Minggu, 27 Juli 2008

Lancar Berkarya

Mazmur 1

1.Merupakan mazmur pengajaran yang mengungkapkan semangat dan spirit bagi orang yang percaya kepada Tuhan:
Hidup kudus orang benar tidak ikut dengan orang pasif
Hidup progresif tidak sengaja bergabung dan diasosiasikan dengan orang berdosa, tidak mau terhitung dalam pencomooh. Kata pencemooh yang merupakan kejahatan manusia.
Hidup saleh. Suka dan bahagia akan firman Tuhan serta merenungkannya siang dan malam. Merenungkan berarti terbiasa secara terus menerus sehingga hidup
Hidup dalam posisi yang benar. Ditepi aliran air=membelah, membagi. Suatu system irigasi yang baik, tanah subur dan tumbuh, berbuah.
Hidup berhasil. Orang saleh berhasil dalam semua yang dikerjakannya ?I Tim 4:8, walaupun banyak menghadapi tantangan.

2. Judul perenungan: �Kebahagiaan orang yang hidup benar dimata Allah� Makna dari kesuksesan itu adalah kebahagiaan dalam hidup ber Rumah Tangga.
Ada tiga kunci hidup lancar dalam berkarya:
Berjalan, (perbuatan)
Berdiri (pendirian)
Duduk (pergaulan)
Kesukaannnya ialah berarti kecenderungan hatinya, dalam hal Rumah Tangga dan pekerjaan kecenderungan hatinya kemana? Contoh dari Alkitab:
Raja Hizkia pada waktu sakit mengingatkan kembali tentang hidupnya yang setia dan tulus hati dan hidup yang benar di mata Tuhan. Maka Tuhan berkata �sesungguhnya Aku memperpanjang 15 thn lagi� mengapa? karena ia berjalan, berdiri dan duduk dalam taurat Tuhan.
B. seperti pohon yang ditanam,(berakar) berbuah (berhasil) tidak layu (bertahan) ayt 3: apa saja yang diperbuatnya pasti berhasil.
Penutup: Kolose 2:7 hendaklah kamu berakar di dalam Dia, dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepada mu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

3. Manusia Berkarya = menghasilkan sesuatu dari apa yang ada di dalam diri manusia tersebut. Dalam berkarya manusia dituntut untuk dapat terus lancar dan mempunyai makna/ arti, dan disanalah kebahagiaan atau kepuasan manusia dalam berkarya.
Ayt 3:
pohon yang ditanam ditepi aliran air= berada ditempat yang tepat, maka ia terus selalu bertumbuh.
Tepat waktu, Menghasilkan buah pada musimnya= tepat itu penting agar tidak terlambat atau kecepatan.
Tepat guna=manfaatnya dirasakan bagi sekitarnya.

4. Allah yang menciptakan segalanya, Ia tetap berkarya di dalam RohNya, sebagaimana karya terbesarNya melalui Kristus.
Siapa orang yang berbahagia? Mengapa bahagia, untuk apa?
1-3 ? siapa yang berbahagia:
Yang tidak bergaul dengan orang fasik tidak malas, dedikasi, mempunyai kerinduan. Tahu makna dan tujuan hidupnya serta konsisten pada pendiriannya
Mengerjakan sesuatu dan berinisiatif sehingga menikmati di dalam Tuhah dan untuk Tuhan, tanpa mengenal lelah, siang dan malam.
Seperti pohon yang tumbuh, tidak putus asa dan mempunyai spirit serta motivasi dalam pekerjaan Tuhan.
?Orang yang tidak tahu dan tidak mmiliki tujuan hidup, tidak memiliki visi dan rencana dalam proses keberhasilan hidupnya. Akibatnya orang ini miskin secara rohani dan jasmani yang mereka menuju kebinasaan.

5. Siap bergaul dengan firman Tuhan yang senang dengan Firman Tuhan. Tuhan Yesus tidak mengambil jurusan fisika dan lain-lain tetapi taurat. Sekolah sekarang mengambil kejuruan kebanyakkan agama atau filsafat agama. Bahkan Paulus berkata bagi orang yang mengunjunginya bahwa kitab, perkamen.
Dukungan dari lingkungan. Punya zona yang baru, seperti lois dan timotius. Jadi dukungan itu penting untuk kesuksesan. Yitro mendukung Musa, Daud dan Yonathan.
Seperti pohon yang ditanam ditepi aliran air. Siap berkarya bersama dengan Tuhan. Ayub bergaul dengan Tuhan sehingga ia tetap dengan Tuhan apappun yang dialaminya. Yusuf juga menyertakan Tuhan dalam hidupnya.

6. Dua jenis manusia : Orang fasik dan orang saleh
Ciri orang Saleh: kebenaran, kasih, ketaatan pada Firman Allah dan pemisahan dari persekutuan dengan dunia.
Ciri orang fasik: tidak dapat bagian dalam kerajaan Allah (I kor 6:9) Ia akan dihakimi dan binasa.
Bagaimana caranya untuk mencapai kelancaran dalam berkarya?
Memiliki hasil akhir yang berbeda, diberkati dan dihakimi.
Kelancaran berkarya/kebahagiaan/berkat= tidak selalu berbicara tentang materi.
Ada perbandingan antara orang benar dan orang fasik. Antara pohon dan sekam.
Ayt 5= tidak tahan dengan penghakiman
Ayt 6= Tuhan mengenal jalan orang benar dan fasik, bukan hanya materi tetapi ada kebinasaan dan hidup kekal. Jadi bukan hanya materi. Seperti sekam tidak memiliki kualitas. Mereka tidak memiliki jaminan hidup.
Bagaimana cara mencapai kelancaran:
Berpaling dari hidup berdosa (sama dengan keluaran 20) suatu peningkatan pikiran jangan dengar orang fasik, tetapi taurat Tuhan. Setelah itu bahkan tidak menyetujui orang fasik. Tidak duduk, tidak mengimplementasikan nasihat org fasik.
Harus membangun hidup disekitar FA �tetapi� orang yang dberkati Tuhan bukan hanya berpaling, tetapi juga membangun hidupnya di dalam Tuhan. Maka itu mereka merenungkan FA siang dan malam sehingga membentuk dan membuat mereka berhasil seperti pohon yang ditanam ditepi aliran air. Sehingga mereka berhasil, tidak berarti tanpa kendala, tetapi tetap hidup didalam Allah. Tidak layu daunnya, berbuah dan berhasil.
Memiliki hidup yang berpaling dari dosa.

7. Gaya hidup (1-2)
Gaya Pikat (3)
Gaya sukses (4-6)
Lima faktor yang menyebabkan kegagalan: malas, tidak tahu, tidak mampu, tidak puas, tidak bersyukur.
C. swindol; ? melakukan hal2 yang benar berarti menjalani hidup sesuai dengan arahan dan prinsip2 yang termuat di dalam ke 66 kitab dalam alkitab tanpa kompromi.

8. Ayt 1= tidak ada orang yang lancar tanpa disiplin. Yaitu prinsip hidup. Sekalipun ia berada diantara orang-orang yang tidak mengenal Tuhan karena ia mempunyai disiplin dan prinsip.
Cakap menangkap setiap kesempatan? merenungkan taurat Tuhan siang dan malam. Bergaul dengan Tuhan, tanpa Tuhan ia tidak sanggup orang-orang fasik.
Ayt 3= segar, kuat dan berbuah.

9. 2 macam orang, orang benar menuju kepada kehidupan yamg kekal tetapi sedikit orang yang melaluinya, fasik menuju kepada kebinasaan tetapi banyak orang yang melaluinya. Mat 7
Pola hidup ada 2. Jalan hidup orang benar itu kesukaannya taurat Tuhan dan orang fasik sebaliknya.
2 macam hasil karya: orang benar apa yang dilakukannya selalu berhasil dan orang fasik seperti sekam hasil karyanya akan terbuang.

10. negotum cum deo = setiap kehidupan orang benar berurusan dengan Tuhan. Dealing with God. Pusat kehidupan orang benar adalah Tuhan maka Tuhan itu yang melihat jalan orang benar.
Sejahtera (Prosper) lawan dari kebinasaan (Perish).

11.
Prosper ada 6:
1. Kerohanian
2. Emosi? puas
3. sehat ? tidak sakit2an
4. family dari generasi ke generasi
5. relasi teman yang ada bersama kita disaat2 sulit
6. materi

12.Mazmur ini puisi mempunyai koor: Tuhan mengenal jalan orang benar, berarti detail dari rahim, lahir, besar, pekerjaan semuanya terbuka, tidak ada yang tersembunyi. Tidak ada hal yang dimana Tuhan tidak mampu mengungkapkannya. Kalau Tuhan itu mengenal, maka kita harus hidup yang benar, bukan fasik. Disanalah kita menemukan sumber kebenaran yang akan menopang kehidupan. Ketika Tuhan mengenal jalan hidup orang benar:
Dia akan tahu cara hidup dan jalan org benar (tidak berjalan, berdiri, duduk) menunjukkan kepada aktifitas daripada orang benar itu. Kita tidak mungkin menghindari orang-orang fasik dalam dunia ini, mensterilkan diri dari kondisi dunia yang berdosa. Ada pembantu yang menerima bantuan langsung untuk orang miskin, mestinya rp.150.000 tetapi ia hanya mendapat rp.60.000 ini kondisi hdiup dunia. Disekitar kita selalu ada aktifitas berdosa tetapi orang benar harus memiliki hidup yang berbeda.
Tuhan tahu apa yang menjadi kesukaan kita ? memiliki inti kehidupan itu pada firmanNya, dimana seseorang menemukan sumber kehidupan yang abadi. Sama seperti tikus mati dilumbung padi, kadang-kadang orang Kristen yang hidup dengan Firman Tuhan tiap hari malah tidak hidup dalam firman Tuhan. Tidak menjadi makanan dan air itu. Seorang Pendeta yang ditelpon oleh jemaatnya, alkitab itu penting bagi jemaatnya, tetapi ternyata alkitab itu berisi kaca mata baca. Terkadang kita hanya berbicara tetapi tidak mengalaminya.

13. kebahagiaan yang di kaitkan dengan Tuhan:
Pohon yamg tumbuh, kuat, sehat, teduh dan berbuah sehingga tidak sia-sia.
Sekam itu pernah hidup tetapi tidak lagi berisi. Tidak punya nafas hidup dan tidak berhasil, sama dengan orang terusir dari Eden bekerja dengan sengsara, menderita.
�Tuhan Tahu� orang yang sengsara memerlukan Tuhan.
Karena Tuhan tahu kehidupan setiap orang. Maka orang benar ia seperti pohon yang tumbuh selalu memerlukan 4 hal utama:
Oksigen/udara
Tanah yg subur
Air yg cukup
Matahari
Dan keempat itu adalah ANUGERAH TUHAN bukan karya kita tetapi antara usaha manusia dan berkat dari Tuhan.
Blessed dalam bahasa mandarin:
Berkat=lengkap. Tidak separuh untuk melengkapi seluruh aspek hidup kita. Jasmani, jiwa. Sendiri dan masyarakat. Yakobus berkata orang yang bertahan dalam sengsara berarti tidak kurang apapun dalam hidupnya.
Bagaimana hidup seperti pohon dan bukan sekam.
Lancar dalam berkarya:
Firman
Kebenaran
Berkat
Kepuasan
Hidup dalam Tuhan
Dalam peribahasa mandarin: salah menikah dengan seorang laki-laki yang tidak benar (bagaikan serigala) laki-laki kalau salah dalam karyanya maka ia tidak menghasilkan apa-apa dalam hidupnya.
Hidup ini bergerak dari ? arah ke ?gaya ke ? karya supaya kita menjadi orang berhasil.
Kalau ke Gereja untuk pelayanan sebagai hamba Tuhan jangan hanya memandang orang kaya dan berduit tetapi setiap orang sama di hadapan Allah. Kunjungilah dalam pelayanan kepada Tuhan: orang miskin 3 kali, dan orang kaya 1 kali. Berkat yang besar adalah diberkati untuk menjadi berkat bagi orang lain. Maka itulah arti kesuksesan.
Ada dua macam binatang lambang panjang umur:
Kura-kura ? jangan takut kalau lambat karena yang paling penting adalah tetap sampai dan selesai.
Bangau ? berdiri dengan satu kaki, ia telah melatih berdiri tegak dan tidak takut dengan situasi angin kencang, karena kakinya nancap di dalam air.

Lancar berkarya adalah berkat anugerah Tuhan semata-mata. Istilah berkat mengandung arti lengkap tak kurang satu apapun jua, kesempurnaan yang diberi oleh Tuhan mencakup segala aspek hidup, baik jasmani maupun rohani. Dalam minggu PI ini orang yang hadir memiliki pola tata cara hidup yang berbeda namun tidak semuanya berhasil memuaskan. Itu sebabnya mengajak mereka kepada Tuhan menjadi penekanan utama bahwa hanya orang yang : Hidup dalam Firman, hidup dalam kebenaran, hidup dalam anugerah, hidup dalam kasih, hidup dalam berkat dan hidup dalam kepuasan adalah orang yang berani hidup dalam Tuhan, mereka tidak lagi hidup dalam anthropocentris melainkan Theocentris karena Tuhan adalah sumber dari segala berkat dan anugerah. Bagaikan aliran air yang segar memberi hidup kepada manusia.
Tidak berjalan menurut nasehat oramg fasik, tidak berdiri dijalan orang berdosa dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, adalah sikap pasif terhadap tawaran dunia, namun kesukaannya ialah taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam adalah secara inisiatif, positif dan aktif dalam kehidupan yang saleh.
Dalam Mazmur 1 ini, pemazmur memberi 2 gambar yamg sangat berbeda tentang pola tata cara hidup orang yang beriman yaitu pohon dan sekam, pohon yamg ditanam ditepi aliran air menghasilkan buah pada musimnya dan yang tidak layu daunnya, apa saja yang diperbuatnya pasti berhasil dan gambar kedua ialah sekam yang enteng, ngambang, kosong dan tidak berguna, tidak terarah, tanpa berkarya tidaklah ada arti hidupnya; pohon membutuhkan air yang bersih, udara yang segar, sinar matahari yang cukup dan tanah yang subur, kesemuanya ini adalah berkat yang diberi oleh Tuhan, sesuai dengan hukum alam dalam keadaan normal benih yang hidup akan bertumbuh menjadi besar bagaikan pohon yang berbuah dalam pemeliharaanNya, tetapi sekam tidak karena sekam pernah hidup dan tidak lagi sekarang, itu sebabnya kita perlu membawa kembali yang hadir untuk bertemu dengan Tuhan pencipta, pohon selamat dan sumber berkat, agar mereka dapat menjadi ciptaan baru untuk menempuh hidup bersama Tuhan.
Kalimat Tuhan mengenal jalan orang benar bermaknakan Tuhan mengetahui betapa sulitnya hidup manusia dalam dunia sementara ini, Tuhan tahu jerih payah jatuh bangun hidup kita, namun setiap pergumulannya pasti ada perhatian khusus dari Tuhan membawa kita kepada suatu kesuksesan yang bernilai tinggi agar Tuhan dimuliakan karena apa saja yang dibuatnya pasti berhasil karena Ia adalah penyempurna iman kita. ***

Jumat, 18 Juli 2008

Sukses Terpesona

Sukses Terpesona

Kej 26: 18-33

  1. Air adalah unsur kehidupan yang penting. Apalagi bagi dunia Timur tengah yang curah hujannya rendah. Dewa-dewi kesuburan dihubungkan dng air, Baal misalnya adalah dewa hujan/kesuburan. Memiliki air berarti memiliki berkat. Ishak sungguh diberkati Tuhan, sumur mati yg dia buka pun masih ada air. Ishak adalah orang yang diberkati Tuhan. (ay.3,12,24,29: janji dan realisasi berkat Allah atas Ishak). Namun dlm proses itu, ia dihambat manusia (Ay.15, 16; 20/21). Akan tetapi, ia Tuhan gantiDiberi jalan oleh Tuhan (Ay.22; 32 kembali apa yang diambil manusia).Pada akhirnya orang yang diberkati Tuhan, akan Disegani manusia (Ay.28-29) karena ia mengandalkan Tuhan.Berkat datang dari Allah / Tetapi tantangan selalu ada.Biar susah tidak menyerah / Asal pada Tuhan berserah Sumur buntu diubah jadi sumur melimpah. Berkat datang dari Allah / Kalau bukan kehendakNya Jerih lelah apapun juga / hasil tidak akan ada. Kalau sudah kehendakNya / Dihambat segala cara, tidak bisa dicegah.
  2. Apakah Ishak marah ketika haknya dilanggar? Apakah ia punya kekuatan untuk melawan? Ay 27: setiap manusia punya kekuatan untuk marah tetapi Ishak mengontrol kemarahannya. Misi adalah mendemonstrasikan kekuasaan Tuhan. Ayat ini mendukung pernyataan ini.
  3. Hidup Kristen bukan hidup yang selalu mulus. Pimpinan dan penyertaan Tuhan bukan berarti tidak ada masalah. Seringkali sekalipun pimpinan Tuhan sudah jelas, Ia tetap memberikan kita kesulitan agar kita semakin bersandar kepadaNya. Mari kita mengerjakan sesuatu di dalam pimpinan Tuhan, berjalan di dalam pimpinan Tuhan memberikan kita keyakinan akan pernyataanNya, sehingga hasilnya: kita tidak perlu bersungut- sungut, memiliki kekuatan untuk menanggung penderitaan, memiliki semangat untuk terus bekerja. Mari kita bersyukur dan mengakui Tuhan dalam setiap pencapain kita. Berjalan di dalam pimpinan Tuhan membuat hidup kita menjadi kesaksian yang baik bagi orang lain. Nama sumur menyatakan kepemilikannya:

a. Esek : perselisihan , penindasan

b. Sitna: permusuhan, suka mengajar

c. Rehobot: kebebasan , luas, lapang

d. Syeba: sumpah ( bahwa Allah menjadi hakim untuk menghukum pihak yang jahat).

  1. Seseorang yang bernama He Ah Lee/ sejak lahir cacat hanya memiliki 4 jari. Tidak punya tempurung lutut, menderita down sindrome. Sejak kecil sudah ditinggal mati ayahnya. Dirawat oelh ibunya seorang perawat. 6 thn belajar piano untuk menguatkanjari �jarinya. Sejak itu piano menjadi sahabatnya dan menjadi seorang pianis cacat yang terkenal.. Dari cerita ini, sukses bukan memiliki kekayaan melimpah. Sukses adalah ketika seseorang berhasil mengatasi rintangan dang menggapai cita2nya.
  2. makna teologis perjanjian � eksistensi Allah

1. Bukti ay 27 satu pengakuan bahwa Ishak adalah umat pilihan Allah ( Intervensi dan berkat Allah)

2. Berkat ay 29 bukti berkat Abimelek mengakui pemeliharaan.

3. Takut akan Tuhan- abimelek bukan takut kepada Ishak tetapi kepada Tuhan.

6. outline Kotbah

1. Mengerti makna sukses � bersifat pada kemampuan diri tetapi juga melibatkan Tuhan

2. tujuan Sukses � membagi berkat kepada sesama

3. Sumber Sukses_ ay 26 Tuhan mengingatkan bahwa Tuhan lah sumber segala sukses Ishak karena Tuhan yang memberikan segalanya bukan karena jerih payah

7. Kunci sukses

1. Ia disertai Tuhan ( ay 23,28)

2. ia setia dan taat kepada Tuhan (2,3,6)

3. Ia tekun dan rajin ( 12,18)

4. Ia hanya bersandar kepada Allah

a. Ditunjukan dengan sikap mau mengalah( 17,20,21,23)

b. ditunjukkan dengan sikap mengasihi dan mengampuni para musuhnya ( 16. 26-31)

8. Ilustrasi kecil dalam tema

Dunia sedang menawarkan fenomena � HOW TO� menjadi sukses. Teori motivasi ini memacu orang untuk mencapai sukses dengan intsan. Seorang motivator Tung Desum Waringin selalu mengajak peserta seminarnya untuk mengucapkan slogan� Semangat�. Memang, sebagian orang pun terpacu untuk bangkit untuk mencapai sukses. Cara2 motivasi seperti ini memacu adrenalin manusia untuk bangkit, tetapi ada sisi negatifnya: egosentris. Dalam pandangan dunia mingkin itulah sukses. Menurut Charles Swindol: seorang sukses adalah seorang yang menempatkan otoritas Tuhan didalam seluruh aspek kehidupannya.

9. Seorang jemaat menikah dengan orang yg berlainan agama. Ketika sang Isteri percaya, mereka di usir dari keluarganya. Keluarga ini mengalami kesulitan ekonomi. Suatu hari seorang teman menawarkan sebidang tanah di hutan. Sang suami membawa isterinya untuk melihat tanah ini berharap tanah ini bisa menjadi tempat berteduh bagi mereka. Tetapi sang isteri mengeluh dan tidak mau tinggal di sana. Melihat reaksi isteri, bapak ini tidak menyerah, ia mulai menyisihkan hasil jerih payahnya untuk membangun rumah di tanah itu sedikit demi sedikit sampai akhirnya menjadi sebuah rumah. Sang isteri dibawa untuk melihat dan ia menerima hasil jerih payah suaminya. Sampai sekarang mereka masih diberkati oleh Tuhan dengan limpah.

10. Zaman sekarang yang miskin menjadi marginal, tetapi zaman itu justru yang kaya yang menjadi marginal.

Ishak bukan seorang yang mempertahankan haknya sampai bertarung, meskipun ia diusir, ia mengalami sikap iri hati, tetapi Ishak tahu bahwa berkat itu datangnya dari Tuhan.

Ia melihat bahwa Tuhan adalah pembelanya. Menjadi pegangan bagi kita bahwa apapun yang kita alami, diperlakukan apapun, dihalangi oleh siapapun, dalam sukses kita ada orang yang iri hati, jangan menyerah karena Tuhan adalah pembela bagi orang yang bergantung kepadaNya..

11. Ayat 25 membangun sebuah altar, dimana Tuhan disebut, di panggil. Menunjukkan bahwa Ishak itu sangat bergantung kepada Tuhan. Dia sangat berharap kepada Tuhan, ia tahu bahwa apa yang dialami itulah kehendak Tuhan. Ketaatan kepada Tuhan adalah suatu yang sangat penting dari Tuhan.

12. Sukses itu bergantung dari Firman Tuhan, Yesus mati di salib, Paulus memberitakan Injil. Perjalanan hidup dari tokoh2 alkitab maupun dunia. Abraham Ishak. Anak ini sangat meneladani ayahnya, imannya sekokoh Abraham. Diwariskan lagi kepada Yakub dan k e 12 anaknya. Cara abaraham berpisah dengan lot juga diteladani oleh ishak, ketika ia didesak ia tidak pernah melawan karena ia tahu berkat itu datangnnya dari Tuhan. Belajar dari masa lampau, sekarang, dan yang akan datang. Kita perlu belajar dari sebuah history, kita perlu mengestafetkan iman yang benar. Dunia sekarang ini kita perlu tahu apa yang terjadi, kalau tidak maka kita tidak akan tahu apa yang yang terjadi.

13. Emily Dickinson : sukses akan lebih manis bagi orang yang belum pernah sukses. Sukses : Mencapai sesuatu yang diinginkan/ direncanakan berusaha dicapai. Bagaimana keinginan itu ada? Situasi sekarang banyak yang sudah sukses, sudah tidak ada yang ingin dicapai. Journey from Succes to significance: Didalam Tuhan, manusia bukan hanya sukses tetapi juga bermakna.

14. Pergumulan mendasar dalam Ishak adalah air- kebutuhan pokok dan berkat bagi Ishak yang hidup dalam lingkungan yang sulit air. Dlam persoalan ini, titik pengalaman Ishak dan Tuhan dibangun, Ia mengalami Allah dan berkatNya seperti leluhurnya

15. Kejadian 48:15-16

Sesudah itu diberkatinyalah Yusuf, katanya:

�Nenekku dan ayahku, Abraham dan Ishak, telah hidup di hadapan Allah; yang telah menjadi gembala selama hidupku sampai sekarang, dan sebagai Malaikat yang telah melepaskan aku dari segala bahaya. Dialah kiranya yang memberkati orang-orang muda ini, sehingga namaku serta nenek dan bapaku, Abraham dan Ishak, termasyhur oleh karena mereka dan sehingga mereka bertambah- tambah menjadi jumlah yang besar di bumi.

Berkat Yakub kepada 2 anak dari Yusuf (Efraim dan Manasye): membuktikan keluarga Abraham 5 generasi diberkati oleh Tuhan sebagai keluarga yang sukses terpesona, karena mereka mewarisi visi misi berkat anugerah dan janji Allah sebagai keluarga yang beriman.

Ishak berbeda dengan Yakub karena didalam ketengangan jiwa ia memiliki berkat besar sebagai orang yang sukses terpesona hidupnya sangat berkaitan dengan penggalian sumur.

1. Ia mewarisi sumur keluarga di Lahai Roi- bukti nyata bahwa Allah memelihara kesetiaannya bagi orang yang tersingkir.

2. Ia menggali kembali sumur galian ayahnya yang ditimbun dan disumbatkan oleh musuh seperti sumur Esek, Sitna, dan Rehobot.

3. Ia menggali sumur baru : Betsyeba

Kesimpulan

Didalam hikmat berkat penyertaan Tuhan, iman orang percaya sebagai orang yang sukses dalam berusaha, berkarya, dan bermisi harus memiliki kiat �kiat sbb:

  1. mengindahkan yang sudah ada sebagai pewaris yang bertanggung jawab
  2. mengembalikan sesuatu yang pernah ada. Dan mengubah sesuatu yang tidak berguna menjadi sangat bermanfaat, seperti seorang tukang jahit yang pandai merombak baju tua (tidak sekedar membuat baju baru). Michael Angelo, seorang yang terpesona berkarya karena ia dapat mengubah kertas yang tidak berguna menjadi landasan tulisan puisi yang berharga, mengubah rumah tua menjadi istana kecil yang mewah, menjadikan batu salah ukir buangan, menjadi karya master piece, the statue of David di Florence.
  3. membuat sesuatu yang belum ada sebagai hasil karya yang terkenang sepanjang masa.

Walaupun dalam dunia yang penuh dengan iri, benci, dongkol, dan dendam, manusia berlawanan dalam persengketaan, tetapi bagi orang Kristen yang bertumbuh dalam himpitan kesulitan, iman tetap berbicara bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita, seperti syair kuno yang berkata� mencocok padi di sawah, menatap angkasa di bawah (melalui refleksi di sawah), jerih payah tiada akan sia-sia, walaupun mundur sebenarnya adalah maju selangkah�.(setiap cocok padi adalah dengan langkah mundur)

Bagi orang yang sabar subur, kalah angka tetap menang jiwa. Itu sebabnya musuhpun datang berdamai dengan Ishak di Betsyeba

Kamis, 03 Juli 2008

Senang Bekerja
Pkh 3:11-15

1. Kategori orang dalam hubungan dng kerja: (a) malas dan bergantung pd org lain; rajin dan tdk bisa memberi waktu utk ibadah; rajin bekerja dan memberi waktu utk Tuhan dan diberkati Tuhan. Tema besar Pkh: kesia-siaan hidup. 3:11-15 kita tdk perlu pesimis akan hidup ini krn Pkh mendorong kita utk giat bekerja. Ay.10: bekerja adl sst yg melelahkan. Ay.11: Allah membuat sgl sst indah pada waktunya. Pekerjaan itu melelahkan ttp pekerjaan Allah tdk terselami oleh akal pikiran kita. Ay.13: Bekerja mrpk kebutuhan dasar agar manusia dpt bertahan hidup. Rumus sukses: intelek tajam, perasaan yang dalam, sanggup berhubungan dng org lain, dan paling penting hrs mewarisi bisnis ayahnya. Tulisan toko di Texas: kalau kamu begitu pintar, mengapa kamu tdk menjadi kaya? Hidup tdk selalu cocok dng rumus2 sukses yg dibuat shg mrk menjadi frustasi. Ay.13: semua itu adalah pemberian Allah.
2. J. Stott: kalau manusia melihat hidup ini datar, maka hidup menjadi tdk bermakna. Jika Tuhan menjadi pusat sgl sst maka menjadi indah. Jika start dari manusia, maka sgl sst menjadi sia-sia. Ttp kalau dipandang dari sudut Tuhan, maka hidup menjadi bermakna. Kalau mau jadi kita kaya kita bisa menganut filsafat: sabar spt orang Jawa, ulet spt orang Tionghoa, pelit spt orang Yahudi. Orang bekerja untuk Tuhan, bukan bekerja untuk makan. Manusia bekerja dng dasar filsafat bahwa kebutuhan jasmani adalah tujuan bekerja. Salah! Tuhan yg menjadi tujuan dari pekerjaan manusia.

3. Mengapa senang bekerja krn pekerjaan adalah mandat budaya. Karena ini mandat, maka hrs dilakukan shg hrs menjadi hal yg harus dinikmati. Dalam bekerja kita juga mengharapkan keberhasilan, itu wajar. Tuhan memberikan kesenangan dalam pekerjaan itu.

4. Allah bukan deisme yg pasif dan tdk campur tangan dalam hidup manusia. Allah bekerja utk membuat sgl sst indah pd waktunya. Ay.11: dua maksud dari istilah �indah�: keindahan yg terlihat dari luar, menunjuk pd ciptaan Tuhan yg indah. Bdk. Kej 1:31: sungguh amat baik. Istilah kedua: �waktunya�: waktunya Tuhan. Ay.11b: pekerjaan Allah dari awal sampai akhir itu tersembunyi bagi manusia, ttp bukan berarti tidak ada. Artinya Allah bekerja secara diam-diam tdk gembar-gembor. Ada momen atau kairos Tuhan. Yang dituntut adalah manusia percaya bahwa Allah bekerja, jangan bimbang, meskipun ada jerih-payah. Ketika manusia jatuh dlm dosa, pekerjaan menjadi hal terkutuk, tanah dikutuk, ttp tetap ada providensia Allah yg memelihara pekerjaan kita shg membawa sukacita bagi kita.

5. Pekerjaan adalah pemberian Allah (ay.13). Ia memberi akal budi, kekuatan. Ada org yg tidak senang bekerja, timbul malas, bisa karena bodoh. Kalau tdk senang bekerja maka ia bergantung pada orang lain. Jika ia anak Tuhan dan tdk bekerja dng baik, ia tdk menghargai berkat Tuhan; ia bisa jadi miskin. Orang yg senang bekerja bisa menyenangkan hati Tuhan atau sebaliknya karena motivasi senang dipuji. Senang bekerja berarti menikmati hasil. Bagaimana orang bisa senang bekerja? Belajar dari Tuhan Yesus sendiri, ketika di dalam dunia Ia bekerja (bdk. ayat2 lain: Ams 6:6, 2Tes 3:10). Bekerja demi kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga; kesempatan utk menjadi berkat bagi orang lain.

6. Natur dari manusia adalah bekerja. Manusia tanpa kerja adalah manusia aneh. Pekerjaan bisa menjadi alienasi, menciptakan keterasingan dari dunia kerja itu sendiri sehingga yg dilakukan bukan mendatangkan kebahagiaan bagi dia. Allah memberi tugas kpd manusia utk melelahkan diri. Tidak ada yg lebih baik bagi manusia drpd melakukan yg baik. Pada akhirnya tujuan kerja: happiness. Kita sering memisahkan happiness dari good. Firman Tuhan yg lebih mendasar adalah good. Good dari Tuhan pasti membawa joy. Sst yg bukan dari Tuhan itu hanya menghasilkan keterasingan.

7. Sblm jatuh ke dalam dosa kerja adalah berkat. Setelah : kutuk. Ay.11: Allah sumber sgl keindahan; Allah berkuasa mewujudkan keindahan; Waktu Allah itu selalu tepat; kerja akan mendatangkan suatu sikap bersyukur dan melayani sesama dan bisa menikmati hasil itu spy kita makin bertumbuh dalam Kristus.

8. Pkh adalah kitab yg konteksnya kesia-siaan hidup, ketika manusia hidup di luar takut akan Tuhan. Ttp orang yg takut akanTuhan mendapat makna dalam kesia-siaan itu. Spiritual Quotient bukan bicara tingkat kerohanian seseorang. Spiritual=dari kata spirit. Orang mendapat spirit utk mengejar keberhasilan. SQ bicara wahyu umum. Kalau hidup dlm takut akan Tuhan. Motivator2 bicara keberhasilan kerja dalam konteks wahyu umum.

9. Orang senang bekerja krn: mencintai pekerjaan itu; menyadari bahwa semua pekerjaan itu dari Allah; tahu tujuan dari pekerjaan itu, bukan rutunitas belaka. Bukan bekerja utk diri sendiri ttp juga utk Allah.

10. Kerja bagaimana yg harus manusia lakukan? (1) Sgl sst yg manusia buat akan berlalu begitu saja. Apa yg kita bisa petik dari hal yang kita lakukan? Tuhan yg buat indah, kalau kita bisa buat hal yg menyenangkan Tuhan. Apa makna dari kerja kita? Hanya yg menyenangkan hati Tuhan yg buat sgl sesuatu indah pd waktunya (2) Pekerjaan kita harus punya jangkauan kekekalan, bukan kepentingan sesaat saja. Sifatnya menetap di hadapan Tuhan, bukan indah di mata manusia saja. (3) Ada kesenangan yg diberi Tuhan di sini dan kini. Kekristenan kadang menjadi batu sandungan krn hanya menekankankan kesenangan yg akan datang.

11. Bicara natur, kita bicara 5 hal: moral, intelektual, sosial, spiritual, emosional. Yg jarang disebut: historical being (Hegel). Manusia hrs mengisi sejarah ini. Playful being: manusia suka bermain. Working being: manusia diciptakan Allah sbg working being. Dari mana munculnya kesenangan bekerja itu? Normalnya kalau orang tdk bekerja akan stres. Apakah tujuan kerja itu untuk berlelah-lelah atau melelahkan? Kelelahan juga ada kenikmatannya. Sgl sst ada waktunya, kapan �right timing�, kapan �good timing� dan itu dikerjakan Tuhan. Org sering tidak dapat menyelami campur tangan Allah itu. Job satisfaction: krn ada internal faktor, bukan semata-mata faktor uang, dsb. Ministry satisfaction: jemaat hrs diberi kesempatan sampai mereka mendapat kepuasan. Fred Smith (Learn to Lead): seorang pemimpin hrs tahu batas waktu kerja. Tiga hal yg penting: Reward, refresh, recharge yourself.

12. Salomo adalah kaya, sukses dalam hidupnya. Ia mengingatkan bahwa di bawah matahari sia-sia, hanya bayangan saja. Kita harus mengejar yg bernilai kekal. Kita hrs hidup berbasis spiritual utk jasmaniah. Kerja tdk lagi jadi beban, �toil, labour� ttp pekerjaan yg indah. * What is life? Ada tujuh ? Nihil; nasib; playground; battleground; proses menuju sukses/gagal; tugas/kewajiban (life tdk menjadi enjoyment, ttp tekanan batin); pemberian Allah yg berharga. Biasanya manusia kerja utk makan, makan utk kerja shg tdk punya tujuan yg jelas. Our destination defines our destiny. Penilaian bagus tidak bagus ada tiga: (1) subjektif saya senang org lain tdk senang, masa bodoh (2) objektivitas: org lain yg menilai. (3) penilaian dari Tuhan ketika kita berjumpa dng Dia. Spt Tuhan Yesus (Yes 53:11), Ia melihat karyaNya dan puas. Pekerjaan Tuhan apa? (1) Penciptaan (kita tdk bisa ambil bagian), kita hanya bisa recreation. (2) Memelihara ciptaan, ttp kita harus juga jadi berkat dng ikut memelihara ciptaan. (3) penebusan. Kita perlu rekonsialiasi dng Tuhan dalam pekerjaan Tuhan paling penting, yaitu penebusan. Pekerjaan yg paling bernilai adalah bekerja dalam pekerjan Tuhan. Empat tiang sukses? Iman kepercayaan ; keluarga yg bahagia; pekerjaan yg indah; pergaulan dng manusia yg berdasarkan garis vertikal dan horisontal. * Tuhan ingin kita menikmati kebahagiaan hidup. Prinsipnya: is it necessity? Is it good? Is it right?

Kamis, 26 Juni 2008

Keluarlah dari Sana!

PERSEKUTUAN HAMBA TUHAN
27 JUNI 2008

Tema : Keluarlah dari Sana
Nats : Yesaya 52 : 11 � 12

( Hamba Tuhan 1 ). Yesaya menghimbau untuk umat Israel keluar dari sana. Kata �sana� itu adalah dari Babilonia, menjauh dari sana. Berkaitan dengan kondisi saat mereka ditawan 3x di Babilonia. Penawanan yang ke 3x menyebabkan kehancuran yang sangat berat. Keruntuhan kerajaan Yehuda terjadi pada waktu itu. Dimulainya dari pembangunan menara Babel, yang akhirnya menyebabkan kekacauan. Babilonia ini melambangkan kekuatan yang menentang Tuhan, menjatuhkan rumah Tuhan. Sesuai dengan janji Tuhan, setelah 70 tahun maka bangsa Israel dilepaskan oleh Tuhan dari Bangsa Babel ini. Terdapat 2 tipe golongan : (1) Yang Setia pada Tuhan, misalnya Daniel. (2) Orang yang menganggap Babilonia kampungnya. Membaur dengan orang Kafir di sana, kehilangan status dan kesaksian bagi Tuhan, benar � benar tertawan secara fisik dan rohani. Karena itu melalui Nabi Yesaya, Tuhan memberitahukan pada bangsa Israel ini untuk keluar dari Babilonia, menjauh dari yang najis, karena Tuhan melindungi dan memimpin mereka. Paulus menggunakan ini untuk orang Kristen keluar dari hal � hal duniawi, dan noda � noda ( dosa ) yang menajiskan. Salomo, Akhan, orang-orang yang najis karena dosa dunia. � Mengangkat perkakas rumah Tuhan� adalah para pelayan harus menjaga diri suci, kudus, dan menjadi kesaksian hidup bagi kemuliaan Tuhan, baru kita akan dapat lebih layak melayani Tuhan.
( Hamba Tuhan 2). Berkaitan dengan konteks. dibagi 2. The Book of Judgment dan Kitab Penghiburan. Juga berisi akan Pelayanan hamba Tuhan dan pemulihan Israel. Sisa Israel yang setia mengalami penghiburan yang dari Tuhan. Pada waktu itu saat dibebaskan Raja Sirus mengijinkan untuk mereka mengambil barang � barang bait Allah, tetapi kata �perkakas rumah Tuhan� memiliki arti bahwa umat Allah harus benar � benar mengenal akan mana yang barang milik Bait Allah dan mana yang barang berhala. Makna keluar yang dimaksud dengan Keluar dari ketidakmurnian, keluar dari ketidakpercayaan, keluar dari kenyamanan, dan keluar dari dosa.
( Hamba Tuhan 3). Ayat 12, perikop ini ditutup dengan kata � kata �Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu.� Agar umat yang telah dibebaskan dari perbudakan maka harus dapat hidup di dalam Tuhan, karena Tuhan yang memimpin dan menutup barisan, seperti orang yang baris berbaris, sisa orang yang taat ini akan disertai Tuhan seturut rencana Tuhan.
( Hamba Tuhan 4). Yesaya menggunakan akhiran �-lah� menunjukkan kegentaran, keseriusan, keadaan yang darurat untuk segera bertindak. Dalam dunia ini memang penuh dengan kheos yang membuat kejahatan dunia. Begitu banyak kreatifitas dosa dalam dunia ini, memasukkan narkotik dalam permen, dll.. Firman ini ingin menunjukkan bagaimana ke-urgent�an kita untuk dapat melakukan firman Tuhan dalam dunia ini, karena adanya banyak tantangan, dan hambatan dalam dunia ini. tetapi di dalam Tuhan tetap harus memegang erat firman Tuhan dalam kehidupan kita. Mengingatkan pada jemaat Tuhan untuk tetap dalam Tuhan dan setia karena Tuhan tidak akan pernah meninggalkan mereka.
( Hamba Tuhan 5) Membuat orang berpikir kapan suatu bangsa disuruh keluar oleh Tuhan. Apakah dalam I Kor 15 : 33 ini tidak membuat bangsa yang telah dibuang lama sudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya ? Bangsa Babilonia adalah bangsa yang terkenal buruk, banyak kegiatan prostitusi, pergaulan yang buruk, dan sangat mudah mempengaruhi keadaan sekitarnya. Dalam bahasa Inggris, istilah buru � buru, diartikan bahwa tidak perlu buru � buru karena dapat memberikan kelambatan jika salah. Akan menekankan remaja agar waspada terhadap segala kondisi dan keadaan yang ada dalam tantangan dunia sekarang ini, agar keluar dari hal � hal dosa duniawi.

Kamis, 19 Juni 2008

Kaum yang keluar dari Kegelapan

Persekutuan hamba Tuhan 20 Juni 2008

GII Hok Im Tong

Kaum yang keluar dari Kegelapan

1 Petrus 2:1-10

Pengantar

Surat 1 Petrus ini ditunjukan kepada jemaat/orang percaya di Asia kecil (Pontus, Galatia, Kapodokia, Bitinia). Tujuan surat ini tidaklah ialah memberikan pengajaran Injil murni. Petrus mengibaratkan mereka sebagai musafir (2:11) dalam dunia ini, dan dunia itu membenci Kristus, sehingga orang-orang percaya dapat dianiaya karena iman percayanya. Namun demikian Petrus ingin orang Kristen di daerah itu mengikuti teladan Kristus, yaitu sebagai batu hidup.


Hamba Tuhan 1

Ayat ini haruslah dikaitkan dalam konteksnya. Oleh karena ini, Jemaat harus diingatkan statusnya sebagai orang percaya. Demikian juga konteks Petrus menuliskan ini tidak lain ditujukan kepada orang percaya yang telah ditebus oleh darah Kristus sehingga memiliki perubahan total secara nyata. Sangat perlu ditekankan pula ketika kita menjadi orang percaya, kita diberikan tugas dari Tuhan untuk menjadi berkat bagi dunia yang kotor ini. Selanjutnya kita harus memahami Petrus hendak menekankan Kristus sebagai pusat daripada panggilan ini. Kristus sebagai Imam, Nabi dan Raja. Ia menjadi Imam berarti Yesus mewakili Tuhan bagi manusia, membawa korban persembahan yaitu diriNya sendiri, dan menjadi penghubung kepada Tuhan. Ia menjadi Nabi, berarti Ia menggenapkan nubuatan yang sudah lama diberitakan. Ia sebagai Raja berarti Ia memerintah dunia ini, menguasai dosa.

Hamba Tuhan 2

Ada dua makna gereja. [1] Gereja menjadi batu hidup (ay. 5), maksudnya tidak lain menjadi dasar gereja serta membangun jemaat Tuhan. [2] Gereja memiliki misi (ay. 9), maksudnya gereja memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar yang merupakan fungsi gereja; Maturia.

Hamba Tuhan 3

Terjemahan pada ayat ke-9, �Tetapi kamulah bangsa yang terpilih�..�kata bangsa tersebut dalam bahasa Yunaninya genos. Pengertian Genos berarti generasi. Maksud Petrus disini Petrus hendak menekankan bahwa tiap orang percaya adalah keturunan ilahi. Kemudian kata terpilih. Petrus menekankan bahwa orang percaya terpilih untuk dipisahkan dari dunia ini. Terpilih dipisahkan berarti dikuduskan. Dikuduskan juga memiliki pengertian bahwa bangsa ini adalah bangsa dari generasi yang baru, berbeda dari generasi lainnya.


Hamba Tuhan 4

Petrus dalam perikop ini menggambarkan bahwa orang percaya tersebut ialah seperti Kristus. Pertama, Petrus menyampaikan orang percaya adalah batu hidup, maksudnya menempatkan Kristus menjadi hidup bagi dirinya. Kedua, Petrus mengibaratkan orang percaya sebagai batu penjuru; batu yang sangat penting dalam bangunan. Maksudnya tidak lain Kristus menjadi arah kehidupan orang percaya dalam dunia ini.

Hamba Tuhan 5

Black Hole merupakan suatu fenomena alam, dimana black hole mempunyai daya gravitasi yang kuat, dapat menelan cahaya, memiliki kecepatan cahaya. Hal ini mengibaratkan betapa gelapnya dosa itu. Kegelapannya dosa membuat orang nyaman, atau pun merasa damai hidup berada di dalamnya. Petrus hendak menyampaikan bahwa orang-orang percaya memiliki suatu kuasa dimana mereka dapat mengalahkan kegelapan oleh cahaya Tuhan yang tinggal di hati mereka. Terang tersebut bukanlah didapat dari budaya, agama, kegiatan ritual tetapi didalam Kristus. Orang percaya dipanggil keluar berarti dapat keluar dari kegelapan tersebut (Band. Tidak ada sesuatu yang dapat keluar dari Black Hole). Petrus mengunakan gambaran: Efesus 5:8 paulus berkata kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang. Bukan lagi tuduhan dan kondisi tetapi suatu status. Bukan lagi adalah tetapi ada di dalam terang. Maka Petrus berkata ketika kita dipanggil kita:

o Berubah status

o Membuahkan : kebaikan, keadilan dan kebenaran. (Band. Socrates mengapa bisa bijaksana? Ia berkata rahasianya: ada tiga filter: kebenaran, kebaikan dan kebermanfaatan)

Hamba Tuhan 6

Sunday Adelaja (Buku: Church Shift-Gereja berwawasan Kerajaan Allah, terbitan Metanoia, 2008) membedakan gereja adalah untuk gereja atau gereja adalah untuk Allah. Gereja untuk gereja berarti gereja hanya menarik jemaat untuk hadir datang beribadah, menjadikannya anggota, dan sebagainya. Gereja adalah untuk Allah berarti gereja membawa jemaat kepada Allah.

Hamba Tuhan 7

Kegelapan bukan di luar gereja, tetapi di dalam gereja. Kira-kira masa ini disebut the Dark Ages. Selama 1000 tahun dalam masa kegelapan itu ternyata adalah masa ditangan gereja. Setelah post reformasi maka orang2 keluar dari kungkungan itu, maka 2 abad setelah itu maka terjadi kemajuan yang luar biasa. Yang gelap itu sebenarnya siapa? Perlu diperhatikan dengan sangat baik! Bagian ini berbicara bukan sebagai Church tetapi sebagai people. Jangan sampai institusi menjadi kingdom. Yang dimaksudkan keluar dari kegelapan:

- Pikiran yang terbelenggu sehingga tidak lagi mengembangkan apa yang Tuhan percayakan dalam ketidak terbatasan Nya.

- Kebiasaan kita. ketika kita tidak menjadi seperti yang Tuhan kehendaki. (kita menghabiskan energy sehingga tidak memberitakan perbuatan besar Allah). Terkadang orang percaya tidak lagi membritakan hal2 besar, tetapi mengerjakan segala yang tidak memberitakan perbuatan besar Allah.


Kamis, 12 Juni 2008

Hormatilah Orang Tuamu

Hormatilah orang tuamu

Ef. 6:1-4

Candra Wijaya, Ev.

Perikop pembahasan kita berada pada acuan nasihat praktis Paulus guna memenuhi panggilan ilahi sebagai orang percaya dalam konteks keluarga. Pertanyaannya mengapa Paulus menyinggung soal keluarga? Khususnya tentang hormat menghormati orang tua? Secara tekstual ada tiga alasan mengapa Paulus menekankan pentingnya menghormati orang tua, yaitu:

1. Orang tua wakil Tuhan. Alkitab Terjemahan LAI �Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian (Bdk. Kol. 3:20). Matthew Henry berkomentar pada nats ini Paulus hendak berbicara orang tua sebagai wakil Tuhan di muka bumi ini. Dikatakan sebagai wakil Tuhan lantaran tugas orang tua tidaklah mudah. Mereka harus mendidik anak dalam ajaran dan nasihat dari Tuhan. Maka logika pemikirannya, orang tua yang membawa ajaran Tuhan tentu adalah wakil Tuhan atas ajaran dari Tuhan. Tidak heranlah jika seseorang membangkang atau tidak taat kepada orang tuan berarti ia tidak taat juga kepada Tuhan.

2. Perintah Allah langsung. Sangat tidak asing bagi kita bahwa menghormati orang tua adalah perintah Allah sejak jaman Musa di dalam hukum Taurat. Paulus disini hendak mengulangi kembali perintah tersebut sebagai tekanan penting bagi jemaat yang dimungkinkan mayoritas bukanlah keturunan Yahudi. Perintah ini penting mengingat intensitas Hukum Taurat yang berfungsi sebagai usus didacticus; mengajar tata cara prilaku moral bangsa Israel jauh pada masa Musa.

3. Memberi berkat bagi orang percaya. Paulus � masih dalam kajian Perjanjian Lama � menegaskan kembali bahwa menghormati orang tua mendatangkan berkat atas Janji Tuhan. Berkat ini meliputi rasa bahagia dan panjang umur. Tentu saja dapat dikatakan seseorang berbahagia adalah orang yang menghormati orang tuanya.

Livia, Ev.

Ada dua pengertian yang berbeda antara sikap taat (ay. 1) dan sikap hormat (ay. 2). Taat artinya wajib melaksanakan tuntutan yang diminta daripadanya. Hormat artinya melakukan tugas dengan penuh kasih kepada orang yang dilayaninya.

Sebagai seorang anak, ia harus taat kepada ortu. Namun demi mempertahankan sikap tersebut, tidak berarti ia harus membangkang kepada Allah. Demikian juga dengan seorang anak yang telah mencapai usia dewasa, tidak baik apabila ia berlaku kasar dan sewenang-wenang terhadap ortunya. Anak harus taat kepada ayah-ibu, hingga ia beranjak dewasa. Namun yang lebih penting lagi setiap orang harus tahu bahwa sikap hormat kepada ayah-ibunya adalah merupakan tanggung jawab seumur hidupnya.

Agus Susanto, Ev.

Paulus, dalam 1 Kor 4:15, �Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu�. Perhatikan kata �bapa�. Guru belum tentu bisa menjadi bapa. Ada yang bisa mengajar tapi belum tentu bisa menjadi bapa. Dan sebaliknya, ada bapa tetapi belum tentu bisa menjadi guru.

Kata �mengajar� di sini memakai frase �bring them up�, berarti ada suatu tanggung jawab dari ortu untuk mengajar. Juga berarti �togetherness�, jika ada orang yang mengajar anak, tidak berarti ayah melepaskan tanggung jawab untuk orang lain mengajar tetapi ia juga turut mengajar.

Timoty Liem, Pdt.

Membandingkan: Ayat 2 dengan Kel. 20:12, �menghormati supaya panjang umur�. Ada implikasi yang diperoleh rasa hormat dari anak kepada orang tua: �supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi�. Manusia ingin panjang umur, bahagia, keadaan baik.

Siapa anak? Anak adalah benih dari orang tua. Orang tua ingin benih itu menjadi benih yang baik. Supaya generasi berikut lebih baik dan lebih takut kepada ortu. Anak itu adalah anugerah Tuhan (Maz 127:3). Ayah ingin anak itu berbahagia. Supaya orang tua berbahagia dan bangga.

Siapa bapa? Apa tugasnya? Bapa mendidik anak dengan kesabaran untuk membuka pikiran dan hati anak, bukan dengan amarah. Mendidik itu harus dengan kesabaran, caranya dengan membuka pikiran dan hati sehingga anak mengerti apa yang benar dari yang salah, baik dari yang tidak baik. Jalannya adalah dialog dengan anak-anak.

Tuti, Sdri.

Dua konteks: anak kepada ortu dan ortu kepada anak. Anak mesti menghormati ortu dan ortu harus mendidik dengan kasih. Mengapa mesti menghormati ortu? Karena tiga alasan: (1) Orang tua sebagai alat Tuhan; (2) Perintah Tuhan (3) Mendapatkan bahagia dan panjang umur.

Albert Rumbo, Pdt.

Paulus disini memberikan penekanan �inilah hukum yang pertama yang memiliki janji (dari sepuluh hukum)�, �supaya kamu akan diberkati�, yaitu dengan cara �menghormati ortu�. Menyembah dan menghormati itu berbeda. Anak bukan menyembah tetapi menghormati orang tua. Beberapa prinsip:

1. Tuhan bekerja melalui keluarga dan ortu bagian yang penting didalamnya.

2. Relasi antara ortu dengan anak. Kita mesti mendidik anak seperti yang Tuhan mau bukan seperti yang kita mau. Menghormati berarti memberikan tempat yang utama dalam hidup ini.

Fu Dong Qiang, Ev.

Ayat 1, �taatilah ��. Paulus megajarkan bagaimana anak-anak harus taat kepada ortu. Tetapi bukan asal �menurut�. Sebagai anak-anak Tuhan harus ada satu kebenaran yang mantap. Dan dari dasar inilah anak-anak harus taat kepada orang tua.

Pada waktu seorang anak taat kepada ortu, maka ada berkatnya, yaitu �panjang umur�. Tetapi panjang umur tetap ada batasnya. Kita mesti memikirkan panjang umur itu dari sudut pandang Alkitab. Berkat yang sesungguhnya adalah �kita ada di tangan Tuhan�. Arti dan nilai manusia bukan bergantung pada berapa panjang hidup di dalam dunia ini.

Alkitab mengajarkan �jangan memukul anak pada waktu marah�. Hukuman dengan kesalahan harus sepadan. Hukuman itu tujuannya supaya anak bisa bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Dididik atau diajar ialah memberikan bekal untuk kehidupannya, juga memberikan kecukupan untuk hal-hal rohaninya.

Budi, Ev.

Setiap laki-laki pasti menjadi bapa, tetapi tidak setiap laki-laki berfungsi sebagai bapa. Tiga jenis bapa: (1) Disiplin tinggi belaskasihan sangat rendah = ayah yang otoriter; (2) Belaskasihan tinggi, disiplin rendah = menjadikan anak gampangan; (3) Antara disiplin dan belaskasihan seimbang.


Irene, Ev.

Untuk mentaati ortu sangat gampang, karena dididik dengan baik, tanpa kekerasan. Tetepi ternyata tidak semua orang tua mendidik dengan cara yang sama, bisa mendidik dengan baik. Kenyataannya adalah banyak yang dididik dengan keras dan kasar.

Namun demikian, sebagai sebagai orang kristen kita harus taat kepada orang tua. Karena tiga alasan,

1. Anak-anak itu adalah kepunyaan Allah. Jadi kekuatan kita itu dari Allah.

2. Anak-anak sebagai pengikut Kristus.

3. Untuk melakukan kebenaran dan sebagai tugas kekristenan.

Tan Giok Lie, Ev.

Orang tua adalah wakil Tuhan. Ia adalah orang yang ditonton anak-anak. Anak-anak melihat tingkah lakunya, bukan huma kata-katanya. Kalau tidak selaras, maka sebagai konsekuensi logis anak akan seperti itu.

Ada tiga jenis anak: easy child, difficult child, easy to warm up. Difficult child, biasanya anak dengan dua hal, Nantang dan Lupa. Ortu yang bijaksana, mesti menset prinsip dengan bijaksana, misal aturan �begini� maka ortu juga mesti taat dengan aturan tersebut. Jika anak menantang biasanya mesti ada disiplin. Kalau ortu tidak pernah memukul mungkin karena anak easy child. Bagaimana dengan yang difficult? Harus memukul. Catatan: (1) Jangan dengan tangan, tetapi dengan alat. (2) Memukul ditempat aman. (3) Tujuannya supaya anak jera dan tidak mengulangi kesalahan.

Jangan membangkitkan amarah artinya artu fair. Perlakukan yang tidak fair itu yang membangkitkan amarah anak. (Catatan tentang umur panjang: di Indonesia ada 900 ribu lansia. Cuma 1% lansia sejahtera; 3,5% mandiri; 5% masih bekerja; 35% sakit atau meinggal; 54% masih bergantung pada anak. Masa lansia adalah masa purna bakti harus disiapkan dengan biak).

Febe, Sdri.

Ini adalah Dasar kehidupan Kristen. Ada dua bagian: (1) Tanggung jawab anak, �taat�; (2) Tanggung jawab bapak, �mendidik�.

Bao Qiang, Ev.

Anak-anak harus menghormati ortu. Jika ortu mau dihormati tergantung bagaimana ortunya. Di dalam ayat 4 ada tiga macam tugas ortu:

1. Mengajar. Jika mendidik harus sesuai dengan ajaran Tuhan sendiri.

2. Memperingati.

3. Memelihara. Merupakan satu tanggung jawab setiap ortu. Orang tua dan anak itu setara. Bukan karena ortu yang memelihara anak lalu ortu lebih tinggi.

Mulyawan, Sdri.

Apa perbedaan �perintah menghormati ortu� antara konsep kekritenan dengan konsep budaya pada umunya? Seorang bapa adalah seorang imam yang membawa keluarga kepada Tuhan. Berkatnya adalah berkat yang maksimal baik secara kuantitas (panjang umur) dan secara kualitas (bahagia).

Agus Setiono, Ev.

Penghormatan adalah bagian kasih yang penting. Salah satu dosa terbesar yang pernah dilakukan manusia adalah tidak hormat kepada ortu. Sebagaimana ayah taat kepada Tuhan demikianlah anak seharusnya taat kepada ortu.

Ketaatan kepada ortu membawa kepada berkat: bahagia dan panjang umur. Karena ketidaktaatan kepada orang tua adalah pemberontakkan kepada Allah.

Badrin Susanto, Ev.

Ada dua hal:

1. Hormat kepada ortu merupakan bukti bahwa kita dewasa di dalam Kristus. Jika anak-anak dididik yang sungguh hidup dalam Kristus maka karakter Kristus ada di dalam dirinya.

2. Hormat kepada ortu akan mendatangkan kebahagiaan. Ams 23:14-15. Jika kita hormat kepada ortu, pertama yang berbahagia adalah Tuhan karena itu adalah perintah Tuhan. Yang kedua, yang bahagia adalah ortu. Dan ketiga anak itu sendiri yang bahagia karena dia akan menikmati berkat-berkat kekayaan dalam keluarga itu.

Arson Arunde, Ev.

Tiga hal,

1. Bicara mengenai tanggung jawab anak, yaitu �taat kepada ortu� (ay 1).

2. Bicara mengenai tanggung jawab ortu, yaitu �mendidik anak-anak� (ay 4).

3. Ukuran anak taat kepada ortu adalah �di dalam Tuhan� (ay 1); dan ukuran didikan ortu kepada anak-anak adalah �di dalam Tuhan� (ay 4)

Yanto Sugiarto, Ev.

Dua pertanyaan,

1. Mengapa kita menghormati? (1) Karena Tuhan yang memerintahkan. Setiap perintah yang dilanggar pasti ada konsekwensi yang diterima. (2) Karena melalui mereka kita hadir. (3) Karena merekahlah yang memeliharan dan mencukupi kebutuhan kita.

2. Bagaimana caranya? (1) Mentaati apa yang mereka perintahkan. (2) Harus belajar bicara yang santun kepada ortu. (3) Kita harus bangga atas kehadiran mereka meski ada banyak kekurangan mereka. (4) Berikanlah kasih dan perhatian dan hal-hal terbaik yang bisa kita berikan.

Yunedy Renaldo, Pdt.

Menghormati ortu gampang jika ortu mematuhi perintah Tuhan, memberikan teladan dan mengasihi. Jika tidak, bagi anak-anak sulit untuk menghormati.

Ada dua kata yang penting,

1. �Taat�. Anak-anak bisa taat atau tidak, tergantung kepada apakah perintah ortu itu bertentangan dengan perintah Tuhan atau tidak (Kis. 4:19).

2. �Hormat�. Menghormati itu adalah kewajiban. Ortu melakukan firman atau tidak kita harus menghormati.

Caleb Tong, Pdt.

Paulus di sini bicara tentang student of the Lord. Bicara tentang hubungan antara ortu dan anak, dan anak dan ortu. Dan harus ada kerja sama antara keduanya (Sejak pasal 5, Paulus bicara hidup dipimpin oleh Roh: bagaimana hidup suami-istri, keluarga dan hidup bermasyarakat, bersandar pada Tuhan dalam peperangan rohani).

Istilah �taat� (obey) = bukan hanya suatu kewajiban (duty), tetapi suatu hak istimewa (privilege). Batasnya adalah �di dalam Tuhan�. Berkat yang diperoleh adalah bahagia dan panjang umur. Kenyataannya, ada yang bahagia tetapi tidak panjang umur, tetapi ada yang panjang umur tetapi tidak bahagia. Maka dalam khotbah ini, kita mesti memberikan konsep hidup kekal.

Istilah �bring them up�. Bagaimana caranya? Nurturing them, memberi kecukupan dan yang terbaik kepada anak-anak.

Ada 6 hal yang penting dalam mendidik anak: Chestening = menegur, menghajar; Discipline = mendisiplin mereka; Instructing = mengarahkan; Trainning = melatih; Correcting = mengoreksi supaya tidak mengulang kesalahan; Consulting = berdialog dengan anak.

Soli Deo Gloria

Kelompok III

Kamis, 05 Juni 2008

Berani Tampil Beda

Berani Tampil Beda
II Kor 6:14-18

HT 1
Berani tampil beda = tema minggu ini. Banyak hal dalam dunia ini yang membutuhkan keberanian, memulai sesuatu, tantangan jaman, tampil beda dengan yang lain, melawan mode atau trend jaman. Perlu juga kesadaran disampin keberanian untuk berani untuk beda untuk tampil beda, 2 Kor 6:14-18, ada dua macam orang manusia yang saling tidak mungkin dipersatukan. Sungguh2 tidak boleh atau bertentangan orang yang percaya menikah dengan yang tidak seiman, karena seringkali yang percaya tidak bisa menunjukkan iman mereka. Tertarik pada hal2 duniawi dan melalaikan firman Tuhan dan prinsip2 sebagai orang percaya. Apa yang kita dapatkan dari berani tampil beda? Ay. 18, Paulus menasihati mereka untuk berani tampil beda. Ada 2 hal:
1. Rohani ? harus memelihara kehidupan yang kudus dan benar, gelap dan terang tidak pernah bisa bersatu. Menjadikan Tuhan bapa kita dan kita memulihkan hubungan dengan Allah. Tugas yang diberikan kepada kita adalah menjadi berkat, menjadi garam dan terang dunia ini.

HT 2
Ada seorang penafsir mengatakan sebenarnya konteksnya adalah keunikan kekristenan:
1. Berani menceritakan kebenaran, ay. 11. bersangkut paut dengan latar belakang jemaat Korintus itu sendiri, yang berasal dari penyembah berhala, dan setelah mereka menyembah berhala, mereka pergi kepada pelacur bakti. Korintus 4, penyimpangan seksual, kenajisan2 yang diungkapkan. Orang Korintus harus menjadi orang yang unik, dan menjauhi dosa, berani menegur kesalahan. Walaupun sakit, itu dilakukan untuk kebaikan. Harus membuka hati untuk kebenaran
2. Berani membuka hati selebar2nya, ay. 13, bandk. Ay 14-15, diungkapkan dengan membajak. Ada sebuah prinsip hidup yang harus disadari, kalau kamu Kristen maka kehidupanmu harus jelas dengan prinsip rohani, karena tidak mungkin terang dan gelap dicampur. Dengan ketegasan yang jelas hidup dalam kekristenan.

HT 3
Ps. 6:11-18 tidak bisa dilepaskan dari 7:1 karena ia merupakan kesimpulan dan undangan dari Paulus dari ayat-ayat di atasnya. Dalam konteks khotbah di remaja, beberapa hal seperti pencarian pasangan hidup, cara bergaul, kedekatan antar kelompok dan pengaruh budaya menjadi topik-topik yang relevan dalam bagian ini. Latarbelakang yang terjadi di Kota Korintus dengan segala kehidupannya, bisa menjadi cerminan dan refleksi akan kehidupan jaman modern ini. Itu sebabnya, perikop ini akan menjadi bagian yang menarik untuk bisa dibawakan kepada jemaat secara umum, juga kepada para remaja.

HT 4
Jelas ada perbedaan orang yang percaya dan tidak, kebenaran, terang, milik Kristus, bait Allah. Kedurhakaan, gelap, belial, jikalau dipaksakan akan terjadi ketidakseimbangan. Contoh: Daniel + Nuh � Iman (memisahkan diri), Yusuf (Kehidupan), Tuhan Yesus. Dan dalam kehidupan sehari2, dalam pernikahan, usaha dan iman.
HT 5
Orang benar dan orang yang tidak percaya, sama2 punya agama, dan mempunyai Tuhannya sendiri, perbedaannya adalah Tuhan dan hidup yang berbeda. Mungkin memiliki sikap yang sama, tetapi kita harus menunjukkan jati diri sebagai orang Kristen sejati.

HT 6
Mengapa Paulus menuliskan surat ini? Waktu itu jemaat Korintus sangat berat dan mempunyai pengaruh yang sangat kuat, dalam hal2 yang negatif. Tantangan orang percaya adalah standar hidup dan patokan hidup.

HT 7
Jemaat2 yang dikunjungi Paulus, banyak praktek2 agama yang tidak berkenan dihadapan Allah. Filsafat yang dipengaruhi Yunani dan gaya hidup. Membuka hati selebar2nya. Ay. 11, teguran Paulus untuk orang Korintus, supaya mereka melihat siapa Kristus sebenarnya, karena waktu itu komunitas orang Kristen sangat kecil dibandingkan dengan yang lain. Orang Kristen harus menjadi teladan hidup buat masyarakat Korintus.

HT 8
Sebetulnya ini berbicara soal fakta, dan teladan, dan hubungan yang sangat dekat dengan orang kafir, sehingga mencemarkan diri dalam hal2 rohani maupun jasmani. Sebenarnya ini lebih kearah berani mengambil keputusan untuk mengakhiri semuanya dan mengarah kepada hal yang lebih jelas. Demi memenuhi janji2 Allah dan berani memutuskan

HT 9
Hidup serupa tapi tidak sama ? memang ada dalam dunia tetapi tidak dikuasai dunia
Garam dan terang ? hidup tetapi tidak kerjasama dengan pola dunia, karena kita adalah surat yang harus bisa dibaca.
Hidup biasa namun luar biasa, kita harus selalu menjadi pemenang, harus menjadi penentu, Daniel, menjadi kunci, Yusuf di Mesir, untuk menolong keluarga dan bangsanya sendiri.
Ay. 17 hidup siaga berani bayar harga, akrobatik pesawat terbang, pilot harus maksimal, optimal dalm operasional, taat pada 1 komando, disiplin dan penguasaan diri. Keberhasilan merupakan milik bersama.
Ay. 18, hidup mantap dalam keluarga Bapa yang kekal

HT 10
Tebak2an ? apa bedanya Tuhan dan Aqua, Tuhan itu mengganti isinya, Aqua mengganti botolnya. Esensi yang diganti, bukan luarnya, kontennya. Barangsiapa dalam Kristus dia adlah ciptaan yang baru. Terang � gelap, kristus � belial, orang Kristen mempunyai satu karunia dengan orang2 yang lain.

HT 11
Program TV ? aspal. Bagaimanapun juga, memang mirip, tetapi tidak sama. Perbedaan orang2 percaya dan orang2 dunia. Melayani orang, seperti orang yang dilayaninya. Tetapi kemudian disuruh berbeda, konteksnya berbeda, menghargai tetapi tidak kompromi, karena mereka sangat kompromi, mengapa harus berbeda?
1. Bait Allah
2. Allah diam dalam hati kita
3. Orang percaya adalah umat Allah

HT 12
Ay. 14, jemaat banyak pasangan yang tidak seimbang, apakah harus dipisahkan dan dijauhi? Tidak berarti harus berpisah, atau diceraikan, esensi berbeda, imannya harus dipengaruhi. Kalau sudah terjadi, mereka harus tetap bersatu tetapi harus memiliki visi, gaya hidup, tujuan, yang berbeda, menjadi kesaksian yang hidup. Mengapa beda? Karena harus beda Mengapa berani? Dan Tuhan yang memberikan keberanian untuk berbeda.

HT 13
NASB ? pengajar2 sesat yang ditentang oleh Paulus. Karena ajaran yang mereka anggap lebih baik maka, orang Korintus mengikuti ajaran tersebut. Paulus mengatakan bahwa mereka berbeda dengan mereka. NASB menyebut mereka adalah pelayan2 setan. 5 istilah:
1. Partnership ? perbandingan antara kebenaran dan kelaliman
2. Fellowship ? terang dan gelap
3. Harmony ?Kristus dan Belial
4. Common ? Orang percaya dan tidak percaya
5. Agreement ? Allah dan berhala
Tidak ada persamaan sama sekali, orang percaya dan tidak percaya. Persoalannya adalah apakah memang kita tidak boleh bergaul? Masih bisa bergaul dengan orang lain, tetapi dalam iman sama sekali tidak ada persamaan.
Bound atau didalam, NIV ? Yoked together. Comparison in contrast. Konteksnya adalah kehidupan, dan bukannya pernikahan. Jangan sampai beda sampai jadi Aneh. The opening of the Christian Mind.
1. Conviction
2. Courage ? somum bonum, berani dengan keyakinan
3. Creativity
4. Competence
5. Community
Francis Schaeffer ?. Two contents
1. Sound Doctrine
2. give honest answers to honest questions
And two realities.
3. Kerohanian sejati
4. The beauty of human relationship among Christians
�Fundamentalis� sejati, good for you. Berani tampil beda tetapi jangan aneh ? seperti remaja, kalau tampil beda seperti orang gila, tetapi harus dibuktikan bahwa kita normal dan harmonis antara iman dan kehidupan sehari2.

HT 14
Manusia adalah makhluk sosial sehingga ternyatalah apa yang dikatakan oleh Tuhan, yaitu tidak baik manusia itu sendiri saja. Sehingga manusia selalu hidup berkelompok, dan untuk mendapat pengakuan dari sebuah kelompok, contoh: kelompok yang merokok, maka kita juga harus merokok. Gereja adalah harapan dunia untuk tampil beda, dengan komunitas orang2 beriman. Berani tampil beda ditengah masyarakat tidak bisa terlalu berbeda, karena akan berbahaya, Bill Hybels berkata memimpin ke atas, ke bawah, ke kanan, ke kiri. Ketika kita bergaul dengan anak Tuhan sebenarnya kita membatasi diri untuk itu, karena ketakutan akan dipengaruhi dalam hal world view dan lainnya. 1 Kor 5:10-11 ? janganlah bergaul, associate with, persoalan dengan orang2 Kristen yang munafik. Janganlah kamu berkawan ? partakers. Unequally yoked, lebih menyatu. Bound together yang harus disadari, jelas sekali Paulus tidak mengajarkan kita untuk eksklusif, tetapi masalahnya adalah prinsip hidup.

HT 15
Hendaklah engkau menjadi sempurna, karena Aku El-Shaddai. Tidak pisah tetapi tidak berbeda juga. Tidak bisa concord tidak bisa partnership sebagai seorang partakers. Kita menjadi orang yang terasing dalam dunia ini. Ada beberapa isitlah yang bisa kita angkat.
Kita eksis tetapi tidak eksistensialisme, Sekuler � sekularisme, Relativ � relativism, Positif tetapi tidak positivisme, Negeri orang buta, yang menjadi raja adalah yang bermata satu. Paulus berbicara tentang hal ini, harus keluar dari sana. Paulus berbicara pd ps 6:2, berbicara kepada HT yang diutus ke dunia.bagaimana kita berbeda dan dimenangkan oleh Tuhan, menjadi penyambung lidah dan peerpangjangan tangan Tuhan. Kehidupan orang Kristen dalam dunia ini, terang, toleransi, tetapi tidak kompromi.
Konsep agama ? konsep kehidupan? konsep kosmos. Tata hidup ditentukan oleh keyakinannya. Kosmos: ruang( dan waktu(dulu, skrg, masa depan). Bagaimana kita menentukan kehidupan kita? Harus hidup sesuai dengan panggilannya. Son and daughter. Menjadi anak2 kepunyaan Tuhan sendiri.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India