Kamis, 09 Oktober 2008

MENJADI KELUARGA YANG TERPANDANG

Pembahasan 10 Oktober 2008
MENJADI KELUARGA YANG TERPANDANG (Mazm. 128)


� Kunci utama dari menjadi keluarga terpandang dari mzm. Ini adalah:
- Melihat kepada kepala keluarganya, yaitu memiliki suami yang takut akan Tuhan. Ini akan mengantar suami kepada perspektif teisme, menutamakan Tuhan di atas segala-segalanya.
- Mzm. 127, Semuanya juga oleh karena Tuhan, karena Dialah yang memberikan kelimpahan sesuasi dengan anugerah-Nya. Manusia dapat membangun gedung rumah (house), tetapi hanya Tuhan yang dapat membangu home, yaitu suasana. Home sweet home hanya Tuhan yang dapat membangunnya.
- Suami sebagai pelopor utama Dialah yang harus membangun keluarganya. Dengan ini akan ada 3 berkat yang membuat keluarga ini menjadi terpandang:
Ada jalan hidup Tuhan yang diambil. Semacam peta Tuhan, yaitu firman Tuhan, di dalam hidup anggota keluarga
Adanya berkat di dalam pekerjaan. Menunjukkan kepada jerih payah tangan dan Tuhan yang memberikari. Ora et labora
Ada keakraban anggota keluarga. Istri seperti pohon anggur yang subur bukan hanya mengenai seksualitas, tetepi ada sukacita oleh kehadiran istrinya. Selanjutnya, tunas pohon zaitun, yang menunjukkan regenerasi dan harapan besar yang dimiliki oleh keluarga di masa depan.


1. Sebenarnya Mzm. 128 ini baik kalau kita perhatikan Mzm. 127 karena kedua Mzm ini memiliki orientasi keluarga Kristen yag terpandang. Di dalam Mzm 127 dikatakan jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah sia-sia usaha kita membangunnya. Keluarga terpandang itu seperti yang diungkapkan Yesus adalah mereka yang membangunnya di atas batu karang. Membangun home bukan hanya house. Dasar keluarga apa? Kejayaan, pretise, gelar atau takut akan Tuhan?
2. Persoalan keluarga yang terpandang itu adalah how to manage a home. Banyak orang tidak tahu bagaimana mengelola keluarga. Masuk dalam sebauh keluarga yang terpandang akan terlihat bagaimana seorang kepada keluarga mengatur keluarga itu dalam hal kerohanian, pendidikan, keuangan, pergaulan. Ini suatu persoalan. Saat ini orientasi kepala keluarga Kristen adalah bisnis, sehingga sekalipun sukses secara keuangan tetapi memalukan di hadapan jemaat dan masyarakat.
3. Mengelola sebuah rumah tangga tidak seperti mengatur perusahaan.
4. Keluarga yang terpandang itu, ia mengalami penyertaan Tuhan sampai turun temurun. �Kiranya Tuhan memberkati engkau dari Zion sehinga engkau melihat kebahagiaan Tuhan seumur hidupmu dan melihat anak-anakmu.� Tuhan memberikan janji yang luar biasa, yaitu kamu akan melihat kebahagiaan. Keluargara yang terpandang itu adalah keluarga yang menikmati kebahagiaan itu, walaupun tidak secara duniawi. �Dia akan menikmati hasil usahanya.� Dia nikmati apa yang dia miliki. Itulah keluarga terpandang.

� Saya setuju dengan P.Tim bahwa kita mengaitkannya dnegan Mzm 127. Muller mengatakan bahwa ada banyak kesulitan di dalam Alkitab. Ada bapa yang baik menghasilkan anak yang jahat dan sebaliknya. Ini mengingatkan kita akan anugerah Tuhan. Kalau kita bisa menikmati itu adalah anugerah Tuhan.
Di dalam terjemahan yang lain takut akan Tuhan adalah orang yang mengagumi Tuhan.
- Kegagalan suami adalah menjadi imam di dalam keluarga. yang menjadi pahlawan adalah laki-laki. Kesulitan dan kegagalan gereja adalah gagal menjadikan suami sebagai pahlawan sebagai kepala keluarga. Ini order dan ketetapan Tuhan.
- Takut akan Tuhan seharusnya menjadi kunci segala sesuatu. Ay. 6. Kebahagiaan puncak keluarga adalah melihat anak cucu mereka menikmati kebahagiaan. Ada seorang anak yang ingin pergi ke California karena di sana ada temannya memiliki kakek yang sangat baik di sana

� Penekanan Mzm. 128 ini kepada berkat:
Berkat itu didapat dengan takut akan Tuhan. Teologi sukses itu mengatakan �beriman.� Ini subjektif, tetapi takut akan Tuhan itu objektif
Berkat itu adalah kecukupan
Apa tujuan berkat? Anggur dan Zaitun itu adalah bahan pokok, yaitu suatu yang sangat penting bagi masyarakat. Sebenarnya berkat itu bukan untuk diri sendiri, tetapi kembali untuk menjadi berkat.

� Tema Mzm 128 adalah Allah adalah kepada keluarga yang benar. Keluarga yang baik adalah upah yang Tuhan berikan kepada umat-Nya. Pelayanan, integritas dan doa adalah suatu yang harus kita persembahkan kepada-Nya. Mzm ini sering dinyanyikan di dalam upacara pernikahan Israel.
Pekerjaan mereka akan diberkati
Kehidupan keluarga diperkuat dan diberkati Tuhan
Komunitas juga diberkati
Keluarga yang kuat akan menghasilkan masyakarat yang kuat.
Apa yang menjadikan keluarga terpandang?
Takut akan Tuhan.
Hidup di dalam ketaatan kepada perintah Tuhan
Menghitung berkat Allah, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan rumah tangga.
Di tengah permasalahan ekonomi global Mzm. ini mengajak jemaat tidak lagi stres sehingga jemaat tetap teguh dan bersandar kepada Tuhan.


� Ada suatu titik berat di dalam Mzm ini. Laki-laki adalah kunci. Keluarga terpandang sangat tergantung pada suami. Kepada keluarga memiliki tanggung jawab:
- Kerohanian atau iman yang baik. Ada hubungan pribadi dnegan Tuhan. Ini merupakan masalah karena banyak keluarga yang di mana kepada keluarga kurang memperhatikan masalah kerohanian, yaitu mereka tidak bisa bersaat teduh dan berdoa dengan tekun.
- Kepada keluarga harus memperhatikan rumah tangganya, yaitu mempunyai relasi dan komunikasi yang baruk dengan seisi keluarganya. Masalah hari ni seringkali ada cekcok. Ini karena kurang komunikasi. Mungkin ini masalah waktu.
- Tanggung jawab dari kepada keluarga. Seisi rumah harus melayani Tuhan. Berkat Tuhan dari melalui satu pribadi (suami) dan kepada komunitas. �Suapaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem.� Orang yang diberkati dipanggil untuk memberkati. Anak-anak juga harus melayani dan menjadi sakdi bagi Tuhan. Ini sering dilupakan dan melemparkannya kepada gereja (SM).

� Pencerahan boleh dikatakan sebagai awal dari zaman modern. Tetapi terpisah dengan iman Kristiani. Dalam segi politik, ekonomi, sosial pencerahan sama sekali terpisah dengan Kekristenan. Masyarakat memisahkan diri dengan gereja maka masyarakat mengalami kemerosotan. Baru-baru ini saya membaca artikel tentang keluarga Amerika. Di antara dua pasang , satu bercerai. Di antara dua anak 1 anak lahir di luar nikah. Ini merupakan kekacauan di dalam moral dan keluarga. Firman Tuhan memberikan manfaat kepada kita. Mzm 128 memperlihatkan nilai-nilai keluarga. Di sini menyebutkan takut akan Tuhan dan hidup menurut jalannya. Ini merupakan fondasi dari keluarga. Kita bisa melihat suatu lambang keluarga yang diberkati:
Pohon anggur
Carang2 pohon zaitun

Ada tiga hal di dalam hal ini:
Ada urutan. Dikatakan istri di dalam rumahmu. Ini merupakan kebudayaan pada waktu itu, yaitu istri jarang keluar. Ini merupakan masalah pengajaran di dalam keluarga, menunjukkan istri ini sangat baik sekali. Menunjukkan komitmen istri kepada keluarga. Tuhan memberkati dengan istri seperti ini
Kekuatan. Di dalam keluarga zaman dulu semakin kuat dan ada kebanggaan. Mzm 127 menunjukkan bahwa anak-anak itu adalah pusaka dan berkat Tuhan. Kita mengasuh mereka itu pun adalah berkat Tuhan
Keharmonisan. Di dalam suatu keluarga yang besar tanpa pertolongan Tuhan pasti kacau balau. Keluarga yang kuat pasti jatuh dalam kesombongan. Di dalam Mzm ini keluarga besar dan jaya tetapi tidak menjadi sombong. Inilah berkat Tuhan dasar dari keluarga yang diberkati. Ini ada dua syarat:
Takut akan Tuhan
Hidup menurut jalan Tuhan

Andar Ismail di dalam sebuah bukunya mengatakan bahwa ribut itu berarti bertengkar dan rukun itu berarti damai. Kedua hal ini ada di dalam keluarga. Penulis buku mengatakan bahwa ini karena mereka saling mencintai. Ada sebuah cerita Yahudi. Ketika Tuhan sedang menciptakan, Hawa selalu mengomentari Tuhan. Tuhan tolong buat rambutku kriting, mata jangan belok, dsb. Adam berkata: jangan cerewet. Akhirnya Adam tidur dan diberikan istri sebagaimana adanya. Ada sebuah filsuf yang mengatakan bawha wanita diciptakan dari rusuk, untuk menjadi mitra sederajat, untuk dilindungi dan dicintai. Dalam kenyatannya, keluarga yang seperti itu sangat sulit. Di dalam Kompas dikatakan dari 1000 survei pasangan di Amerika, dikatakan bahwa mereka lebih suka tinggal dengan pets daripada dengan pasangan hidupnya. Pets itu rela didandani, tetapi pasangan selalu mengajak ribut. Menjadikan keluarga Kristen yang terpandangan itu adalah perjuangan seumur hidup.

� Ada tiga hal
Keluarga adalah lembaga pertama dan Tuhan memberkatinya. Bdk. Dengan Syema Israel. Ini juga berfokus kepada kalurga di mana keluarga harus mengajarkan tentang pengenalan akan Tuhan. Ini adalah dasar yang utama (FA) dan peran ayah sebagai seorang imam adalah peran yang sangat menonjol di dalam Syema Israel.
Menciptakan �keluarga saling�. Keluarga tidak hanya sekumpulan individu yang terpisah dengan nama belakang yang sama. Keluarga adalah organisme. Prinsip utama daladm keluarga adalah �saling�. Saling menghormati, mengasihi, dsb. Ada peranan dan �saling� yang dibangun. Ini motivasi Allah ketika Ia menciptakan keluarga.
Saling>

Kamis, 02 Oktober 2008

AJARILAH AKU BAHASA KASIHMU

Persekutuan Jumat 3 Oktober 2008

AJARILAH AKU BAHASA KASIHMU
1Kor 13:1-8

� Dalam 1 Korintus 13:1, dikatakan �Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang gemercing�.
Jemaat Korintus membanggakan bahasa Roh yang mereka miliki dan memandang rendah karunia-karunia lainnya dan menganggap yang bisa berbahasa Roh lebih rohani dari pada yang lain. Oleh sebab itulah Rasul Paulus mengatakan bahasa apapun yang dikuasai jemaat, termasuk bahasa Roh yang dibanggakan jemaat Korintus, tanpa kasih semuanya tidak ada artinya atau tidak berguna. Rasul Paulus mau mengingatkan jemaat Korintus agar mereka tidak bangga dengan karunia, hikmat dan apa yang mereka lakukan. Karena semuanya tanpa kasih tidak ada gunanya, sebab tanpa kasih akan timbul kesombongan yang akhirnya akan memecah belah kesatuan jemaat.
Yang paling utama dalam kehidupan jemaat dengan keberadaan karunia dan apapun yang mereka lakukan adalah membangun persatuan dan kesatuan berdasarkan kasih. Kasih yang dinyatakan Yesus Kristus yang telah mati dikayu salib untuk menebus dosa manusia. Dia lakukan bukan untuk kepentingan dirinya, tetapi kepentingan orang lain. Yesus Kristus datang kedunia menyerahkan nyawaNya dikayu salib hanya karena kasihNya kepada manusia agar tidak binasa tetapi beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3;16).
Dia adalah kasih dan Dia telah menyatakan kasih dengan rela meninggalkan kenyamanan sorga, datang kedunia mencarai orang berdosa, bahkan rela menderita karena kasihNya pada manusia yang berdosa. Tidak ada kasih yang lebih besar, dari seorang yang menyerahkan nyawaNya untuk sahabatNya (Yohanes 15:13). Tetapi Yesus Kristus mati bukan hanya untuk sahabatNya bahkan mati bagi musuhnya, dia telah mati bagi kita ketika kita masih dalam dosa
( Roma 5:8 ).
Kita tidak akan dapat mengasihi kalau kita tidak bertemu dengan sumber kasih yaitu Yesus Kristus. Kristuslah yang menyatakan kasih didunia ini, dengan rela berkorban untuk manusia yang berdosa. Jika kita ingin hidup dalam kasih, maka kita harus bertemu dengan Kristus sebagai sumber kasih dan belajar bagaimana hidup dalam kasih sebagaimana Kristus mengasihi.
Ajari aku bahasa cintaMu, bagaimana kita dapat mengasihi/mencintai ?
I. Harus bertemu dengan Yesus Kristus yang Mengasihi/mencintai
Yesus Kristus adalah kasih/cinta itu sendiri, Dia sumber cinta, Seorangpun tidak akan mengerti kasih/cinta sejati kalau belum bertemu dengan Yesus. Kita tidak akan dapat mengasihi kalau kita tidak pernah merasakan kasih itu sendiri. Untuk dapat mengasihi maka kita perlu mengalami kasih/cinta sejati tersebut. Cinta tersebut tidak akan kita temui diluar Kristus. Untuk dapat mengetahui dan mengenal kasih/cinta sejati harus mengenal Kristus.
II. Harus belajar dari Yesus Kristus
Untuk dapat memperaktekkan kasih/cinta sejati harus belajar dari Yesus Kristus. Ajarilah kami bahasa cintaMu, yaitu cinta pada Allah dan cinta kepada sesama manusia, disitulah terletak seluruh hukum Taurat (Matius 22:37-40). Hukum Taurat tidak diperlukan jika ada kasih/cinta. Tidak perlu produk hukum jika manusia saling mengasihi. Belajar dari Tuhan Yesus, meskipun tidak dikasihi dan dimusuhi tetap mengasihi karena Dia adalah kasih.
III. Harus mempraktekkannya.
Yesus Kristus adalah Kasih, Dia mempraktekkan cinta kasih dalam hidupnya sampai akhirnya mati dikayu salib karena kasih/cintaNya pada manusia. Jika kita sudah bertemu dengan sumber kasih/cinta sejati, maka kita perlu belajar memahami dan mengerti dan selanjutnya mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kasih bukan sekedar kata-kata, kasih hanya dapat dibahasakan melalui perbuatan sebagaimana yang dilakukan Kristus.
Ajarilah kami bahasa cintaMu, maksudnya kita mau belajar dari Tuhan Yesus dan mau menjadi muridNya, yaitu kita belajar mempraktekkan kasih seperti yang dilakukan oleh Yesus Kristus.
Bagaimana mempraktekkan kasih/cinta sejati ? Belajar dan mempraktekkan untuk murah hati, tidak cemburu (tidak iri hati), tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tetapi menutupi segala sesuatu ( tidak membeberkan kesalahan orang lain / tidak mempermalukan orang yang dikasihi), dan percaya segala sesuatu (mempercayai orang yang dikasihi), mengaharapkan sesuatu (harapan), sabar menanggung segala sesuatu (ay 4-7).
Semuanya tidak mungkin dapat kita lakukan dengan kekuatan kita, kecuali dengan pertolongan Tuhan Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit bagi kita karena kasih.

� Kegagalan hidup manusia adalah kegagalan mempraktekkan kasih. Rumah tangga yg kacau krn tdk mempraktekkan kasih. Krn ada cemburu, tdk sabar. Sebuah masyarakat spt di Indonesia, kekerasan merajalela, bentrok antar golongan merajalela spt yg dikatakan disini: kasih tdk mencari keuntunga ndiri sendiri. Kasih tdk bersukacita krn ketidakadilan. Kegagalan gereja: gereja yg kacau, pecah belah, tdk rukun adalah gereja yg gagal mempraktekkan kasih. Kita bisa berkaca bahwa kegagalan hidup manusia, apapun juga akarnya adalah tidak mempraktekkan kasih.

� Bdk. ps.12:31, ps.13:1-3 � kasih lebih penting daripada karunia-2. Tanpa kasih, karunia2 tdk ada gunanya. Manusia ingin yang real-nya bagaimana, ingin yg terbaik. Mengapa orang lain bisa melakukan ibadah dng taat, mengapa orang Kristen tidak bisa. Paulus: harus melatih diri. Kita kurang melatih diri dalam kasih yg kita tahu. Kita tidak melatih diri untuk melakukan kasih. Gereja sedang melakukan sesuatu yang bisa dibicarakan tetapi tidak bisa dilakukan. Kedua, bukan sekadar melatih diri, tetapi berdoa sungguh-sungguh agar bisa melakukannya. Ketiga, kasih pasti akan menderita. Banyak orang lari dari gereja krn orang Kristen tidak bisa mempraktekkan kasih.

� Jemaat Korintus kaya karunia rohani ttp miskin kasih. Ada banyak masalah karena ketiadaan kasih itu. (1) perpecahan, mengidolakan hamba2 Tuhan tertentu (2) perzinahan, yg dimulai dari perzinahan rohani. (3) keserakahan, mementingkan diri sendiri dan mengabaikan orang lain. Paulus: inti kekn, yaitu kasih itu sendiri. Komunitas Kristen terbentuk oleh kasih. Kasih adalah inti dari segala tindakan dan pelayanan. Orang yg mendasari segala sst dng kasih, ia tdak akan pernah gagal. Segala sst berarti krn kasih. Tanpa kasih segala sst sia-sia.

� Membaca tema, mungkin org berpikir ttg skill, atau content, atau sesuatu yg lain. Mengajarkan skill tdk sesulit mengajarkan cinta itu sendiri. Apakah bicara content? Content artinya pengetahuan, konsep. Paulus bicara soal apa? Bukan soal konsep, skill. Ia bicara soal afeksi, perasaan, emosi. Bicara afeksi, bicara soal kedalamannya. Lima level kedalaman: seorang yg menghargai cinta, akan menghidupkan hidup yg mengasihi. Pertama, receiving, menerima bhw kasih itu penting, bernilai. Kedua, responding, ingin memiliki. Ketiga, valuing, menganggap itu bernilai shg ingin menghidupkan. Keempat, reorganizing sikap dan tindakan. Kelima, recharacterisation. Cara mengajarkan tdk bisa dilevel konsep, informasi. Itu yg disebut 3 learning family: tdk bisa info processing, tdk bisa conditioning, ttp efektif bersosialisasi, yaitu dng structure modelling atau spontaneus modelling, dng mempratekkan.

� Ps.12 Paulus memberikan bukti ttg krisis kasih. Ps.13 definisi kasih. Ps.14 bagaimana kasih bekerja. Mengapa perlu belajar bahasa kasih. (1) kasih itu jauh lebih penting daripada semua karunia rohani. Ada tiga kali diulang �ttp jika�, kontras karunia dng kasih (ay.1-3). (2) kasih sejati berasal dari Allah. Ay.4-7 menunjuk pada buah Roh kudus atau karakter kasih Allah? 14 predikat kasih bukan hanya menunjuk pd perasaan, emosi, motivasi ttp pd kelakuan, action yg nyata. (3) kasih itu bersifat kekal. Karena itu perlu meningkatkan mutu kasih.

� Psikolog Maslow: manusia ada kebutuhan dikasihi dan mengasihi. Manusia harus melakukan kedua hal ini. Dalam Alkitab, kasih ada hubungan erat dng Tuhan. Paulus tlh menguraikan banyak karunia. Jemaat Korintus punya banyak karunia ttp tdk menyelesaikan masalah dalam gereja, malah menimbulkan masalah. Hal itu krn tidak punya kasih. Karunia hanya utk pribadi. Kasih membuat kita bersama-sama melakukan sesuatu. Bagaimana mempersatukan karunia-2 itu? Dng kasih. Kasih itu ada hubungan erat dng Tuhan. Kasih bisa menyelesaikan masalah ego. Kasih harus berkorban. Bagaimana menyelesaikan masalah ego? Harus mendekatkan kasih dng kebenaran. Firman Tuhan menerangi kita, mengingatkan kita. Kita bisa menyelesaikan masalah krn kebenaran. Kita menuntut kasih, hrs menuntut kebenaran juga. Dengan kebenaran, hidup bisa berubah.

� Awal abad mula-2, para filsuf setuju tdk ada karya sastra yang indah selain 1Kor 13. Kasih sebuah tindakan, konkret. Tdk mudah mengkhotbahkan kasih krn itu tindakan. Bahasa kasih hrs diperagakan. Paulus: kasih yg murni, tulus, tanpa cacat. Bahasa kasih yg pertama dari Allah dalam Yer 1:33 yaitu Kristus mati untuk kita. Contoh yg hidup: Mother Theresa.
� Kekn diidentifikasi sbg agama kasih ttp jgua dicemooh krn kasihnya. Maksud Paulus luas sekali. Gal 5, salah satu buah Roh adalah kasih, sabar. Di dalam 1Kor 13, kasih itu sabar. Tampkannya kasih itu totalitas kebaikan. Dalam konteks jem Korintus yg mencari kebanggaan diri, Paulus mengingatkan bhw nilai tertinggi bukan karunia, pengetahuan, kehebatan spiritual, ttp kebajikan, virtue, suatu karakter yg harus melekat pada hidup seorang Kristen. Kejarlah kasih itu. Iman itu sulit, harapan itu sulit, ttp kasih lebih sulit.
� Kasih adalah sesuatu yg tdak dapat dipura-purakan. Ay.1-2, orang-2 yang imannya tinggi, kalau tdk ada kasih, tdk berguna. Berkali-kali Yesus tergerak oleh belas kasihanNya. Ay.3: orang yg berbuat amal baik tdk ada faedah jika tdk ada kasih. Ay.4-7: uraian ttg kasih. Orang yang mampu membangun relasi dengan dirinya dan orang lain, akan muncul hal-2 itu. Ay.8 memberi nilai kekal krn sgl sst akan berlalu. Orang yg sulit mengasihi krn tdk punya kasih. Orang yg sulit dikasihi juga krn dalam dirinya tdk ada kasih. ***

Kamis, 25 September 2008

TERPANGGIL MENANGGALKAN

Source: Blog persekutuan-gii, 26 SEPT 2008
TERPANGGIL MENANGGALKAN
Lukas 5:27-32


� apa yang ditanggalkan dan yang ditanggalkan apakah merupakan sebuah kerugian atau menguntungkan karena meraih yang belum pernah didapatkan. Keuntungannnya dimana.

I) Yesus memanggil Lewi
1).Ia adalah orang Yahudi yang bekerja sebagai pemungut cukai (ay 27). Pada jaman itu pemungut cukai dibenci dan dianggap hina oleh masyarakat. Mengapa mereka dibenci / dianggap hina? Karena mereka bekerja sebagai penagih pajak untuk pemerintah Romawi (yang adalah penjajah dan orang kafir), dan pada waktu menagih pajak, pemungut cukai ini memeras rakyat dengan cara menaikkan pajak dan mengkorupsi kelebihannya.
2) Yesus memanggil Lewi / Matius:
Lewi / Matius dipanggil oleh Yesus pada waktu ia ada di rumah cukai. Ia masih ada di dalam dosa (sebetulnya pekerjaan sebagai penagih pajak bukanlah dosa, tetapi tindakan korupsinya jelas adalah dosa).
Yesus memanggil: �Ikutlah Aku� (ay 27b).
Ikut hamba Tuhan tertentu hanya boleh selama hamba Tuhan itu mengikut Yesus
Ada pengenalan melalui apa yang didengar dan diajarkan Tuhan Yesus
3) Lewi / Matius meninggalkan segala sesuatu (Luk 5:28)
a) Ini kontras sekali dengan sikap pemuda kaya dalam Mat 19:22.
b) Waktu Lewi / Matius mengikut Yesus ia mendapat sesuatu (damai, sukacita, dsb), tetapi ia juga kehilangan sesuatu (pekerjaan, harta, teman-teman, dsb). Kalau kita mau ikut Yesus kita akan mengalami hal yang sama. Harus ada kemauan untuk mengorbankan sesuatu!
c) Panggilan Tuhan harus lebih diutamakan dari apapun juga!
Tetapi untuk Lewi / Matius, pekerjaan itu tidak memungkinkan ia memenuhi panggilan Tuhan.

II) Lewi mengadakan perjamuan
Ini mungkin merupakan perjamuan arahan dengan teman-temannya, tetapi jelas juga merupakan tanda syukur Matius dan sekaligus usaha Matius untuk memperkenalkan teman-temannya kepada Yesus.
a) Orang yang sudah diampuni pasti mempunyai keinginan untuk membawa orang lain kepada Yesus. Adakah keinginan itu ada pada saudara?
b) Lewi / Matius berusaha memperkenalkan teman-temannya dengan Yesus melalui pesta di rumahnya.
Yesus ikut dalam pesta/perjamuan itu (ay 30).
Ini menunjukkan bahwa Yesus berkumpul / bergaul dengan orang-orang berdosa.
Ini kontras dengan sikap orang-orang Farisi yang menjauhi orang berdosa. Kita memang harus mau bergaul dengan orang berdosa / bejad, tetapi tetap ada batas-batasnya.

III) Pertentangan Yesus dan orang Farisi / ahli Taurat: (respon terhadap perubahan hidup namun ada sebagian org terancam)
1. Orang Farisi dan ahli Taurat pasti tidak ikut pesta ini
Mereka menganggap diri mereka lebih baik dari orang lain (Luk 18:9)
2. Mereka mengkritik Yesus yang berkumpul dan bergaul dengan orang berdosa (ay 30).
3. Jawaban Yesus:
a) Yesus tidak mendiamkan kritik itu ataupun menurutinya, karena kritik itu salah! Ini mengajar orang kristen untuk tidak selalu diam ataupun menuruti kritik!
b) Arti yang salah.
Bagian ini tidak berarti bahwa manusia cuma sakit secara rohani. Kitab Suci mengatakan bahwa manusia berdosa itu mati secara rohani
Bagian ini juga tidak berarti bahwa manusia di dunia ini ada orang benar / tak berdosa (bdk. Yang dimaksud oleh Yesus dengan �orang benar� adalah �orang berdosa yang merasa dirinya benar�.
c) Bagian ini memberi kita pelajaran dalam persoalan pergaulan.
Ini sekaligus merupakan teguran / serangan terhadap sikap orang Farisi dan Ahli Taurat yang tidak mau bergaul dengan orang berdosa
Tetapi ini juga menunjukkan bahwa kita tidak boleh sembarangan bergaul dengan orang berdosa.
d) Dalam penginjilan:
kalau berhadapan dengan orang yang putus asa dan besarnya dosa-dosanya. Sehingga mereka mendapat jawaban sebagaimana yang didpatkan Matius/Lewi. Calvin: Kita tidak punya alasan untuk takut bahwa Kristus akan menolak orang berdosa, untuk memanggil siapa Ia sudah turun dari kemuliaan surgawinya).
kalau saudara berhadapan dengan orang yang membanggakan kebaikannya. Beritahu dia, bahwa kalau ia merasa diri baik, Yesus justru tidak mencari dia. Calvin: Kita diingatkan bahwa kasih karunia Kristus tidak berguna bagi kita, kecuali kalau karena sadar akan dosa-dosa kita, dan mengerang / merintih di bawah beban dosa-dosa itu, kita mendekati / mendatangi Dia dengan kerendahan hati)
e) Dalam akhir dari ay 32 ada kata-kata: �supaya mereka bertobat�.
Ini adalah sesuatu yang penting. Yesus memang mengasihi orang berdosa dan mau menerima mereka. Tetapi mereka harus bertobat dari segala dosa mereka dan berbalik kepada Tuhan!

� Ketiga Injil menulis kisah ini. Lukas 5:26, �semuanya kagum lalu memuji Allah..� Ini berarti peristiwa ini banyak dipuji oleh orang banyak. Mrk 2:12 juga bernada sama. Itu sebabnya ketika Tuhan memanggil Lewi, kuasa pertobatannya itu terasa. Ada kuasa Tuhan yang begitu menganggumkan. Bagaimana perasaan kita sekarang dengan kuasa Tuhan? Masih adakah kekagumana akan kuasa-Nya itu? Lalu, kata �Ikutlah Aku� diikuti dengan Lewi meninggalkan semuanya itu lalu mengikut Yesus. Lewi bisa meninggalkan segala kenikmatan itu karena kekagumannya kepada Kristus. Kuasa-Nyalah yang telah mengubahkan dan memperbaharui kehidupan Lewi. Lukas juga ingin menjelaskan ketika Lewi mengadakan perjamuan dengan Tuhan Yesus karena ia merasa begitu bersyukur atas apa yang sudah Tuhan lakukan. Kita perlu merasakan kekaguman dan kuasa Tuhan itu setiap hari. Karena di Amerika, menurut survei, 93% anak-anak di sana ketika dewasa tidak lagi memiliki kekaguman kepada Allah. Kalau kita tidak pernah lagi merasa kagum kepada Allah bagaimana kita bisa membawa jemaat bisa merasakan kekaguman itu? Kuncinya: milikilah persekutuan yang dekat dengan Tuhan.

� Hal yang bisa menangkal anugerah adalah karena kesombongan. Itu yang terjadi dalam diri orang-orang Farisi. Mereka tidak mau menerima Kristus karena dia menanggap Lewi adalah orang yang berdosa. Mereka merasa diri lebih baik dibandingkan dengan Lewi. Jemaat juga harusnya menanggalkan kesombongan itu agar tidak mendapatkan anugerah itu.

� Orang Farisi menanggap panggilan Yesus dan Yesus itu sendiri tidak ada apa-apanya. Tetapi bagi Lewi panggilan Yesus itu begitu berarti. Yesus memanggil Lewi:
1. Karena Tuhan mencelikan matanya
2. Lewi tidak bisa lari dari panggilan Tuhan
3. Memiliki kehidupan yang baru � meninggalkan semuanya
4. Ekspresi pertobatan: mengadakan perjamuan / syukuran

� Siapakah Lewi/Matius� Ia anak Alfeus (Mrk. 2:14); Lahir di Kapernaum, kota Galilea (Mat. 9:1, 9). Seorang A tax collector/pemungut cukai/pajak. Matius dan Lewi adalah orang yang sama: Matius (nama Yunaninya) dan Lewi (nama Ibraninya). Sebagai pemungut cukai, Matius bekerja pada orang Romawi yang berbicara bahasa Yunani dan mengumpulkan pajak dari orang Yahudi yang berbicara bahasa Ibrani. Jadi, singkatnya: Ia seorang Yahudi yang bekerja bagi pemerintahan Romawi (penjajah) demi untuk mendapatkan kekayaan materi. Karena itu, tidaklah heran jika ia menjadi seorang yang sangat kaya, terbukti dari pesta besar yang diadakannya untuk menyambut Yesus. Lewi/para pemungut cukai umumnya sangat dibenci orang-orang Farisi/Yahudi. Mengapa?
1) Karena mereka dianggap sebagai penghianat terhadap bangsanya, dengan bekerja bagi penjajah;
2) Karena orang Yahudi menentang pembayaran pajak kepada bangsa kafir/sekular dan bangsa penyembah berhala;
3) Karena mereka dianggap tidak jujur/bersih dari segala penipuan dan korupsi. Umumnya para pemungut cukai memperkaya diri sendiri dengan memanipulasi pajak yang mereka pungut (lih. Kasus Zakheus, setelah ia bertobat dan percaya Yesus, ia mengembalikan 4x lipat dari apa yang ia curi (Luk. 19:1-9).
Namun Lewi yang dulu sudah mati, sekarang muncul Lewi yang baru dengan nama baru: Matius (artinya: Anugerah Allah), karena ia sudah bertobat; beriman kepada Kristus dengan menanggalkan segala keduniawian dengan segala nafsu jahat, egois, mengejar kekayaan dan dunia. Selain itu, ia juga mempersembahkan hidupnya untuk melayani Tuhan sebagai Rasul dan menulis Injil Matius, bahkan ia setia sampai mati sebagai martir di Etiopia (menurut tradisi). Mengapa? Untuk mendapatkan jawabannya, marilah kita belajar dari firman Tuhan dengan tema: �Terpanggil Untuk menanggalkan.�

Langkah apa yang harus dilakukan dalam memenuhi panggilan Tuhan untuk menanggalkan keduniawian kita?

1. Mendengar dan memahami panggilan Tuhan (ay. 27; Luk. 5:27)
A. Eksposisi: Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendengar dan memahami pangilan Tuhan: ayat 27 � Yesus berkata, �Ikutlah Aku/Follow Me.� (akolouthei� Present active imperative second person singular)� menekankan suatu perintah yang bersifat aktif dan kekinian. (diterjemahkan: Kamu sekarang ikutlah Aku).
Analisa: Definisi Panggilan Tuhan: Tiga kata kunci: P-O-N
1) Panggilan untuk mengikut Yesus� bersifat pribadi dan menuntut respons pribadi pula. Karena itu, keputusannya tidak tergantung pada orang lain. Kata kunci: Personal calling!
2) Ikut Yesus adalah suatu panggilan sekaligus perintah� bukan suatu pilihan, mau atau tidak, suka atau tidak. Kata kunci: Obay/ Taat!
3) Perintah �Ikut Yesus� bersifat sekarang (urgen) bukan besok� Menuntut respons yang segera. Kata kunci: Now/ Sekarang!

2. Segera Merespons panggilan Tuhan (ay. 28-29; Luk. 5:28-29)
Ayat 28� Lewi menanggapi panggilan Tuhan dengan segera (responded immediately to Jesus� call) meninggalkan keuntungan materi supaya mendapatkan keuntungan rohani� He left every thing and followed Jesus. Apa bukti dari pertobatannya? Tiga kata kunci: R-F-S
1) Dia menanggalkan cara atau jalan hidupnya yang lama karena Kristus �Repent/ bertobat.
2) Dia menyambut Yesus dan para murid dengan mengadakan pesta besar� Faith/ beriman kepada Yesus.
3) Dia juga mengundang rekan seprofesinya/para pemungut cukai dan orang-orang berdosa hadir dalam acara itu agar mereka pun boleh mengenal Kristus (ay. 29-20)� Share/ membagikan imannya kepada orang lain.
1) Di mata Yesus semua orang sudah sakit rohani dan sudah berbuat dosa sehingga mereka sangat memerlukan tabib/juruselamat (Rm. 3:23).
2) Visi dan misi Kristus adalah sebagai tabib dan Juruselamat yang menyelamatkan/menyembuhkan manusia dari segala penyakit dosa.
3) Istilah �orang sehat� dan �orang benar� bukan berarti memang di dunia ini ada orang yang benar/tanpa dosa, tetapi suatu kiasan/sindiran kepada orang Farisi yang menganggap dirinya sehat rohani atau orang benar (proud/self-righteous); atau yang menganggap dirinya lebih baik dan lebih benar daripada para pemungut cukai dan orang berdosa.

� Ada banyak anggota gereja kita belum memberitakan Injil. Mereka hanya mengajak orang ke gereja tetapi tidak menceritakan Yesus yang sebenarnya. Padahal, banyak orang berdosa di luar sana membutuhkan Yesus. Lewi adalah orang seperti itu. Tuhan memanggil Yesus, seketika ia mengikuti-Nya. John Calvin: pasti Tuhan Yesus berkhotbah banyak hal, dan Lewi memenuhi panggilan Tuhan karena dia sudah mengerti apa yang dia alami. Kalau orang bisa percaya kepada Tuhan itu juga semata-mata karena anugerah Tuhan. Ada banyak orang yang siap menerima Injil tetapi banyak anak-anak Tuhan belum siap memberitakan Injil.

� Ayat 27, ketika Yesus keluar ia melihat Lewi sedang duduk di rumah cukai. Mungkin ia sedang menarik pajak atau sedang kesepian. Sangat mungkin ia sedang kesepian, sebab saat Yesus memanggilnya ia langsung mengikuti-Nya.
1. Di dalam kesepian dan keterasingannya, ia merasakan Yesus masih peduli kepadanya.
2. Dia mendapatkan sukacita dan perubahan. Dia juga mendapatkan pengampunan dari dosa-dosanya.
3. Lewi rela meninggalkan segala-galanya mengikut Tuhan, bagaimana dengan kita?

� Panggilan Lewi:
Panggilan pertobatan
Panggilan Anugerah � hanya semata-mata kebaikan Tuhan
Panggilan komitmen � ada harga yang harus dibayar

� Misi Yesus jelas: mencari orang-orang sakit supaya bertobat. Ia lebih konsen pada pertobatan Lewi dan bukan yang lain. Kita harus punya hati dan panggilan yang jelas akan misi-Nya. Panggilan Kristen bisa terjadi dalam beberapa dimensi:
1. Membuat separasi (kristiani dan dunia ini)
2. Membuat dualisme (hidup kristen dan dunia ini)
3. Imersion (tenggelam dalam arus dunia ini)
4. Terlibat (Yesus terlibat dalam hidup Lewi)
Dalam dunia kekristenan banyak mengalami kemunduran karena memisahkan diri dari dunia. Beda dengan kepercayaan yang lain yang banyak masuk ke dalam dunia dalam misinya. Yesus melakukan breakthrough di mana Ia mau masuk ke rumah Lewi, makan dengannya, dan bertemu dengan kawan-kawannya. Kehadiran Yesus sama dengan kehadiran kerajaan Allah bagi dunia ini. Kita harus masuk dan terlibat dengan orang-orang seperti Lewi. Tantangannya tetap ada: Paparazi (orang-orang Farisi itu). Jangan terlalu banyak diskusi dan dengan pendapat orang, tetapi yang penting adalah melakukan kehendak Allah.

� Orang Farisi banyak mengandalkan Taurat sehingga ketika melihat sesuatu yang baru seperti yang dilakukan Tuhan Yesus akan ditolak mereka. Itu yang menjadi dasar penolakan mereka. Beda dengan Lewi. Ia mau menerima Yesus dan mengalami jamahan-Nya, sehingga ia berubah.

� Kita harus membuat suasana dalam penginjilan, bahwa mereka itu orang yang terbilang dan terpandang. Mereka yang memiliki rumah yang besar dan memiliki segala-galanya membutuhkan Yesus. Berhasil atau tidak, itu tergantung pada Tuhan. Semua yang kita lakukan dengan skill dan pengalaman kita akan menjadi tidak ada apa-apanya. Tetapi bila Yesus ada maka akan menjadi berarti. Bila kita membagikan berkat Tuhan maka Tuhan akan mengangkat kita. Berikutnya, pada jaman itu penyakit kusta begitu dikenal masyarakat itu. Penyakit itu begitu mengerikan. Orang yang sakit kusta sangat berharap mendapatkan kesembuhan. Mereka yakin, bila Tuhan berkehendak maka Tuhan akan menjawab. Hal ketiga adalah yang membuat kita bisa datang ke gereja adalah bukan karena diri kita sendiri. Sama seperti 4 orang yang mengusung orang lumpuh. Ia tidak bisa datang tetapi ada yang membawanya datang kepada Yesus. Lewi bisa menjadi orang yang duduk di atas sekarang menjadi pengikut Yesus. Ada istilah yang penting disini: Lihatlah! Dalam bahasa Mandarin kata lihat ada tiga arti:
1. Lihat sampai tembus
2. Lihat sampai transfaran
3. Lihat sampai menjadi sasaran
Cara Yesus memandang seseorang bukan dari profesinya, tetapi dari hatinya. Itu sebabnya Tuhan juga melihat kita dari hatinya. Ada beberapa hal yang penting:
Dari Lewi � Matius, dari Pemungut cukai � Rasul, bahkan mati martis bagi Tuhan.
Terpandang terbilang
Terangkat terpikat
Terpanggil tertahir
Terarah terubah
Termaterai terpakai
Setelah bertobat, apa yang Lewi lakukan:
1. Membawa rekan-rekan seprofesinya,
2. Mengundang orang-orang yang tidak dia kenal,
3. Membawa keluarganyaAkhir hidup Matius, ia merajakan Yesus. Dulu ia melayani mamon, sekarang melayani Raja di atas segala raja. Matius sangat faham sisitim kerajaan/pejabat. Lukas menulis sesuatu karena sangat memahami istilah anatomi/kedokteran. Itu sebabnya Lukas menyinggung hal rohani kepada fisik: bukan orang sehat yang membutuhkan tabib, tetapi orang sakit.

Kamis, 18 September 2008

JERIH PAYAHMU TIDAK AKAN SIA-SIA

JERIH PAYAHMU TIDAK AKAN SIA-SIA
Filipi 1:3-11

� Gereja filipi didirikan oleh paulus dengan teman2nya (Silas, Timotius, dan Lukas), pada perjalanan misi yang kedua sebagai tanggapan atas penglihatan paulus pada malam hari di Troas.
Kota filipi terkenal dengan tambang emas dan perak dan posisinya yang strategis menuju Eropa. Dan tema besar surat ini adalah �sukacita di dalam Kristus�. Ada 16x kata sukacita ditulis dalam surat ini dan yang mengesankan adalah surat ini ditulis dalam penjara oleh Paulus. Dan dalam situasi ini Paulus tetap mengarahkan hati jemaat pada sukacita dalam Kristus yang tak dapat direngut oleh siapapun dan keadaan apapun juga.
Pasal1:3-11 adalah ungkapan syukur dan doa Paulus kepada Allah.
Dasar dari ucapan syukur paulus setiap kali ia mengingat jemaat di filipi:
1. Karena jemaat setia memberitakan injil (1:5)
2. Bantuan yang diberikan oleh jemaat filipi bagi saudara2nya yang susah (1:7, 4:15-16) bandingkan dengan II Kor. 8:4-5;9:13)

Paulus bukan hanya bersyukur untuk kemitraan dalam pemberitaan injil, tetapi ia berdoa supaya jemaat
Yang diinginkan Paulus di filipi dapat maju dalam iman, isi doa Paulus:
1. kasih semakin melimpah dalam pengetahuan yang benar
2. menjaga kesucian dan tidak bercacat
3. penuh dengan buah kebenaran
Paulus menyadari untuk semakin maju dalam iman, kasih, dan pembneritaan Injil membutuhkan banyak pengorbanan bahkan penderitaan. Namun paulus yakin jemaat Fiipi sanggup menghadapi semuanya karena mereka sudah member diri terlebih dahulu kepada Allah. Allah yang sudah memulai akan menolong mereka dan segala jerih lelah mereka di dalam Tuhan tidak akan sia-sia

� Didirikan oleh paulus pada perjalanan PI Ke 2� tujuannya:
1. Berterima kasih pada jemaat filipi
2. Memberikan khabar tentang dirinya
3. Mendorong jemaat maju dan bertumbuh

� Apa yang harus dilakukan agar jerih payahmu tidak sia2 adalah:
1. Mempersembahkan seluruh hidup kita pada Allah (2Kor. 8:5)
Jemaat dicobai dengan berbagai macam penderitaan namun masih dapat melayani dan memberikan bantuan bagi sesama
Jhon Calvin: kita bukanlah milik kita sendiri, karena itu :1) rasio maupun kehendak harus ditundukan kepada FT; 2) kita harus berhenti mengejar keinginan daging, tetapi marilah kita hidup dan mati bagi Dia; 3) hendaklah hikmatNya dan kehendakNya menguasai seluruh perbuatan kita; 4) hendaklah setiap bagian dari eksistensi kita diarahkan kepada Dia sebagai satu-satunya sasaran; 5) Sasaran dari hidup baru adalah agar anak2 Allah mencerminkan melodi keadilan Allah dan harmoni antara ikebenaran Allah dan ketaatan kita.

2. Melibatkan diri dalam penginjilan (1:5)
Bagaimana mereka terlibat? Mendukung dana bagi penginjilan, baik bagi paulus ketika dipenjara maupun bagi jemaat yang kesusahan di Yerusalem.
Rupanya jemaat Filipi adalah gereja yang missioner yang ikut berkontribusi dalam mendukung misi paulus. Melibatkan diri bagi misi sangat menyenangkan hati Allah dan diterima Allah sebagai �persembahan yang harum� sebagai korban yg disukai dan berkenan kepada Allah (4:18)
Peter wagner menulis �penginjilan dunia adalah persoalan hidup dan mati dan kunci penginjilan dunia adalah mendengarkan Allah dan mentaati apa yg kita dengar�.

Filipi memberikan diri terlebih dahulu kepada Allah, maka Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan mereka. Buah kebajikan dan kebenaran Allah dalam menyelamatkan jiwa melaui Injil, akan menjadi karya yg tidak sia-sia, karena Allah berkenan memberkatinya.

� Motivasi yang murni � tujuan dalam melayani Tuhan. Ia sadar siapa Tuhannya dan siapa dirinya sebagai pelayan. Baginya hidup adalah Kristus. Jhon Stott: keutamaan Kristus adalah hal yang utama dalam pelayanan kepada Tuhan. Filipi 1:21 baginya segalanya adalah Kristus dimuliakan.

Memahami Konsep anugerah � apa saja yang dialaminya merupakan bagian dari anugerah. Termasuk keterlibatan jemaat Filipi.

Melayani dengan sukacita � ia menyerukan agar orang bersukacita. Bukan dari hati yang gembira tetapi bersumber dari kristus, karena bagi Paulus adalah sumber sukacitanya, alas an sukacitanya. Ia mendapatkan sukacita dalam seluruh peristiwa hidupnya sekalipun ia mengalami banyak penderitaaan, karena sukcaitanya bergantung penuh kepada Allah.

� Berjerih lelah adalah ciri khas hidup orang Kristen
Jika ada Roh Kudus maka orang Kristen pasti berkarya
Roh Kudus akan menyadarkan tanggung jawab kita, yaitu tanggung jawab memuliakan Tuhan
Kalau kita lihat ada hasil, namun sebelum itu juga ada kesulitan dan tantangan
Orang2 kristen adalah orang2 yang rela berjerih payah bagi Injil dan bagi dunia ini.

� Ada yang dibanggakan seseorang atas apa yang dia tahu. Tetapi paulus bangga karena karya Allah, dan Persekutuan dalam PI dengan jemaat Filipi.

� Paulus berkata: hati dan usus Kristus adalah bagian dari seluruh hidupnya. Maka ia mengasihi, bersedih, bersukacita semua di dalam Kristus. Ia mempunyai hubungan dgn Kristus yang tidak terpisahkan. Ia mengatakan bahwa ia mengerjakan pekerjaan Kristus yang dipercayakan kepadanya, supaya ia dapat mengambil bagian di dalam penderitaan Kristus. Seperti yang terdapat dalam fsl 3. Ia meyelami seluruh pekerjaan Kristus. Seluruh keterlibatan jemaat filipi merupakan bagian dari pelayanan kepada Kristus. Ia mempunyai sukacita karena ia mendapatkan jemaat yang benar2 mengenal Kristus dan bertumbuh di dalam Kristus dan bisa membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Hari Kristus berarti kita dapat memperhitungkan pahala sesuai dengan apa yang kita kerjakan bagi kristus. Jika kita berjerih payah dengan Kristus maka kita akan bahagia bersama Kristus. Ayat 11 � kita bersandar penuh Kristus Yesus, yang memelihara kita adalah Kristus yang pernah menjadi manusia. Yang bisa memelihara kita iman kita dan pelayanan kita sampai hari ini hanyalah Tuhan yang bisa melakukannya bagi kita.
Watchman nee: ketika plg kekampg halaman hok cia (byk yg merantau ke Indonesia dan mereka sangat kompak). Mereka adalah org cina pertama yg belajar bhs inggris.mereka pnya keunggulan: 1pintar bhs inggris dan 2 bhs mereka mirip dgn bhs perancis.
Dia ktm temannya dan bercerita bhw ia jd HT. temannya kasian karena hidupnya tidak punya apa2. Dia malamnya tidak bisa tidur. Ada bisikan dating padanya dan berkata kamu belum sampai rumah, pintu gerbang surga, jangan memikirkan hal seperti itu. Kita belum selesai bekerja bagi Tuhan dan tidak perlu memikirkan hal2 itu.

Punya gedung yang hebat baik, tapi jauh lebih baik dikelilingi rekan kerja, punya jemaat yang hebat. Satukali kita menjadi kawan, rekan maka sampai matipun kita tetap kawan dan rekan. Jagalah tenggang rasa satu dengan yang lain sampai kita bertemu dengan Tuhan. Petrus � kami telah menanggalkan segalanya dalam mengikuti Engkau, apa yang kami dapat. Tuhan Yesus berkata: di dunia dapat 100 kali lipat dan di surga dapat hidup kekal.

Kamis, 11 September 2008

TERINGAT, TERCATAT

TEMA BULANAN : Mantap Melayani
Tema : Teringat, Tercatat (Maleakhi 3:16-18)
Tujuan : Buku peringatan yang mencatat hal-hal yang indah, yang terkenang sepanjang masa, akan menjadi kebanggaan dan pujian bagi orang yang sungguh mengasihi Dia, mereka akan menjadi bangsa yang terpuji dan patut diteladani.

� Kitab Maleakhi mencatat perkembangan sikap negative orang Israel terhadap YHWH-nya, yang menarik untuk disimak, karena terjadi sebelum masa kegelapan selama + 400 tahun tiba, dimana YHWH sama sekali tidak berfirman kepada orang Israel.
1. Orang Israel merasa tidak dikasihi YHWH, padahal tidak demikan, karena sebenarnya Esau yang dibenci YHWH, bukan Yakub dan keturunannya (1:2-5)
2. Orang Israel (termasuk para imam) tidak menghormati YHWH, dengan cara mempersembahkan roti dan binatang yang cemar (1:6-14)
3. Para Imam tidak mengajarkan kebenaran, sehingga membuat banyak orang jadi tergelinci dan merusak perjanjian YHWH dengan suku Lewi (2:1-9)
4. Orang Israel menceraikan istri tua mereka dan melakukan kawin campur, sehingga mencemarkan kesatuan ilahi pernikahan dan tidak lagi menurunkan keturunan ilahi, seperti yang dikehendaki YHWH (2:10-16)
5. Orang Israel tidak mengembalikan perpuluhan, yang merupakan milik YHWH (3:6-12)
6. Orang Israel tidak mau beribadah pada YHWH, tidak mau menjadi anak Torah, serta tidak mau hidup takut dan gentar pada YHWH, karena menyangka YHWH tidak akan menghukum orang jahat, fasik dan gegabah. YHWH bahkan meluputkan orang yang mencobai-Nya (3:13-15)

Oleh sebab itu, sebelum hari YHWH yang dahsyat itu, Maleakhi memperingatkan orang Israel untuk memperhatikan dan mendengar kehendak YHWH (3:16-18), karena;
1. YHWH mengingat, bahkan mencatat tingkah laku umat yang takut dan hormat pada-Nya dalam sebuah kitab peringatan
2. Umat yang takut dan hormat pada-Nya akan menjadi milik kesayangan-Nya
3. Umat yang melayani-Nya akan menjadi anak kesayangan-Nya
4. Orang lain akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah dan tidak beribadah pada YHWH.

� Diingat dan dicatat oleh Tuhan adalah hal yang indah dan luar biasa. Mereka yang menerima ini adalah yang takut akan Tuhan. Artinya mereka yang kagum dan takjub, percaya Tuhan dan ingin taat pada Tuhan, mengasihi yang Tuhan kasihi. Ada berkat2nya (ay.16) didengar dan diperhatikan Tuhan (2) dicatat dalam kitab peringatan (kata ini muncul baru di kitab Maleakhi, sementara kitab2 lain mencatat kitab kehidupan) (3) menjadi milik kesayangan Tuhan, yang berharga yang khusus dari Allah (4) dikasihani Tuhan. Maleakhi mengangkat perbedaan akhir hidup orang yang benar dan orang yang fasik (badingkan dengan fasal 4)

� Ada dua kelompok umat beragama:
Pertama, orang yang merasa sia-sia beribadah kepada Allah, apa hasilnya? Ikut Tuhan harus dapat untung. Hati mereka tidak pada Tuhan, ttp pada keuntungan apa yg didapat. Tidak tulus. Mereka minta Allah menyuap mereka, minta Allah memberkati tetapi mereka tdk mau melakukan kewajiban mrk sbg umat.
Jangan malah beribadah bikin sedih hati, seperti orang ke rumah duka (14). Ibadah dipandang sebagai sumber dukacita, bukan sukacita.
Mrk membandingkan dng orang lain yg arogan, mrk hidup jauh dari Allah tetapi beruntung, makmur. Allah itu adil apa tidak sih? Allah peduli orang benar tidak?
Kedua, orang saleh yang sejati. Akan menjadi milik Tuhan.
Allah tidak menjawab ttp mengarahkan mereka melihat pada kelompok orang yang saleh yg menjauhkan diri dari orang sombong, mockers dan sinis. Mrk adlah orang yang takut Tuhan (16), yg menghormati namanya (16), orang benar (17) yg melayani Tuhan.
Orang saleh adalah orang yang mengasihi Tuhan dan taat kepadaNya.
Janji Allah:
Mrk akan jadi treasured possession: org yg dipilih dan dikasihi Tuhan, yg memelihara perintahNya. Milik yg khusus. Allah akan seperti Bapa yg sayang kepada anakNya yang sudah melayani Dia.

� Orang-orang Yahudi (para imam dan umat Allah) pascapembuangan yang kembali ke Yerusalem telah mengalami kesusahan dan kemunduran iman. Mereka telah menjadi sinis, meragukan kasih dan janji-janji Allah, meragukan keadilan-Nya dan tidak percaya lagi bahwa ketaatan kepada segala perintah Allah itu berguna. Seiring dengan pudarnya/mundurnya iman, 1) maka pelaksanaan ibadah menjadi suatu rutinitas saja/ketidaksungguhan beribadah; 2) dan tidak memiliki perasaan/nuansa kasih yang tulus iklas dan semangat yang menggebu-gebu untuk Allah/kurangnya iman kepada Allah; 3) mereka acuh tak acuh/masa bodoh terhadap tuntutan hukum Taurat/ketidaksediaan mereka untuk taat kepada hukum Allah; 4) dan melakukan bermacam-macam dosa. Dalam sikon demikian, Allah bangkitkan seorang iman/nabi Maleakhi yang bernubuat 100 tahun setelah kelompok pertama orang buangan kembali dari Babel. Dalam situasi seperti demian, dalam krisis iman orang Israel, Allah mengutus Maleakhi, dengan tujuannya adalah untuk :

1. Memanggil para imam dan umat Allah bertobat dari segala dosa dan kemunafikan agamawi mereka. Karena para imam menghina nama Allah dengan mempersembahkan korban yang cacat kepada-Nya dan mencemarkan pelayanan yang dipercayakan kepada mereka dengan tidak takut dan tidak menghormati nama-Nya(1:6-8; 2:1-4).
2. Untuk menyingkirkan semua rintangan dan ketidakadilan yang merintangi/menghalangi kemurahan dan berkat Tuhan turun atas mereka. Karena umat Israel meragukan kasih dan kesetiaan Allah (1:2). Mereka melanggar hukum Allah dengan menceraikan istri dan menikahi orang kafir (2:10-16). Mereka menipu Allah dengan tidak membayar persembahan persepuluhan (3:8-10).
3. Untuk kembali kepada Allah dan perjanjian-Nya dengan hati yang taat, takut dan mengasihi. Ingatlah kepada Taurat (4:4).

Dalam Perikop tersebut, ditemukan;
1. ALLAH MENGINGAT DAN MENCATAT SEGALA KASIH DAN KESETIAAN KITA KEPADANYA (3:16)
2. ALLAH MENJADIKAN MEREKA YANG SETIA DAN MENGASIHINYA SEBAGAI HARTA/UMAT KESAYANGAN-NYA (3:17-18).

� Ada 3 hal
1. Hidup dalam Kebenaran (ay.16)
Kondisi pada zaman Maleakhi dapat digambarkan seperti kehidupan agamawi, hanya menuntut pelaksanaan upacara2 agama secara lahir dan tidak sungguh2, tanpa pertobatan, tanpa kesalehan. Ketidakpercayaan yang meluas, moralitas rusak. Para imam rusak akhlaknya, sehingga roh ketidakpercayaan memenuhi seluruh negeri. Maleakhi adalah hamba Tuhan yang bangkit pada situasi yang genting ini. Ay. 16 berbicara tentang sisa Israel yang setia, orang2 saleh yang takut akan Tuhan dan menghormati nama Tuhan. Kesetiaan mereka diikat dalam perjanjian Allah dengan bapa leluhur mereka, yang menuntut kesetiaan.
2. Kebenaran yang membenarkan (ay.18)
Hidup sepertinya paradox dengan kenyataannya, ketika orang-orang saleh dan benar itu menyaksikan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan berbuat seenaknya, berani berbuat dosa tanpa punya takut akan Tuhan, hidup licik, culas dan berlaku tidak adil. Mereka sepertinya hidup baik-baik saja. Mengapa? Ay.18 menunjukkan perbedaan yang kentara sekali antara orang benar dan orang fasik. Krn kebenaran akan menguji mereka seperti rembang tengah hari. Coram Deo, berdiam dirilah di hadapan Tuhan, dan nantikanlah Tuhan
3. Kebahagiaan orang benar (ay.17)
Maleakhi = Malakhiya (ibrani) artinya The messeger of God (pesuruh YHWH). Membawa pesan yang penting bagi umat Tuhan yang hidup dalam kegelapan dan moralitas yang buruk. The Truth is God Truth, kebenaran adalah kebenaran Allah itu akan dinyatakan di dalam kehidupan anak-anak Tuhan yang hidup dalam kebenaran. Maleakhi muncul dengan lantang, bersemangat di tengah-tengah umat yang sudah mulai luntur iman dan lesu kehidupannya.
Apa yang teringat? Apa yang tercatat? Tuhan mengingat orang yang hidup dalam kebenaran, yang kebenaranyang dipegangnya telah membenarkan dirinya, dan kemudian mengecap dan mengalami kebahagiaan yang disediakan oleh Allah sebagai Bapa yang penuh kasih dan kemurahan.

� Apakah ibadah kita memang tercatat dan teringat oleh Tuhan? Baik dalam pujian dalam ibadah? Dari mana keyakinan kita bahwa pujian kita diperkenan oleh Tuhan. Di Amerika ada gerakan pujian Heal Song, sebagai bagian mengekspresikan hubungan dengan Allah. Maz 37 dan Maz 73, membuat kita melihat tentang bagaimana tentang realita kehidupan.
Ibadah punya 3 penekanan;
1. Ibadah adalah penyerahan Total
2. Fokus utama untuk memuliakan Tuhan (dalam segala pergumulan dan keadaan yang dialami)
3. Perubahan karakter (kutipan dari Rick Warren). Menjadi serupa dengan Kristus, bukan perkembangan jumlah (kuantitas) tapi perubahan karakter jemaat/pribadi yang ikut ibadah.

Jumat, 05 September 2008

APA YANG HARUS KUBALAS?

7 September 2008

APA YANG HARUS KUBALAS?
Mazmur 116:11-19


� Mazmur 116 ini tidak disebut siapa penulisnya. Kebanyakan mazmur bersifat umum, tetapi mazmur ini bersifat pribadi. Pada umumnya bersifat teratur, tetapi mazmur 116 ini tidak teratur. Tetapi ada tiga hal, pertama: ini adalah keadaan dan kondisiku. Dalam keadaan butuh pertolongan, aku sedang menuju maut (8), aku sangat tertindas (), aku bingung. Dalam kondisi yang sulit, ada dua kemungkinan: pertama, mengasihi diri sendiri. Kedua, cenderung cari pertolongan yang keliru, membius diri. Dalam keadaan sulit kita perlu belajar dari pemazmur yaitu berpikir positif, kedua cari solusi yang benar, yaitu datang kepada Tuhan. Hal yang kedua, betapa luar biasanya perbuatan Allah kepadaku (Ay.5,6,7,8,9&16). hanya orang percaya yang bisa melihat perbuatan Allah yang luar biasa. Seperti Ayub, Yusuf. Hal yang ketiga, apa yang harus kubalas. Ay.12. ada niat saja sudah bagus, apa lagi bisa mewujudkan. Tetapi apa yang bisa kita lakukan tidak sebanding, yang penting kita sudah di dalam Tuhan. Terakhir, 15&16 menempatkan diri sebagai hamba. Namun, tidak semua yang ingin kita lakukan untuk Tuhan berkenan kepada Tuhan. Daud dalam pembangunan bait suci, salomo lah yang membangun.

� Sama seperti orang tua yang telah memberikan segala sesuatu, tetapi sering kali kita tidak bisa membalas semua itu. Seprti tukang parkir, dia adalah orang yang paling kaya, ada BMW, Mercy di depannya, tetapi tidak bisa memilikinya. Apa yang diberikan Tuhan adalah suatu titipan yang harus kita jaga sebaik-baiknya, hanya dititipkan supaya diperlihara. Lakukan dengan setia, hikmat. Di sebelah rumah sedang ada yang membangun, ketika tidak ada majikan dia tidak bekerja, tetapi ketika majikan datang dia baru bekerja. Kedua, dia memang hobinya adalah nembok, yang ketiga, dia hanya ingin memberikan yang terbaik. Ini adalah orang yang benar-benar bekerja untuk yang terbaik. Kol 3:23 �perbuatlah segala sesuatu seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia, yang terbaik.�

� Setiap manusia akan merasakan rasa takut dalam dirinya, yang tidak bisa dipungkiri adalah rasa takut akan kematian. Rasa takut akan kematian, tidak dapat dielakkan menajdi krisis hidup yang paling besar yang biasa dialami orang usia tengah baya, yang mengguncang seluruh segi kehidupannya. Takut mati adalah wajar karena dia memiliki tanggung jawab isteri, anak. Mazmur 116 merupakan mazmur yang mengungkapkan secara jujur perasaan tersebut. Pemazmur kemudian menggumulinya bersama Tuhan (ay.4,13,17.), dan akhirnya dia mendapat jawaban, tidak diketahui kegentaran akan kematian itu karena dia sendiri itu takut mati atau dia melihat kematian orang yang dikasihi. Dia mendapat jawaban bahwa hidup dan mati itu adalah anugerah Tuhan. Ternyata itu berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihinya ay.16. dan sebagai ekspresi dari imannya ia mengucap syukur diulangi dalam ayat 14,18. Jika orang Kristen menemukan jawaban itu dia akan dihindarkan dari rasa takut akan kematian. Orang Kristen akan lebih bersyukur akan anugerah Tuhan.

� Saya akan membawa jemaat kembali pada panggilan Tuhan. Keselamatan yang Tuhan berikan itu bukan berarti dia ada di ruang tunggu, tapi di ruang kerja. Setiap kali orang percaya punya relasi yang baik dengan Tuhan, puncaknya adalah dia ingin menikmati bersama dengan Tuhan dan pasti punya kerinduan untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Di eropa, gereja bisa mempengaruhi masyarakat. Tetapi gereja ditinggalkan Tuhan karena tidak mempengaruhi masyarakat. Tertapi di Asia, gereja disertai Tuhan tetapi tidak punya dampak bagi masyarakat.

� Apa yang harus kubalas?
1. bersyukur senantiasa. Bersyukur adalah sesuatu yang gampang-gampang susah.
2. setia sampai akhir. Disini dikatakan, �berharga di mata Tuhan� frase ini berlawanan dengan kata �sia-sia�. Mati untuk negara mungkin hanya sebatas kata2 saja. Tetapi apa bila kita bandingkan dengan mati untuk Tuhan lain nilainya.
3. Rela berkorban.

� Tuhan dikatakan baik karena 2 hal;
1. karena Tuhan memang baik: Tuhan meluputkan.
2. Tuhan baik karena siapa Dia. Pengertian seperti ini ada kalau hatinya telah disentuh oleh Tuhan. Sebenarnya tidak mungkin kita membalas apa yang Tuhan buat. Tetapi Tuhan memberikan kesempatan :
i. mengangkat piala
ii. membayar nazar.
Rick warren said: salah satu metode penginjilan yang baik adalah kesaksian pribadi kita bagaimana Tuhan itu baik kepada kita.

� 15 tahun lalu, saya menggumuli ayat ini dan ditantang oleh ayah saya, lalu saya bertanya: pih, bagaimana caranya membalas kebaikan Tuhan? Ambil secarik kertas dan tuliskan kebaikan Tuhan dalam hidup saya. Tapi ternyata, tidak cukup menulis kebaikan Tuhan dalam secarik kertas. Terus papih berkata, carilah apa yang bisa kamu balas untuk Tuhan, tapi kenyataannya tidak bisa saya balas. Jika demikian, lakukan yang terbaik yang bisa kamu lakukan untuk Tuhan.

� Saya melihat mazmur ini merupakan nyanyian personal. Apa yang harus kubalas?
1.hidup penuh ucapan syukur ay.12. mengapa pemazmur bersyukur? Karena pembebasan Tuhan dari berbagai marabahaya yang Tuhan kerjakan atas pribadi pemazmur. Menjadi alasan ucapan syukur.
2.Memiliki hati yang tetap setia kepada Tuhan. Ini adalah komitmen untuk hidup tetap setia dalam mengikut Tuhan meski hidup ini ada tantangan.
3.ay.12.13 menyaksikan karya penebusan Allah kepada orang yang tidak percaya supaya orang lain mengalami berkat Tuhan, keselamatan itu bukan kita nikmati sendiri tetapi kita bagikan kepada orang lain supaya orang lain juga mengalami keselamatan dari Tuhan.

� Ada seorang pemikir dan usahawan terkenal: jika bintang muncul dalam sekali setahun pasti akan terkagum dan mengabadikan serta membagikan kepada keturunannya. Jika muncul setiap malam, maka kita cenderung untuk mengabaikannya. Mazmur 116 ini tergolong pengucapan syukur, dia mengutarakan ucapan terima kasihnya atas penyelamatan Tuhan atas dirinya. Dari mazmur ini terbagi dalam tiga bagian besar:
1.1-4 mengingat kesedihan yang mendalam dalam hidup, namun dalam situasi demikian pemazmur mengatakan akan tetap setia kepada Tuhan. Kehidupan pemazmur tidak berbeda dengan kehidupan kita. Tetapi Dia tetap mengasihi kita.
2.5-11 mengingat akan kasih karunia dan anugerah Allah, seperti �suatu bantal yang lembut� (penghiburan) dalam keadaan penderitaan.
3.12-19 pengucapan sykur yang mendalam. Dengan suatu nazar atau janji, sebagai persembahan sykur, karena Tuhan begitu baik.

� Orang ini diwawancari untuk menceritakan pengalaman mereka, George ... buku itu membahas pengalaman orang yang mati suri dan melalui pengalaman itu membuat orientasi hidup dia berubah, dari Near Death Experience menjadi Near God experience. Itulah yang sebenarnya terjadi dalam hidup pemazmur. Tetapi, kita tidak perlu menunggu Near Dead Experience melainkan jadikanlah setiap hari di dalam hidup kita menjadi pengalaman bergaul dengan Tuhan.

� Untuk menghitung berkat itu bisa sulit atau mudah. Bagaimana seseorang dapat menghitung berkat Tuhan kalau orang itu tidak percaya kepada Tuhan, Tuhan itu baik, Tuhan itu memelihara, Tuhan itu mendengar, Tuhan itu sayang sama manusia. Tetapi kalau manusia itu percaya, dalam keadaan apapun, orang itu tetap dapat menghitung berkat Tuhan, kuncinya adalah percaya. Setelah percaya, baru dia dapat mengungkapkan syukur kepada Tuhan.

� Ada dua kata kunci;
1. aku mengasihi Tuhan, itu adalah syema israel adalah ajaran taurat ajaran yahudi.
2. aku percaya, itu adalah suatu deklarasi kepada Tuhan.
3. Dari dua kata kunci itu muncul pertanyaan �bagaimana kubalas kebaikan Tuhan�?
i. mengangkat piala keselamatan atau korban syukur. Korban seperti ini adalah korban yang dipersiapkan oleh dirinya sendiri. John Calvin bukanlah mempersembahkan korban, karena sifatnya rohani maka ibadah yang rohani adalah mempersembahkan hidup kita.
ii.menyerukan nama Tuhan, dikaitkan dengan doa. Karena doa sebagai sentralitas ibadah kepada Tuhan. Doa adalah usaha untuk mendapatkan Tuhan sendiri, inilah yang menajdi kerinduan pemazmur. Tuhan adalah hidupku, matiku.
iii.membayar Nazar kepada Tuhan karena nazar adalah tanda kejujuran iman yang punya komitmen yang punya kesungguhan. Ini adalah tekad dari pemazmur Yang Allah tuntut dari kita adalah respon. Karl barth, mengatakan bahwa inti Alkitab �God love me cause the bible told me so.�

� Bahasa Inggris sangat kaya, pemazmur bicara tentang dying bukan death. Sesuatu yang pada diri manusia yang secara natural adalah menakutkan. The art of dying, kaisar Tiongkok tahu bagaimana dia menghadapi kematian. Arkeolog berkesimpulan bahwa dia tahu bagaimana dia mempersiapkan kematian. Dalam the art of dying ada kasih, iman, pengharapan, self recognition, ada suatu pengenalan diri di hadapan Tuhan dan syukur. Di tahu siapa dirinya di hadapan Tuhan.

� �Menyerukan nama Tuhan� punya arti �hidup seperti Tuhan.� Tuhan dikatakan pengasih, penyayang. Tuhan itu baik, karena dia memang baik. Ketika dikatakan baik, artinya tidak terjebak fenomena perbuatan baik. Membayar nazar, harus merupakan sesuatu yang real dalam hidup kita. Kita harus mempersembahkan syukur, karena Tuhan itu sendiri konsisten. Itu semua dilakukan di hadapan semua umat, untuk meninggikan Tuhan. Mustahil kita melakukan semua itu jika Tuhan tidak mengkondisikannya.

� Apa yang harus kubalas kepada Tuhan?
Pertama, Apa yang Tuhan kerjakan kita harus mengingatnya. Saya dan saudara mungkin pernah mengalami kejadian dying seperti halnya Daud. Kedua, menerima atau pengakuan atas kebaikan Tuhan, bukan sebagai suatu kebetulan. Ketiga, Merespon atas kebaikan Tuhan. Ay.9,10.11 menjadi bukti dia bisa berjalan dalam negeri orang hidup, banyak kejadian yang sederhana kita take it for granted, kita menganggap biasa saja. Dalam hal ini ada 7 hal:
1. Sikap sebagai hamba
2. Mengakui kebaikan Tuhan sebagai fakta bukan cuma sebagai atribut teologis
3. Menyatakan kasih kepada Tuhan
4. Dengan sumpah atau janji
5. Menyerukan nama Tuhan mengangkat piala keselamatan
6. Membayar nazarnya
7. Mempersembahkan korban

� Mazmur 113-118 adalah himpunan mazmur pujian mazmur pujian disebut mazmur Halell. Biasa dinyanyikan pada hari-hari raya; paskah, pentakosta, dan pondok daun. Pada umumnya, lagu2 ini setahun 20 kali lebih karena merasa harus memberi pujian kepada Allah. Di dalam mazmur ini ada 30 kali mengungkapkan �aku� tetapi 1 x kata �kalian� itu berarti merupakan suatu kesaksian pribadi. Hidup kita menjadi bukti nyata kebaikan Tuhan. kekuatan terbesar kita bukan di mimbar tapi dalam hidup kita. Yang paling sulit adalah untuk memenangkan keluarga. Di dalam hal ini dia mempunyai tekad, aku mau 2 ay. 17-19 Itu mencakup :
berdoa
aku mau angkat cawan
aku mau berjalan sebagai orang benar
mempersembahkan yang indah

dalam kelima hal ini kita melihat dengan jelas :
i.aku mengasihi Allah. Dalam konsep PL semua anggap bahwa tuhan itu jauh. Tertapi penderitaan membawa kita dekat dengan Tuhan. Aku mengasihi engkau tidak pernah muncul dalam PL, ini akan mengajak jemaat untuk berkata kepada Tuhan �Tuhan aku cinta kepadaMu�
ii.membayar nazar dihadapan Tuhan. Dan aku akan memabayar nazar di hadapan umat. Ini bukan urusan pribadi tetapi menjadi kesaksian dan rahasia umum. Dengan demikian, lalu kalimatnya indah, 1 di depan Tuhan, di depan orang, berjalan di Yerusalem. Nazar ini juga dibayar di depan umum. Inilah pentingnya kebaktian keluarga. Ada satu hal indah. Aku akan angkat cawan, ada 4 macam:
a. angkat cawan untuk tidak diminum. Pertobatan tidak nyata, hanya bersaksi untuk mengagungkan diri sendiri.
b. angkat cawan untuk memberi minum, menjadi berkat.
c. angkat cawan dan diminum bersama
d.angkat cawan sampai tidak satupun orang tidak kebagian. Susah sebelum orang lain susah, menjadi orang yang terakhir menikmati kebahagiaan. Disinilah mengapa dia bisa berkata demikian, karena dia bersikap sebagai hamba.

Aku lahir di rumah Tuhan, ayah seorang hamba, isteri seorang hamba, dan aku adalah anak seorang hamba, hamba dari seorang hamba. Artinya dia tidak dilahirkan dalam kesengsaraan, penderitaan tetapi doa dia didengar dan dia berjalan dalam jalan orang hidup, artinya setiap hari berjalan dalam bayang-bayang maut, tetapi Tuhan memperhatikan dia dan memberi dia hidup layak.

Jumat, 29 Agustus 2008

KEBANGGAAN NEGARA

KEBANGGAAN NEGARA
Yesaya 60 : 1 � 3

� Psl. 6, panggilan Yesaya yang menyatakan kemuliaan Tuhan. Kita melihat : Allah yang Mulia, Allah yang Hidup, anugerah dari Tuhan, dan Pengutusan atas Yesaya.

�Yesaya 60
1. Kemuliaan Allah Turun atas Sion. Kata� Terbit� dan �Nyata�
2. Arah dari misi PL. Kemuliaan Allah Turun atas Sion maka bangsa2 akan dating. MIsi bersifat magnet untuk menarik bangsa2 akan datang. Bangsa yang bersentuhan atas Israel( cahaya Allah), bangsa juga mendapatkan kemuliaan Allah
3. Efek kemuliaan Allah- yang akan terjadi pada umat Allah: 1. mengangkat muka ( bangga)2. memandang sekeliling ( tidak perlu malu) 3. keheranan 4. kelimpahan pada umat Allah- berkat datang dari seberang laut.
Beritanya adalah terang Allah yang dinyatakan bg Sion. Efek dari pada kemuliaan itu ketika turun atas Sion :
1. Mengangkat muka
2. Memandang ke sekeliling
3. Ada keheranan melihat bahwa kemuliaan Tuhan
4. Adanya kelimpahan pada umat Allah (bahkan dari segala bangsa) bukannya mengais berkat tetapi akan turun atas orang pilihan) ini adalah puncak dari ayat 1.
Misi : bangsa2 akan datang pada terang. Misi dalam PL diketahui bkn hanya di Israel tpi bgs2 yang ada di sekitar Israel, mereka jg tersentuh terang itu. Yes diutus utk bicara atas nama Allah bg bgs2. Yg tjd pd umat Allah : mengangkat muka, memandang ke sekeliling, keherananan pd perkara yg besar, kelimpahan pada umat Allah, kemuliaan Allah. Ay 6 & 7 org yg mengikut Tuhan (dr Syeba) dtg memasyurkan Tuhan. Psl 6 seolah-olah raja mati dan kemuliaan Allah sptnya hilang, tetapi dari Psl 60 terlihat bgmn kemuliaan Allah kembali dinyatakan.
Ada yang bernyanyi �Padamu negri aku tidak janji, padamu negri�.� Yang menggambarkan kekecewaan. Mungkin kita juga kecewa dgn negeri ini, tapi apakah Tuhan kecewa dan putus asa dengan Indo? Kalau kita tdk aktif dan bangkit maka tidak akan bisa mjd terang.
� Yesaya bicara tentang pemulihan hubungan umat dengan Allah, dan pemulihan dengan sesama. Yes mengajak umat menjadi terang bagi lingkungan. Psl 59 :14,15 ada 4 hl yg hilang : hukum, keadilan, kebenaran, hati nurani. Bagi negeri dan bagi kita sebenarnya fenomena ini pun tengah terjadi. Ay. 15 tdk ada hukum, itu jahat di mata Tuhan, lawless. Di indonesia menteri menyeret aparatnya, jaksa menuntut jaksa. Bagaimana kita boleh melaksanakan masyarakat yang sehat, berhukum, dan menyatakan kemuliaan Allah. Bagaimana mengabarkan injil secara oral maupun dalam kehidupan yg nyata.

�Yesaya menulis nubuat tentang yang �sudah� dan �akan�. Kekelaman menimpa suku bangsa ini adalah realita. Makna kekelaman : dosa, kondisi manusia tidak punya relasi dengan Tuhan, sedang dan akan terus terjadi. Terang yang turun itu menjadi jawaban atas kegelapan. Itu hanya terang Kristus. Berkat yang turun ( ay 6 ) berkaitan dengan Kej 25, keturunan Ismail, dipikirkan kapan itu terjadinya. Beberapa penafsir mengatakan orang-orang ini datang memberikan persembahan, dan nubuat itu digenapi. Kita harus meminta hikmat Tuhan untuk hidup di Indonesia.

�Apa kebanggaan Negara ? Bagaimana ? (1) Bangkit : org mempunyai niat, kesadaran, kemauan, pengorbanan. Pemain bulu tangkis di Beijing meraih emas, karena ia ingin membanggakan bangsanya. (2) Bercahaya : harus ada yg mendukung, yaitu terang Tuhan yang ada dalam diri kita.

� Bangsa Israel sebenarnya patut berbangga atas status yang mereka miliki sebagai bangsa pilihan.

� Namun kebangga ini harus didasari bukan kepada kebaikkan mereka tetapi Allah. Mereka menjadi bangsa pilihan adalah karena:
- Bukan karena Kebaikkan
- Pemberian Allah (bukan karena usaha)
- Anugerah Allah (sebenarnya mereka tidak layak)

� Sebagai bangsa terpilih Allah telah merancang agar mereka menjadi terang di tengah dunia. Hal ini dapat terwujud karena
- Allah telah menjadi terang mereka
- Allah menguduskan mereka untuk menjadi terang

� Namun terang ini tidak akan terlihat jika
- Israel meninggalkan Tuhan
- Tidak berlaku sesuai dengan status mereka sebagai anak-anak Allah

� Sebagai akibat kesaksian mereka maka banyak orang akan datang kepada Tuhan melalui mereka karena
- Bangsa-bangsa lain tidak berada di dalam kegelapan tidak memiliki terang (Bdk. Yes. 52:13)
- Bangsa-bangsa lain melihat terang Tuhan. (Bdk. Yes. 9:1). Ketika melihat terang mereka, yaitu bangsa-bangsa lain, tahu sedang berada dalam kegelapan

� Di dalam PB bahkan sampai sekarang Allah menginginkan umat-Nya menjadi terang
� Kita dapat menjadi terang dengan sikap hidup
� Kita juga dapat menjadi terang dengan menyaksikan terang itu melalui perkataa (Injil)
� Ini bukan tugas segelintir orang atau hamba-hamba Tuhan yang mengemban jabatan gerejawi tertentu, tetapi semua umat, karena semua umta adalah imam-imam di hadapan Allah yang dapat menjadi pengantara antara orang-orang yang belum menganal Allah dengan Allah melalui pemberitaan Injil.
� Nubuatan Nabi Yesaya ini mengacu kepada janji Mesias yang akan datang memulihkan bangsa Israel, dan janjinya digenapkan didalamnya sebagai terang dan pembawa Shalom. Ada 3 poin : (1)Orang percaya harus bangkit menjadi terang dan membawa shalom akan terjadi saat ada hubungan yang serasi dan harmonis dengan Tuhan. Paulus dalam Efesus 2 : 17 � 19, menjelaskan makna Shalom : pemulihan secara rohani kepada setiap orang percaya � Holly Nation. Dalam I Petrus 2 : 9, 4 status orang percaya, dipanggil dan diberikan mandat untuk menyatakan terang. (2) Menjadi murid Kristus yang sejati. Panggilan pemuridan adalah anugerah. Pemuridan sebagai usaha pemulihan oleh terang itu untuk mewujudkan kembali perintah Tuhan (Matius 5 : 16). (3) memiliki spiritualitas reformasi. Adanya hidup yang berubah. Oleh Agustinus, Luther, Zwingli juga telah ditekankan fungsi berbangsa dan bernegara dengan lantang dank eras. Ada penekanan keseimbangan dalam segi rohaniah dan lahiriah, doktrinal dan praktikal, penghayatan batin dan tindakan nyata dalam masyarakat. Menjadi terang Tuhan adalah menghadirkan Kristus di tengah komunita berbangsa dan bernegara, sekolah, kantor, dll..


� Seorang Perdana Menteri Britania Raya, Earl Beaconsfield: �Sesungguhnya letak rasa kebanggaan dan kepedulian terhadap bangsa dan Negara itu muncul , di situlah kita sedang berkarya dan bercahaya.�

� Ay 1 bangkit bercahayalah, karena ada Penebus, Roh Allah, dan Firman yang ada dalam kita. John Stott menulis Mengapa saya menjadi orang Kristen? Seakan � akan kita yang memilih menjadi orang Kristen, tetapi John S. berkata bahwa Allah yang berinisiatif dan memilih kita. Ay 3 bangsa- bangsa akan datang dan melihat terang itu.

� Artikel Kristian Wibisono, pesawat Garuda berkeliling di atas Indonesia, penumpang melihat adanya genangan air yg luas luar biasa, dikira kolam, ternyata banjir. Wacana kita menjadi terang menjadi sesuatu yang sesuai konteks dan konkrit, di tengah bangsa. Yonki Karman pernah berkata : menjadi terang adalah ABCDE: Aktif, Balance, Communicatif, Dinamic, dan Evangelical.

� Menjadi 1 berita besar di tengah bangsa yang terpuruk. Perjanjian Allah adalah perjanjian yang setia, sebagai harapan, tiang penopang bagi kehidupan bangsa agar dapat bertahan dan eksis. Baru � baru ini museum Yerusalem menduplikat gulungan-gulungan yang lengkap agar seluruh bangsa melihat. Setelah 2000 tahun gulungan itu ternyata sangat berharga dan dibuktikan kebenarannya.

� Konteks Mesianic prophecy dunia penuh dengan harapan sekalipun kondisi penuh dengan kekelaman. Tatkala terang itu datang, terang menjadi pusat perhatian, orang yang dicari, pusaka yang akan diberi menjadi umat pilihan Allah. Tatkala Gabriel berjumpa Maria: Kandungan Maria menjadi berkat bagi seluruh bangsa dari generasi ke generasi. Tuhan memilih Abraham dari satu keluarga menjadi bangsa, menjadi Negara dan menjadi bangsa yang terpilih untuk menjadi terang bagi bangsa yang lain,
Terang adalah kemuliaan Allah yang kau temukan/jumpai. Yoh 4 : perempuan Samaria bertemu Tuhan dan perempuan memberitakan tentang Yesus kepada orang yang ia jumpai. Sehingga ia menjadi terang bagi orang lain dan membawa mereka kepada sumber Air Hidup.
Janganlah menjadi terang sambil menunggu Negara ini menjadi baik, tetapi mulailah menjadi terang dari hal �hal yang kecil.
150 thn yang lalu ada orang China pertama ke Olyimpiade, tetapi ia dihina bahkan tidak dapat apa-apa, karena kehabisan segalanya, tetapi ia bangga karena ia pernah pergi.
Tahun ini China meraih 50 emas, untuk kebanggaan Negara, bukan kebetulan tetapi ini membanggakan negara, budaya, dan berkaitan dengan beribadah pada Tuhan. kita harus membiarkan kerajaan Allah datang, melalui kita, melalui gereja, dan bg bangsa. Gereja mempunyai suasana keluarga, dan keluarga mempunyai suasana ibadah. Contoh lain, usia 12 tahun merupakan usia dimana seseorang bertanggung jawab untuk memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, apakah kita juga memperhatikan ini ? Dalam Islam = langgar, Bethany = family altar.
Satu-satunya bangsa yang pernah dibuang oleh Allah adalah bangsa Israel. Tetapi mereka selalu bertobat dan datang kepada Tuhan sehingga Allah memulihkan bangsa ini kembali. Harapan dari nusa bangsa adalah gereja dan melalui pribadi adalah dalam gereja. Kita harus membiarkan kerajaan Allah datang, melalui kita, melalui gereja, dan bagi bangsa.Mengkeluargakan gereja dan menggerejakan keluarga.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India