dan mengingatkan teman2 utk hidup dlm Tuhan.

Ev. Ong Sie Kok

M-150 Ayo kamu bisa! dan Siapa takut? juga bisa menjadi pedoman orang percaya: Siapa takut hidup kudus? Ayo kamu bisa hidup kudus! Org yang kudus makin kudus, yang cemar makin cemar. Ada juga istilah Enjoy aja untuk menghadapi org yg serigala bulu domba, kita santai aja jangan sampai tercemar. Bagi yang masih bisa diselamatkan kita tunjukkan belas kasihan, yang terus menolak kita serahkan kepada Tuhan. Harus menyelamatkan mereka seperti dari api.

Pdt. Caleb Tong

Mengasihi dgn sungguh dlm konteks eskatologi maka dunia kita adl dunia yang gelap, kita akan memasuki PMPI maka tema ini diangkat.

Salib selalu terbentang memisahkan antara orang yg keras hati dan orang yg bertobat, ada iman, kasih, harapan, tp Yudas tambahkan doa. Kalau bangun di dasar firman paling suci yaitu firman Tuhan, kalau dipelihara dlm kasih kita bisa menyatakan kasih, dlm menantikan Tuhan kita perlu berpengharapan dan perlu untuk berdoa. Dlm menghadapi pencemooh dan tekanan jaman ini bagaimana kita bisa menghadapinya? Harus Jump out of the box. Kita kalau tidak merasa lebih bangga dari mereka pencemooh maka tdk mungkin kita hidup. Kita tidak boleh tenggelam bersama dalam dunia ini maka kita menghadap pd dunia akan datang. Saat ini banyak org dlm penderitaan, belas kasihan harus dinyatakan dari kasih yg murni. Waktu mengasihani org harus hati2, menurut Yohanes kasih tdk ada takut, kasih yg sempurna membuang takut. Kenapa Yudas menyatakan harus mengasihi org dgn rasa takut? Krn kita punya kewaspadaan dan kepekaan memohon pimpinan Tuhan. Don�t play as Savior and Judge. Menolong org sakit jangan merasa hebat, bisa tertular.

Ilustrasi post man: seorang isteri yang menunggu surat dari suaminya di medan peperangan, tp karena surat tdk datang-datang, maka isteri jatuh hati pada senyuman Mr.Post Man, karena tiap hari tanya: Ada surat tidak?

Saat menolong org mesti ingat bangun diri dlm kesucian, krn jika tdk kuat maka bisa menjatuhkan kita.

Pd saat ada org tdk hiraukan Firman, tp ada yg butuh Firman juga, maka spt menjulurkan tangan ke dalam api. DL Moody berkata: Kalau hatimu tdk lebih panas dari api neraka maka engkau tdk mungkin memenangkan seseorang dr api neraka.

Konklusi di ayat 25 yg bisa pelihara kita adalah Tuhan satu2 juru selamat yg Maha Esa di dlm kemuliaan-Nya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India