Rabu, 24 Juni 2009

MENGHORMATI NAMA TUHAN YANG KUDUS

MENGHORMATI NAMA TUHAN YANG KUDUS
Kel 20:7
Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Kamis, 11 Juni 2009


Ada 2 kata larangan dalam bahasa Ibrani = Lo dan Al.
Lo = adalah larangan yang bersifat permanent.
Al = adalah larangan yang bersifat local / temporal.
Semua hukum taurat di sini memakai �Lo,� berarti hukum ini semua berlaku terus segala zaman dan generasi.

Orang Yahudi memperbanyak 10 hukum ini menjadi 613 hukum.
613 dibagi 2 = 365 yang negatif dan 248 yang positif.
365 melambangkan jumlah hari dalam setahun.
248 melambangkan jumlah tulang belulang dan organ-organ tubuh manusia.
Jadi, biarlah semua orang dengan sepenuh hati melakukan hukum-hukum ini setiap hari dalam hidupnya.

Ini adalah hukum yang pertama yang berkaitan dengan verbal.
Hukum yang ke 2 yang berkaitan dengan verbal adalah hukum yang ke 9, jangan berdusta.
Walaupun berkaitan dengan verbal, tapi tidak bisa dilepaskan dari kelakuan.
Verbal tak dapat dipisahkan dari kelakuan.
Kelakuan tak dapat dipisahkan dari verbal.

Susunan dan urutan hukum dari hukum pertama sampai ke 3 ini adalah yang berkaitan dengan kelakukan dulu (hukum pertama dan ke dua), baru hukum yang berkenaan dengan verbal.
Maksudnya: seperti pepatah berkata, �Action speaks louder than words,� maka hukum yang berkenaan dengan action dulu yang ditulis, baru hukum yang berkenaan dengan kata-kata.
Kata-kata boleh banyak (jamak, plural), tapi tetap action (singular) yang �Berbicara� lebih keras.

Hukum ini menekankan jangan menyebut nama Tuhan Allahmu.
�Mu� di sana berarti:
[a] Ada hubungan milik.
Orang yang mengasihi, tak akan mengatakan hal yang jelek pada / tentang orang yang dikasihi.
Hukum ini bukan diberikan atas dasar tanpa hubungan.
Hukum ini sebenarnya lebih tepat disebut perjanjian, perjanjian dari orang yang saling mengasihi (redemptive basis).
Hukum ini juga diberikan SETELAH mereka dibebaskan dari Mesir, bukan sebelumnya.
Artinya, biarlah orang Israel mengalami kasih Tuhan dulu, baru 6 pasal kemudian dari sejak pasal 14, barulah hukum ini diberikan.

[b] Ada hubungan atas bawah, yang besar dengan yang kecil.
Tuhan jauh lebih besar dari apa yang dapat kita mengerti.
Manusia boleh memiliki sebutan terhadap Tuhan, tapi Tuhan lebih besar dari sebutan itu.
Tak ada �Nama� yang bisa mengakomodasi semua keberadaan Tuhan dengan lengkap.
Tuhan jauh lebih besar dari nama apapun yang diberikan manusia terhadap-Nya.
Nah, sebagai yang kecil, biarlah kita menghormati Dia yang besar.

[c] Ada hubungan timbal balik.
Tuhan tak hanya menuntut kita manusia melakukannya, tapi Ia sendiri juga sudah, dan masih melakukan semua yang baik ini.

Mengapa jangan menyebut dengan sembarangan?
[a] Tuhan tak suka.
Apa kesukaan Tuhan? Salah satunya dipuji.

[b] Tuhan memandang bersalah.

[c] Tuhan pasti menghukum orang yang mempermainkan nama-Nya.
Kata pasti menghukum muncul dari kata �Lo� juga.
�Jangan menyebut� memakai kata �Lo.�
�Memandang bersalah� juga memakai kata �Lo� tak bersih dari kesalahan, tak bisa lari dari konsekuensi kesalahan itu.
Seperti Ananias dan Safira yang dihukum sangat serius karena berdusta (Kis. 5).

Tuhan memberikan rangka hidup orang untuk hidup berkenan pada Tuhan dan mendapat berkat-Nya.
Ini tidak diberikan untuk mempersulit manusia, tapi untuk manusia hidup terhormat.

10 hukum ini dibagi 2:
Hukum 1-4 � hubungan manusia dengan Allah (vertical).
Hukum 5-10 � hubungan manusia dengan manusia (horizontal).

Tuhan perlu mewahyukan diri pada manusia, karena manusia tak bisa mengenal Allah dengan sempurna.
Tuhan juga mewahyukan bagaimana manusia bisa berhubungan dengan Allah dengan tepat.

Konsep nama orang Yahudi adalah nama = orangnya.
Kalau ada orang yang menjelekkan nama = menjelekkan orangnya.

[a] Jadi, hukum ini menekankan agar manusia memiliki hormat pada Allah, mengakui bahwa Allah adalah mulia / berdaulat dan tak bisa dipermainkan.
10 hukum ini berlaku bukan hanya untuk orang Kristen, tapi semua orang.

[b] Tuhan tak mau orang membawa / mencatut nama Tuhan untuk hal yang jahat / tujuan kejahatan. Bahkan juga untuk kalimat-kalimat latah �Oh, my God�/sumpah palsu �Demi Allah, saya akan bayar �

[c] Anak Tuhan yang hidup dengan tercela, maka Tuhan juga dipermalukan. Jadi, kita harus hidup dengan hati-hati.

Kita harus memandang / menghormati Tuhan, jangan menyepelekan Tuhan.

R.C. Sproul berkata, �Kekudusan Tuhan adalah hakekat Tuhan, bukan sifat Tuhan.� Dalam hubungan antara Allah pencipta dengan orang Israel yang dicipta, mereka diperintahkan menghormati Tuhan.
Maka, orang Israel sangat menghormati nama Tuhan. Mereka tak berani menyebut nama Tuhan langsung, tapi memakai sebutan-sebutan, mis.: Adonai, dll.
Kalau mereka harus menyebut / menulis nama itu, mereka harus berhenti, cuci tangan, memakai pena baru dan menulisnya sambil berdiri.
Kekudusan Tuhan begitu tinggi, maka kita harus bicara dengan hormat.
Kepada orang yang di bawah kita, kita bisa memakai bahasa yang biasa, tapi kepada yang lebih tinggi, kita memakai bahasa yang hormat.
Nama Allah tak bisa dibuat latah, �Ya, Allah. . .�
Nama Allah dibawa dengan rasa hormat.
Untuk itu harus didasarkan pada pengenalan Tuhan yang benar.
Orang yang mengenal Tuhan, bisa mengenal diri sendiri.
Dalam buku A.W Tozzer �Mengenal Allah yang maha kudus,� dikatakan bahwa gereja telah kehilangan rasa kagum / hormat pada Tuhan.
Ke pesta, mereka memakai pakaian yang baik, mahal, yang mencari pakaian itu di lemari berjam-jam, tapi ke gereja, memakai pakaian yang tak layak.

1. Menghormati nama-Nya Allah Kudus. Merupakan hal yang sangat penting karena hal Allah sendiri yang memerintahkan. Contohnya Keluaran 3: 2-5 Tuhan menampkan diri kepada Musa, �tanggalkan kasutmu karena tempat ini kudus� demikian juga sewaktu Allah bangsa Israel mau menemui Tuhan di gunung Sinai Allah memerintahakan agar mereka membersihkan diri termasuk dalam hal mencuci pakain. Exo 19:7-13 Lalu datanglah Musa dan memanggil para tua-tua bangsa itu dan membawa ke depan mereka segala firman yang diperintahkan TUHAN kepadanya.
Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama: "Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan." Lalu Musapun menyampaikan jawab bangsa itu kepada TUHAN. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan datang kepadamu dalam awan yang tebal, dengan maksud supaya dapat didengar oleh bangsa itu apabila Aku berbicara dengan engkau, dan juga supaya mereka senantiasa percaya kepadamu." Lalu Musa memberitahukan perkataan bangsa itu kepada TUHAN. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya. Menjelang hari ketiga mereka harus bersiap, sebab pada hari ketiga TUHAN akan turun di depan mata seluruh bangsa itu di gunung Sinai. Sebab itu haruslah engkau memasang batas bagi bangsa itu berkeliling sambil berkata: Jagalah baik-baik, jangan kamu mendaki gunung itu atau kena kepada kakinya, sebab siapapun yang kena kepada gunung itu, pastilah ia dihukum mati. Tangan seorangpun tidak boleh merabanya, sebab pastilah ia dilempari dengan batu atau dipanahi sampai mati; baik binatang baik manusia, ia tidak akan dibiarkan hidup. Hanya apabila sangkakala berbunyi panjang, barulah mereka boleh mendaki gunung itu."

2. Menghormati namanya yang kudus kita harus hidup dalam kekudusan terutama hati yang suci I Petrus 1:15-16� tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.�
Ibrani 12 :14�Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Keluaran 20:7
Jangan Menyebut nama Tuhan,Allahmu dengan sembarangan. William Shakespeare mengatakan bahwa Apalah arti semua nama? Sekuntum bunga mawar, namanya diubah sekalipun tetap harumnya adalah harum mawar. Tetapi apakah benar bahwa nama itu tidak punya arti dan pengaruh apa-apa? Nama kalau dihubungkan dengan Tuhan, merupakan hal yang amat sangat penting dan sangat serius. Nama itu menyatakan akan Pribadi Allah. Itulah sebabnya, kita diperingatkan untuk tidak menyebut nama Allah dengan sembarangan. Kata �sembarangan� di dalam terjemahan lama digunakan kata �dengan sia-sia.�. Secara harfiah, dalam bahasa Iraninya berarti, � dengan tidak sebenarnya.� Artinya, apa yang dikatakan berbeda dengan yang dimaksudkan. Apa yang diucapkan di mulut berlainan dengan yang ada di dalam hati. Karena itu sia-sia, kosong, tidak tulus dan sembarang. Dan kalau orang melakukan itu, maka Tuhan memandang bersalah.

Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum�at , 12 Juni 2009

Ayat ini merupakan bagian dari 10 Hukum yang Tuhan berikan kepada Musa. Dalam urutan 10 Hukum, ayat ini menjadi hukum yang ke-3, setelah �Jangan ada Allah lain dihadapan-Ku� dan �Jangan membuat patung yang menyerupai apa pun�. Kalau hukum pertama Allah ingin menunjukkan Allah yang sejati dan palsu, sementara hukum kedua menunjukkan perbedaan Pencipta dan ciptaan, maka hukum ketiga ini menunjukkan Pribadi Allah itu sendiri. Nama menunjuk pada pribadi dan identitas orang itu sendiri. Nama Allah yang disebut disini dipakai nama YEHOVAH Elohim. Yehovah adalah the covenant of God; dan Elohim adalah God of creation. Dalam bahasa Ibrani, nama Allah dipakai dalam berbagai macam sebutan dan tujuan yang berbeda, misalnya:

Nama-nama Allah
Nama Allah
Arti
Referensi
Penjelasan
Elohim
Allah
Kej. 1:1; Bil. 23:19;
Maz. 19:1
Mengacu kepada kekuatan dan kekuasaan Allah. Hanya Dialah Allah yang tertinggi dan sejati.
Yahweh
TUHAN
Kej. 2:4; Kel. 6:2,3
Nama utama dari yang Ilahi.
El Elyon
Allah Mahatinggi
Kej. 14:17-20; Bil. 24:16; Maz. 7:17; Yes. 14:13, 14
Dia di atas segala sesuatu; tidak ada hal yang tersembunyi.
El Roi
Allah yang melihat
Kej. 16:13
Allah melihat semua ciptaannya dan tahu pelanggaran umat-Nya.
El Shaddai
Allah Mahabesar
Kej. 17:1; Maz. 91:1
Allah sangat berkuasa
Yahweh Yireh
TUHAN akan menyediakan
Kej. 22:13, 14
Allah akan memenuhi segala kebutuhan kita.
Yahweh Nissi
TUHAN adalah panji-panji
Kel. 17:15
Kita haris ingat Allah-lah yang akan menolong kita.
Adonai
Tuhan
Ul. 6:4
Allah sendirilah yang memerintah segala sesuatu.
Yahweh Elohe Yisrael
TUHAn Allah Israel
Hak. 5:3; Maz. 59:5;
Yes. 17:6; Zef. 2:9
Dia adalah Allah dari bangsa Israel
Yahweh Shalom
TUHAN adalah damai
Hak. 6:24
Dialah Allah yang memberikan damai dan bukan ketakutan.
Qedosh Yisrael
Yang Suci dari Israel
Yes. 1:4
Allah adalah sempurna secara moral.
Yahweh Sabaoth
TUHAN semesta Allah yang menguasai bumi dan sorga
1 Sam. 1:3; Yes. 6:1-3
Allah adalah Pelindung dan Penyelamat kita.
El Olam
Allah yang kekal
Yes. 40:28-31
Allah adalah kekal. Dia tidak akan pernah binasa.
Yahweh Tsidkenu
TUHAN adalah kebenaran kita
Yer. 23:6; 33:16
Allah adalah standar kebenanaran untuk perilaku kita. Dia yang membuat kita menjadi orang benar.
Yahweh Shammah
TUHAN ada di sana
Hez. 48:35
Allah selalu hadir dalam kehidupan kita.
Attiq Yomin
Hari-hari Bersejarah
Dan. 7:9, 13
Allah adalah otoritas yang mutlak. Suatu hari nanti Ia akan menghakimi seluruh bangsa.

Hal lain yang menarik dari nama Allah adalah Ia memiliki nama unik dari setiap kitab yang ada dalam Alkitab. Dibawah ini saya ada list dari nama-nama Allah dalam setiap kitab itu:
In Genesis, He is the Creator God.In Exodus, He is the Redeemer.In Leviticus, He is your Sanctifier.In Numbers, He is your Guide.In Deuteronomy, He is your Teacher.In Joshua, He is the Mighty Conqueror.In Judges, He gives victory over enemies.In Ruth, He is your Kinsman, your Lover, and your Redeemer.In I Samuel, He is the Root of Jesse.In 2 Samuel, He is the Son of David.In 1ST and 2nd Kings, He is King of Kings and Lord of Lords.In 1st and 2nd Chronicles, He is your Intercessor and High Priest.In Ezra, He is your temple, your house of worship.In Nehemiah, He is your mighty wall, protecting you from your enemies.In Esther, He stands in the gap to deliver you from your enemies.In Job, He is the Arbitrator who not only understands your struggles, = but has the power to do something about them.In Psalms, He is your Song - and your reason to sing.In Proverbs, He is your wisdom, helping you make sense of life and live = it successfully.In Ecclesiastes, He is your purpose, delivering you from vanity.In the Song of Solomon, He is your Lover, your Rose of Sharon.In Isaiah, He is the Mighty Counselor, the Prince of Peace, the = Everlasting Father, and more. In short, He's everything you need.In Jeremiah, He is your Balm in Gilead, the soothing salve for your = sin-sick soul.In Lamentations, He is the ever-faithful One upon Whom you can depend.In Ezekiel, He is your Wheel in the middle of a wheel -- the One who = assures that dry, dead bones will come alive again.In Daniel, He is the Ancient of Days, the everlasting God who never runs= out of time.In Hosea, He is your Faithful Lover, always beckoning you to come back = when you have abandoned Him.In Joel, He is your Refuge, keeping you safe in times of trouble.In Amos, He is the Husbandman, the One you can depend on to stay by your= side.In Obadiah, He is Lord of the Kingdom.In Jonah, He is your Salvation, bringing you back within His will.In Micah, He is Judge of the nation.In Nahum, He is the jealous God.In Habakkuk, He is the Holy One.In Zephaniah, He is the Witness.In Haggai, He overthrows the enemies.In Zechariah, He is Lord of Hosts.In Malachi, He is Merciful.In Matthew, He is King of the Jews.In Mark, He is the Servant.In Luke, He is the Son of Man, feeling what you feel.In John, He is the Son of God.In Acts, He is the Savior of the world.In Romans, He is the righteousness of God.In I Corinthians, He is the Rock that followed Israel.In II Corinthians, He is the Triumphant One, giving victory.In Galatians, He is your liberty; He sets you free.In Ephesians, He is Head of the Church.In Philippians, He is your joy.In Colossians, He is your completeness.In 1st and 2nd Thessalonians, He is your hope.In I Timothy, He is your faith.In II Timothy, He is your stability.In Philemon, He is your Benefactor.In Titus, He is truth.In Hebrews, He is your perfection.In James, he is the Power behind your faith.In I Peter, He is your example.In II Peter, He is your purity.In I John, He is your life.In II John, He is your pattern.In III John, He is your motivation.In Jude, He is the foundation of your faith.In Revelation, He is your coming King.

Pelajaran yang bisa saya dapatkan dari sana adalah:
1. Nama Allah menunjuk pada Pribadi Allah
2. Pribadi Allah menujuk pada nama-nama yang berbeda.
3. Nama-nama yang berbeda menunjuk pada peran yang berbeda.
4. Peran yang berbeda menunjuk pada keunikan dalam diri Allah.
5. Nama Allah adalah nama yang menyelamatkan (lih. Kis. 4:12)
6. Nama Allah di adalah nama di atas segala nama (lih. Fil. 2:9)

Latar belakang hukum ke-3, �Menyalahgunakan nama Allah�: Pada masa Israel baru keluar dari Mesir. Bangsa Mesir menyembah banyak berhala, misalnya menyembah dewa sungai nil, dan sebagainya. Maka Tuhan memimpin Israel hendak menghilangkan kebudayaan Mesir yang merusak ini.

Seperti yang telah dijelaskan nama di dalam Alkitab selalu menunjuk kepada pribadi, demikian juga dengan nama Allah. Nama itu menunjuk kepada pribadi dan pribadi itu menunjuk pada sifat atau karakter. Karakter itu bisa dan mampu untuk dikenali, itu artinya Allah dengan menyatakan nama-Nya Ia ingin menyatakan karakter-Nya kepada manusia. Jadi karakter sangat erat dengan pengenalan.
Jadi dengan demikian, penyebutan nama Allah dengan sembarangan adalah suatu bentuk ketidakkenalan manusia akan Allah, atau kesalahan manusia mengenal pribadi Allah. Artinya manusia itu sama sekali tidak mengenal Allah. Jadi sebenarnya penyebutan nama Allah dengan sembarangan adalah suatu bentuk kejauhan hubungan manusia dengan Allah yang disebabkan oleh dosa (bisa juga dikaitkan hubungannya dengan kerusakan total manusia).

Ada tiga hal: Nama adalah pribadi itu sendiri, Nama adalah pribadi yang diungkapkan, Nama adalah pribadi yang hadir secara aktif. Nama Allah mengandung kuasa. Dimana nama Allah terlibat disana pribadiNya juga terlibat dan akan bertindak secara pribadi. Kepribadian Allah terungkap jelas dari namaNya dan itu dihubungkan dengan segala perbuatan yang menunjukkan tentang siapa diri Allah.

Bangsa Israel lama tinggal di Mesir sebagai budak. Oleh sebab itu, Mesir banyak mempengaruhi kehidupan Israel. Khususnya di dalam kebudayaan, dan penyembahan kepada dewa. Maka sebelum mereka ke tanah Kanaan, Allah memberikan 10 hukum. Ada tiga hal:
� Tuhan memberitahu bahwa namanya adalah Yahweh. Ia memperkenalkan dirinya. Sementara yang disembah bangsa-bangsa lain bukan Allah.
� Ia adalah Allah yang membebaskan dari tanah perbudakan.
� Ia adalah satu-satunya objek penyembahan yang sejati.
Eka Darma Putra, ketika orang memperilah yang bukan Allah, dan sekaligus menisbikan yang mutlak, ketika orang yang memberhalakan yang kelihatan sehingga hidupnya mengalami pendangkalan spiritual yang amat memprihatinkan, ketika yang ilahi tidak dipermuliakan tetapi di naifkan dan dihujat dalam ucapan dan tindakan khususnya dalam paradigma tindakan. Itulah makna hukum; �jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan.�

Apakah arti menghormati nama Allah yang kudus? Mengapa harus menghormati nama Allah: karena Allah melarang menyebut namanya dengan sembarangan. Dalam Ibrani, kata �jangan� menekankan suatu larangan yang mutlak. Kenapa tidak boleh menyebut sembarangan, karena Allah �melarang� kita, dan Allah �memandang bersalah.� Karena nama Allah itu kudus, murni, sempurna, dan benar. Karena nama Allah terkait erat dengan seluruh eksistensi Allah sendiri, karyaNya, kekuasaanNya.
Bagaimana cara menghormati nama Allah? Ayat 7: kata �sembarangan� yaitu perkataan yang sia-sia, atau menyebut nama Tuhan sebagai pembuktian bahwa kita benar, padahal kita bohong. Ada dua hal: tidak boleh menyebut nama tersebut untuk mengutuk atau menyumpahi orang lain; kita harus menghormati nama Allah dengan cara yang layak, yaitu dalam ibadah. Bukan untuk kepentingan pribadi tetapi untuk penyembahan kepada Allah.

Tidak peduli seperti apa arti nama. Yang Tuhan tuntut adalah respect. Ketika nama Allah tidak digunakan sebagaimana mestinya disanalah kita meremehkan nama Allah. Tindakan seperti apa yang bisa dikategorikan menyebut nama secara sembarangan? Yaitu, lain di mulut lain di hati. Yang Tuhan kehendaki adalah integritas. Ibadah dan pelayana tidak ada kepalsuan.

Nama Allah bersangkut paut dengan pribadi Allah sendiri. Pribadi Allah itu kudus. Jadi kalau orang menyebut dengan sembarangan, itu penistaan kepada pribadi Allah. Spirit dalam hukum yang ke-3 adalah respect kepada Allah berdasarkan hati yang mengasihi, takut dan mengenal Dia.
Dalam pengertian praktis bagaimana kita melakukan penghinaan? Menemukan 2 hal:
� Istilah �sembarangan� (emtyness), tidak ada makna sama sekali. Misalnya waktu kita kaget, lalu menyebut nama Allah. Atau �kesia-siaan� (vanity). Nama Tuhan kita pakai untuk menutupi segala kepalsuan. Apapun yang menunjuk tidak berdasarkan fakta (baik materian, moral) cara hidup (dusta, kejahatan, kehidupan yang menyimpang, penuh tipu daya) menunjuk kepada kesia-siaan. Mengelabui untuk menutupi kehidupannya yang bobrok.
� Berkenaan dengan bersumpah palsu. Bersumpah biasanya digunakan di pengadilan. Pada waktu itu kita dilakakan, tidak boleh ditambah, dikurang.
Menyebutkan nama Tuhan secara sembarangan tidak boleh terjadi, �jika ya katakan ya, jika tidak katakan tidak.� Jika kita tidak menemukan kebenaran dalam hidup, itu pasti bukan dari Allah.

10 hukum merupakan suatu order yang kodrati dalam hidup manusia, mengatur relasi antara ciptaan dan yang mencipta. Seluruh hukum bagian pertama: relasi ciptaan dan sang pencipta, termasuk larangan jangan menyebut nama Tuhan secara sembarang. Penyembahan berhala berkaitan dengan menyebut nama Allah secara sembarangan. Inti penyembahan berhala menjadikan bukan Allah menjadi Allah. Sedangkan menyebut nama Tuhan secara sembarangan menyebut Allah menjadi bukan Allah. Terjadi pembalikkan. Pemyembahan berhala menjadikan yang tidak bermakna menjadi bermakna. Intinya, baik menyembah berhala maupun menyebut nama Tuhan secara sembarangan, mengganti Allah atau tidak menempatkan Allah pada tempatnya Allah di dalam relasi ciptaan dengan sang pencipta.

Tuhan menetapkan aturan main kepada bangsa Israel, dengan maksud supaya orang Israel tau sifat Allah, tau pola hidup yang Allah inginkan, supaya mereka tau bahwa Tuhan sungguh mengasihi mereka.
Istilah sembarangan ada beberapa arti: (1) Menyalahgunakan: orang sudah tau tetapi menyalahgunakannya. Misalnya ada orang nodong pake nama Tuhan, membius jemaat dengan nama Tuhan demi keuntungan, dan sebagainya. Dia tau orang pasti takut nama Tuhan oleh sebab itu dipakai. (2) Serba munafik. (3) Menyebut nama Tuhan dengan tidak hormat dari dalam hati. Mensius mengatakan, �satu panah bercun hanya bisa membunuh satu orang saja, tetapi lidah yang beracun bisa membunuh seribu orang.�
Tuhan memandang bersalah artinya: (1). Tuhan tidak melepaskan dia dari hukuman, pasti dihukum. Betapa seriusnya dosa ini. (2) Tuhan tidak akan pernah melupakan.

Bung Karno mengatakan �What is in the name?� Di dalam nama ada tiga hal: menunjukkan pribadi Allah; ada kewibawaan dan otoritas Allah; ada martabat Allah. Menyebut nama secara sembarangan, menyinggung tiga hal tadi.
Waktu khotbah sebaiknya jangan hanya menguraikan kengerian karena nama Allah disebut secara sembarangan tetapi juga menguraikan nama Allah yang �manis.� Misalnya, Yoh 13:14-15, �Apa yang kamu minta dalam namaKu, Aku akan melakukannya�, berhubungan dengan otoritas: berkat, anugerah, kasih karunia Allah. Bayangkan, �Yesus melakukan untuk kita!� Ketika kita memperlakukan nama Allah dengan baik, ada berkat dibelakannya.

BERDOALAH SENANTIASA

BERDOALAH SENANTIASA
Lukas 18:1-8
Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Rabu, 03 Juni 2009
Dalam Ps. 17, Yesus bicara mengenai kedatangan kerajaan Allah. Kemudian, Yesus menyambung mengenai doa.
Jadi, ada pesan yang Yesus sampaikan yaitu:
[a] Masa penantian itu harus menjadi masa berdoa.
Yesus bicara mengenai senantiasa berdoa dibandingkan dengan hakim yang lalim.
Hakim itu ditegaskan bahwa ia bukan orang percaya.
Hakim ini dihadapkan dengan janda yang tak punya backing / sandaran / andalan.
Pesannya: kepasrahan berdoa dari orang yang tak punya apa-apa yang dapat diandalkan. Janda ini tak punya cara lain untuk diandalkan. Jadi, dalam berdoa, manusia hendaknya HANYA mengandalkan Tuhan.

[b] Tuhan pasti memperhatikan, lebih dari hakim yang lalim.

[c] Apakah ada iman pada waktu Tuhan datang. Berdoa itu harus selalu dikaitkan dengan iman. Semua agama mengucapkan doa yang kata-katanya diulang-ulang / bertele-tele. Misalnya: Orang Katholik mengucapkan doa Santa Maria 100x, Orang Islam juga, Orang Buddha juga.

Iman itu percaya bahwa Tuhan pasti akan menjawab yang terbaik.
Iman bukan melaporkan rencana / scenario kita, supaya Tuhan menuruti kemauan kita.
Illustrasi: Ada seorang pastor yang kebanjiran. Tatkala air sudah tinggi, orang berkali-kali datang bawa perahu mau menolong, tapi pastor itu menolak. Sampai akhirnya, ia meninggal. Sampai di Surga, ia bertanya, �Mengapa Tuhan tak menolong?� Tuhan menjawab, �Sudah berkali-kali kirim perahu, tapi kamu tak mau.�
Pesan: Pastor itu mau Tuhan menolongnya dengan jalannya sendiri.

Doa yang beriman adalah seperti doa Sadrach, Mesach dan Abednego. Kalau Tuhan mau tolong ya tolong dengan cara-Nya, kalau tidak, ya tidak apa. Silahkan dengan cara Tuhan, tak perlu harus sesuai dengan cara kita.

Seringkali orang percaya tergoda, waktu permintaannya dalam doa tak terjawab, maka ia menyerah (give up). Give up berdoa sama sekali, atau give up berdoa mendoakan hal tertentu.
Yesus berkata agar berdoa terus menerus dan harus beriman.
Jadi, bagian kita adalah berdoa terus menerus.
Dan jawaban doa itu kita serahkan pada Tuhan.
Tuhan juga menyebut �Orang-orang pilihan� = Tuhan memberi hak / kesempatan agar kita meminta / menghampiri Dia.
Illustrasi: Pdt. Buby Ticoalu sedang mempersiapkan Firman Tuhan dan berkata agar anaknya jangan ganggu. Eh. . . ada orang jualan es langganan lewat, anaknya mengetuk pintu kamar agar dikasih uang untuk beli es. Setelah mengetuk lama, pintu tak dibukakan

Doa = napas orang Kristen.
[a]. Ada 3 kata ditekankan:
[1]. Harus.
Harus = necessity, bukan optional.

[2]. Selalu.
Selalu = keep on / always / continuous.

[3]. Tak jemu-jemu.

Jadi, kita harus bertekun berdoa dalam segala hal, sampai Yesus datang kembali.

[b]. Ada musuh.
Musuh kita adalah iblis.

[c]. Ada iman.
Iman = mempercayakan diri pada siapa yang kita percaya.

Kalau kita baca sepintas, Tuhan bukan dipersamakan dengan hakim. Penekanannya, bukan pada persamaannya, tapi pada perbedaannya. Kalau hakim saja mau menolong, mungkin dengan motivasi yang salah, apalagi Tuhan.

Orang Kristen ada yang luntur berdoa.
Doa bukan menggosok lampu Aladdin = minta apa saja, pasti diberi.
Orang Buddha mencari klenteng mana yang kalau berdoa, pasti diberi (you qiu pi ing).
Orang Kristen jangan berharap bahwa setiap sakit, pasti sembuh; punya persoalan, pasti beres.
Dalam Luk. 18 ini, kita perlu mengenal diri dan siapa yang mendengar permintaannya.
Kalau kita sadar bahwa kita tak berdaya, kita bisa berdoa pada Allah yang baik itu.

3 macam doa yang tak didengar:
[a] Doa orang sombong.
[b] Doa orang yang tak tulus (Mz.m 68:13).
[c] Doa orang yang ingin melampiaskan hawa nafsu (Yak. 4).

Doa yang benar:
[a] Perlu ketekunan.

[b] Perlu introspeksi / memeriksa hati, apa motivasi kita. Janda ini meminta sesuatu yang sangat urgent / menyangkut hidup matinya.

[c] Doa itu indah pada waktunya, semua akan dijawab oleh Tuhan yang Maha Baik.

Manohara minta tolong Kedutaan Indonesia di Singapore pada hari Minggu. Mereka menolak dan mengatakan agar tunggu sampai Senin, walaupun Mano sudah mengatakan hal itu adalah emergency.
Lukas itu seorang dokter bedah, tapi ia sangat rohani.
Dalam buku ini saja, ada 9x kata �Doa� muncul dalam 6 pasal.
Lukas punya konsep doa yang sangat baik.

[a] Tuhan tahu mana yang emergency dan mana yang tidak.
Tuhan tak akan menuruti kehendak manusia, kalau itu tak sesuai dengan kehendak-Nya.
Kita ada untuk Tuhan, bukan Tuhan ada untuk kita. Tuhan berdaulat. Tuhan tak takut dengan suara / volume / banyaknya massa orang yang berdoa.

[b] Tuhan tak pernah terlambat.

[c] Tuhan tak pernah pandang bulu.
Janda miskin, Ia tolong. Raja Daud, juga Ia tolong. Ia tak pilih kasih menolong siapapun yang memang menurut Tuhan perlu ditolong.

Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum�at , 05 Juni 2009

Perumpamaan untuk menegaskan
a. It is binding�mengikat.
b. It is necessary�penting.
c. It is proper�sepatutnya, sepantasnya, tepatnya.
d. Its ineritable�tak dapat dielakkan, tak dapat dihindarkan.
Bahwa mereka harus selalu berdoa.
Beberapa catatan:
1. Perumpamaan tersebut justru dipakai Tuhan untuk mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya karakter dan sikap seorang hakim. (bdg. Ul. 1:16-17) bukan menggambarkan karakter Tuhan.
2. Ada kalanya doa-doa kita segera dijawab Tuhan, bukan magsud Tuhan untuk mengulur �ulur waktu namun Dia menghendaki kita tekun dalam berdoa (. . . yang siang malam berseru kepadaNya) Tuhan tahu kebutuhan kita dan apa yang terbaik bagi kita (Mat. 6:8; Luk. 18:8)
3. Kata �membenarkan� �to vindicate�mempertahankan memulihkan hak seseorang, to avenge�membalaskan dendam seseorang.
4. Ada hubungan yang erat antara doa dan iman, orang yang berdoa memiliki iman, keyakinan, kesetiaan. (Ibrni. 11:6)

Terjemahan lain �tetaplah berdoa dan jangan putus asa�, dalam kehidupan jemaat yang berdoa tetapi tidak dijawab, dalam situasi spt ini ada jemaat yang tidak berdoa segala sesuatunya baik. Bagaimana kita bisa mengajarkan bahwa doa penting. Antropormisme, Allah digambarkan sbg seorang hakim yang dikatakan sebagai seorang hakim yang dapat menjawab persoalah. Cpt atau lambat kita akn mengalami masalah, dan yang tepat untuk menolong kita adalah Tuhan.
1. Tuhan itu pasti care/peduli, ada kekontrasan antara hakim yang hanya memihak kepada orang yang punya kedudukan. Allah peduli dalam kondisi yang bagaimanapun kpd kita.
2. Allah yang penjawab, ketika kita berdoa dan memohon, (tunggu, tidak, ya) Dia akan menjawab. Cepat atau lambat Dia akan menjawab.
3. Tuhan akan membrikan yang terbaik sbg orang-orang pilihan, Dia memiliki rencana yang indah.

Doa itu sering disalah konsepkan, doa bukan menarik Tuhan dalam hidup kita, kita diminta utk mengerti rencana Tuhan dalam hidup kita.

Hakim itu, dia karena jenuh dan tidak mau direpotkan shg dia menjawab, dari segi Allah, Dia akan memberikan pemeliharaan spt ketika DIa menciptakan.

Sms:�Keindahan sebuah doa bukanlah dari kata-kata tapi dari kerinduanmu untuk berdoa. . .jawaban sebuah doa bukanlah dari kehebatanmu berdoa tetapi dari ketekunanmu untuk terus berdoa�. Doa adalah suatu hubungan dan ketergantungan kita kepada Allah, saat kita berdoa dan berseru.

Bill Haybells: doa merupakan hal yang tidak natural krn sejak kecil kita diajarkan utk mandiri, doa merupakan interupsi dari manusia modern. Kita tidak spt janda yang spt ini, tidak punya apa-apa, kita adalah ahli waris dalam Kristus. Orng Kristen tidak berdoa krn merasa Tuhan tidak mampu, bagaimana kunci kefektifan doa, kenapa Dia susah menjawab doa kita?padahal Tuhan senang menjawab doa kita, dan tidak menangguhkan doa kita dan kita akan menjawab yang terbaik kpd kita anakNya.

Mendorong jemaat utk hadir dalam kebaktian doa.

Inti ini adalah perumpamaan ttng Kerajaan Allah, karakter dari warga KA yang harus tekun berdoa. Berdoa tak jemu-jemu, bahwa kita datang kepada hakim yang adil dan kita harus sungguh-sungguh berdoa, bahwa Dia tidak akan mengulur-ulur waktu dalam menjawab doa. Bagaimana kita berdoa?
1. Mengulang-ulang doa.
2. Semakin meningkatkan intensitas doa.
3. Aktualisasi doa, kembali bersyukur stlh doa dijawab.
4. Karena ada kebutuhan yang mendesak.
5. Ada kasih.
6. Ada iman.

Pengalaman pelayanan di Bonti.
1. Kalau kita meminta kpd jangan tanggung-tanggung mnta yang besar. Pengalaman Elisa, raja Yoas.
2. Bertahanlah sampai ada jawaban dari Tuhan, spt pengalaman Abraham.
3. Bekerjasamalah dengan Tuhan, kita meminta Tuhan mengaminkan.
4. Utamakan kemuliaan Tuhan, untuk kepentingan Tuhan.

Janda memiliki persoalan yang membuat ia menderita shg ia mencari pertolongan kpd hakim, janda ini memiliki iman yg sungguh bahwa hakim ini bisa menolong dia, dia bertekun sampai dia menolong. Jika memiliki persoalan maka datanglah kepada Allah kita.

Satu hal ttng doa, seluruh kehidupan Kristen dapat digambarkan bagaimana doanya. Mengontraskan antara Allah dengan hakim yang tak benar, hakim yang lalim mengulur waktu, Allah segera dan tidak mengulur waktu. Hakim bertindak menurut kepentingan dirinya, Allah bertindak untuk kepentingan umat. Sejarah orang Yahudi tentang pengadilan, janda ini sangat miskin yang langsung menghadap hakim yang dianggap sebagai pembela. Kaitan doa dengan iman, menata ulang secar radikal bagaimana relasi kita dengan Tuhan, apakah bila doa kita dijawab apakah kita bergantung kepadaNya?

Firman Tuhan dalam Lukas dan Tesalonika, megajarkan kita untuk memiliki doa yang terus menerus dan tidak jemau-jemu. Karena doa bukan sekedar meminta sesuatu, tetapi jauh lebih besar dan lebih baik dari itu. Arti yang terdalam dari doa adalah persekutuan dengan Allah, menikmati kehadiranNya, menunggu kehendakNya, mengucap syukur u kemurahanNya. Sebuah teriakan dari si janda, sebuah pengakuan kepada kita. Charles Swindoll:�Didalam doa lebih baik memiliki hati tanpa kata-kata, daripada memiliki kata tanpa hati.

Pendahuluan: John Wesley (Wesley L. Duewel, Menjangkau Dunia Melalui Doa: Kalam Hidup, 1986) pernah berkata, �Tuhan tidak akan melakukan apapun di Surga, selain menjawab doa yang penuh dengan kepercayaa.� R. C. Sproul (Kebenaran Dasar Iman Kristen: SAAT, 2007) menulis, �Di dalam dan melalui doa, kita mengekspresikan penghormatan dan pemujaan (adoration) kita kepada Allah; kita menelanjangi jiwa kita dalam pengakuan (confession) yang tulus di hadapan Dia; kita mencurahkan pengucapan terima kasih (thanksgiving) dengan hati yang bersyukur; dan kita mengajukan permohonan-permohonan (supplication) kita kepada-Nya.�
1. Tuhan Yesus sangat menekankan pentingnya doa. Dia sendiri memulai pelayanan-Nya dengan doa dan puasa (Mat. 4), ditengahi dengan kehidupan yang berdoa setiap hari sebelum matahari terbit (Mrk. 1:35); dan pada malam hari sebelum beristirahat (Mat. 14:23; Mrk. 6:46). Kemudian mengakhiri pelayanan dan hidup-Nya di dunia dengan berdoa di taman Getsemani (Mat. 26:36-46). Dalam pengajaran-Nya, Yesus juga sering berbicara soal doa. Sebagai contoh, permumpamaan tentang teman yang meminjam tiga potong roti pada waktu tengah malam (Luk. 11:5-8) , Yesus menekankan keadaan terdesa dan kesungguhan doa yang dibangun di atas dasar kebaikan Allah Bapa (Mat. 7:7-11). Perumpamaan tentang pemungut cukai dan orang Farisi (Luk. 18:10-14), Kristus menuntut kerendahan hati dan penyesalan melalui doa dan sekaligus mengingatkan kita mengenai bahaya menyombongkan diri.

2. Secara khusus dalam Lukas 18:1-8, Tuhan Yesus mengajar dan menantang setiap orang Kristen supaya terus berdoa dengan tekun. Yesus tidak menyamakan Allah dengan hakim yang tidak adil, namun Ia hendak menyatakan berapa banyak atau intensitas kita berdoa. Jika seorang hakim yang tidak adil saja dapat melakukan hal yang baik, meskipun dengan motiv yang jahat apalagi Allah yang baik pasti akan melakukan hal yang jauh lebih baik sebagai respons terhadap permohonan doa dari anak-anak-Nya (Mat. 7:11). Di sini Tuhan Yesus mempertentangkan antara hakim yang tidak adil dengan Allah yang baik. Ada kalanya Allah tidak langsung menjawab doa kita bukan karena Ia acuh tak acuh terhadap kita, melainkan karena Ia hendak mengembangkan kasih kita dan melatih iman kita agar selalu bersandar kepada-Nya. Tuhan Yesus menghendaki para pengikut-Nya berdoa dengan terus menerus. Dari perumpamaan janda yang ulet ini kita belajar beberapa hal:

3. Pertama, kita harus bertekun dalam doa sampai Yesus datang kembali (Luk. 18:1, 7-8; Rm. 12:12; Ef. 6:18; Kis. 4:2; 1Tes. 5:17). Perumpamaan Yesus dalam perikop ini berhubungan erat dengan perikop di atas dan merupakan bagian penutup tentang kedatangan kerajaan Allah (Luk. 18:20-37). Penekanan pada ayat 1, 7-8 adalah bahwa doa merupakan suatu aktivitas yang harus secara konstan di lakukan dalam kehidupan setiap orang Kristen sampai Kristus datang kembali. Karena itu, alasan seperti kurangnya waktu, terlalu banyak tanggung jawab, terlalu sibuk, banyak hal yang harus dikerjakan, kurang bersemangat dan sebagainya, tidaklah dapat dijadikan alasan untuk membenarkan saudara jarang dan tidak berdoa. Firman Tuhan menyatakan dengan jelas bahwa Tuhan Yesus menghendaki kita selalu berdoa (Mat.6:5-9; 7:7-11). Rasul Paulus berkata, �Tetaplah berdoa� (1Tes. 5:17). Selain merupakan perintah Ilahi, doa juga merupakan suatu undangan yang agung dan mulia dari Allah (Ibr. 4:16). Martin Luther (Donald S. Whitney, Disiplin Rohani: Literatur Baptis, 1991) berkata, �Pekerjaan seorang penjahit ialah membuat pakaian, pekerjaan seorang tukang sepatu ialah membuat sepatu, pekerjaan seorang Kristen ialah berdoa.� Jika anda seorang Kristen, maka tidak bisa tidak, anda harus memiliki komitmen untuk berdoa secara konstan setiap hari.

4. Kedua, doa yang tak jemu-jemu mencerminkan iman yang sejati seseorang (Luk. 18:8). Selain berbicara soal doa yang bersifat kontinuitas, Tuhan Yesus juga menekankan betapa pentingnya iman dari orang-orang yang berdoa. Sama seperti janda ini, meskipun mengalami penolakan berkali-kali, namun ia tidak putusasa karena ia memiliki iman dan pengharapan bahwa hakim yang tidak adil ini pasti akan menolong dia. Indikasi ini secara implisit maupun eksplisit dinyatakan Yesus dalam ayat 3 di mana janda ini selalu datang kepada sang hakim itu. Demikian juga pada ayat 8 , Ia bertanya, � jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?� Dengan kata lain, pada saat orang percaya menghampiri Allah melalui doa, mereka harus memiliki preposisi yang jelas dan benar tentang Allah, bahwa Ia baik, Ia mampu melakukan segala perkara yang ajaib dan Ia bersedia menolong dan memberikan yang terbaik kepada kita pada waktu-Nya. Penulis Ibrani berkata, �Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barang siapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia� (Ibr. 11:6).

5. Ketiga, dalam hidup ini kita mempunyai beban berat, tantangan, kesulitan dan musuh, yaitu Iblis, maka doa dapat melindungi kita dari si jahat (Luk. 18:3; 1Ptr. 5:8; Mat. 6:13). Karena itu, pada ayat ke 3, kita melihat tujuan janda tersebut datang kepada hakim yang jahat adalah karena ia menghadapi persoalan dalam hidupnya. Ia berkata, �belalah hakku terhadap lawanku.� Pada poin ini, tidak dijelaskan hak apa yang dimaksud dan siapa yang menjadi lawan bagi janda itu, namun pada prinsipnya ia menyadari dirinya lemah dan tak berdaya menghadapi tantangan dan kesulitan sehingga ia membutuhkan bantuan. Meskipun pada saat ia datang mengajukan petisinya, ia mengalami penolakan bertubi-tubi dari sang hakim itu, tetapi ia tidak pernah berputusasa dan menyerah begitu saja. Ia secara kontinuitas datang menghadap sang hakim dan meminta perkaranya dibela dan ditolong sampai akhirnya permohonannya dikabulkan juga meskipun bukan dengan motiv kasih tetapi demi privasinya tidak diganggu (lihat ayat 4-5). Melalui poin ini, Tuhan Yesus hendak mengajar kita bahwa hidup ini tidak pernah luput dari kesulitan, tantangan, rintangan, pencobaan dan beban berat, namun pada saat yang sama Ia menawarkan bantuan dan pertolongan kepada kita umat tebusan-Nya. Tuhan Yesus berkata, �Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu� (Mat. 11:28).

Pilip Yancy mengatakan; dunia ini tertarik kpd manusia krn gemerlapanya, tetapi Tuhan tertarik ketika manusia merasa tergantung hanya kepada Tuhan. Jika tidak maka Tuhan tidak tertarik kepada kita. Kekurangan apapun yang kita alami berbicaralah dan memintalah kepada Allah, dan jika kita bergantung kepda manusia maka tidak ada gunangya.

Keadilan Tuhan yang memberi, seandainya jika kita mjd janda pasti sulit,kenapa kita tidak tukar nasib mungkin persoalan akan selesai (hakim jadi janda, janda jadi hakim) bersama dengan Tuhan maka masalah akan diubahkan. Janda yang selalu datang maka dia diubahkan. Doa yang sejati bukan hanya mengubah keadaan tetapi mengubah struktur jiwa mnjd matang.

Berdoa dng tidak kehilangan hati/meredup. Melihat konteks �kapan cukup itu cukup�. Terus menerus, dalam kontks riil dia berharap the rigtiusness of God bila kita berdoa spt itu maka Allah pasti akan memberi dan menjawab. Minta sesuai dengan kehendak Tuhan, kesaksian jemaat di setrasari.

Jika Doa yang tidak jemu ada kaitannya dengan iman, bagaimana dengan mereka yang doa dg biasa apakah mereka tidak punya iman? Bila kita datang kepada Tuhan maka kita harus percaya bahwa Dia ada dan senang memberi kepada anakNya dan juga mereka yang hatinya berkobar-kobar.

1. Kita berdoa karena ada lawan, yaitu masalah, penyakit dll, karena itu perlu berdoa.
2. Status janda yang tidak berdaya dan tidak punya andalan, sikap spt itu harus kita miliki dalam berdoa.
3. Kita berdoa karena Allah patut diandalkan, bukan spt hakim yang lalim. Allah tidak pernah merasa direpotkan dengan doa kita, Dia dnegan senang hati menolong dan segera akan menolong, apalagi kita memiliki iman yg spt itu. Mendorong jemaat untuk hadir dalam doa, karena menurut survey yang hadir dalam kebaktian doa hanya 10-15%.
Obama sedang manghapus hari doa,ada 12 ribu ateis yang mendukung, karena itu doa tidak berlaku di sekolah, kantor dll. Karena itu di Amerika keadaan makin merosot, kita harus makin rajin berdoa.

Kita sering mamakai doa untuk mengubah kehendak Tuhan, ini sikap yang salah. Tetapi dalam hidup sehari kita spt itu, sptnya Tuhan mendengar doa kita;spt seorang anak yang menginginkan sesuaut kpd papanya, dan papa bisa membrikan kepdanya, buka karena anak meminta tetapi karena papa itu ingin memberi, tetapi bila papa itu tidak ingin memri maka tidak akan diberi.
1. Doa adalah hubungan dnegan Allah.
2. Doa melatih kesalehan kita.
3. Doa melatih kesabaran kita.

Bagaian ini memiliki Tujuan relasi yang hidup antara Tuhan dan manusia, bagian akhir intinya�Adakah iman� ketika Dia datang kedunia.
1. Iman itu mempercayai Allah, ketika orang Kristen mempercayaiAllah lebih dari segalanya.
2. Mempercayai Allah itu berdoa, ketika kita ada persoalan ada tempat pelarian.
3. Berdoa dengan tidak jemu-jemu, bukan hanya sekali-kali, tetapi setiap saat spt perintah itu. Rumah Tuhan adalah rumah Doa, bukan rumah rapat, bukan rumah menyusun program, tetapi rumah doa.

Teologi Doa, Kontks ini membicarakan tentang jaman akhir, arti dan makna hidup meletakkan didunia utk mendaptkan apa disurga. Kita bukanlah sasaran yg dibinasakah tetapi dikasihi Tuhan. Ada 5 macam doa:
1. Doa permohonan.
2. Doa Pengucapan syukur.
3. Doa Komunikasi dg Allah tanpa suara/kata.
4. Doa Syafaat.
5. Doa pergumulan.

Disini ditekankan doa permohonan dan pergumulan, bahwa Allah bukan spt hakim yang tidak adil. Contoh wanita yang berdoa, Hanna, wanita yg sakit pendarahan, wanita yang anaknya kerasukan, ada beberapa hal.
1. Sekalipun tidak doa Tuhan tahu kebutuhan kita,utk apa doa? Doa menghubungkan kita dengan Allah, sekalipun tidak mengubah Allah.
2. Ketika kita spt janda yang tidak punya apa-apa, tetapi kita harus datang kepada Tuhan hakim segala hakim.
3. Takhta anugerah Tiuhan tersedia bagi kita.

Dalam perselisihan �4 awalan�
1. Menderita karena diperlakukan tidak adil, berdoalah kpd Tuhan agar doamu terkabul; Me, di, ter, ber. Ada satu awalan yang bersifat habit, astu style, pola,yaitu �Ber� maka kita diminta berdoa dengan tidakjemu-jemu.
2. Perselisihan kita bila kita diperlakukan dnegan tidak adil.
a. Selesaikan hubungan dnegan Tuhan secra baik.
b. Mawas diri karena sudah terlalu jauh dari Tuhan, hal itu karena kita sudah jarang berdoa.
3. Bersyukurlah kd Tuhan karena engkau tergolong orang yang lemah, ketika aku lemah aku kuat.
4. Karena kita memiliki Allah El Shaddai, datang kepadaNya hakim yang adil.
5. Iman kita penting dalam mengatasi masalah kita, Moody, dengan sedikit iman kita bisa diantar ke surga. Jika iman sedikit besar maka surga akan diundang ke dalam hati kita, walaupun dalam kesulitan kita tenang karena kita spt disurga.
6. Pada akhir zaman Yesus akn datang berbahagialah bahwa kita masih beriman.Yang membuat kita manang thd dunia yang rusak. Barang siapa yang memlihara hidup dia akan kehilangan hidup, yg tidak mempertahnkan hidup akan mendapatkan hidup kekal.








PENTAKOSTA

PENTAKOSTA
Kis 2:1-13
Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Kams , 28 Mei 2009
Hari Pentakosta di sini adalah hari Pentakosta dalam PL, yaitu hari ke 50 setelah paskah / Passover / hari bebasnya bangsa Israel dari bangsa Mesir.
Selain itu, Pentakosta PL juga bisa diartikan sebagai hari pemberian hukum taurat dan hari syukur panen gandum (Im. 23:17).
Sedangkan Pentakosta PB menekankan:
a. Orang Pentakosta selalu menekankan bahasa Roh. Tapi, sebenarnya bukan hal itu yang ditekankan, tapi PI nya. RK diberikan supaya mereka bisa memberitakan injil (Kis. 1:8).

b. Semua ini terjadi di Yerusalem. Mengapa Yerusalem? Mengapa pada kontex masa hari Pentakosta? John Calvin berkata karena memang pada masa itu, semua orang Yahudi berkumpul di Yerusalem, bahkan juga dari Negara-negara lain (2:5).

c. Ada bahasa Roh. Mengapa harus ada bahasa Roh? Karena, semua orang Yahudi itu memiliki bahasanya masing-masing. Perbedaan bahasa itu, tentu menjadi kendala dalam PI. Kalau PI hanya diberitakan dalam 1 bahasa, maka itu berarti bahwa PI hanya untuk 1 bangsa. Allah mau PI untuk semua orang, maka Allah menghancurkan kendala bahasa ini. Jadi, injil tak bisa dihalangi dengan kendala bahasa, karena panggilan Allah juga untuk bangsa non Yahudi.

d. Mabuk anggur manis. Dalam PI selalu ada reaksi negative. Orang tak hanya menolak injil, tapi juga mengejek. Itu juga berimplikasi, setelah ada mujizatpun, tetap ada orang yang tak bertobat.

Penerapan: Kalau ada RK dalam hidup kita, pasti ada kerinduan yang dalam untuk PI, yaitu membagikan keselamatan yang telah kita terima.

Pentakost = pencurahan RK adalah penggenapan janji TY sebelum disalib (Yoh. 16:7).
Pencurahan RK bukan berarti RK baru ada dan bekerja sejak hari itu, karena RK sudah ada sejak PL.
Pencurahan RK berhubungan dengan kelanjutan karya keselamatan TY yang sudah digenapi-Nya melalui salib.
Hari itu secara resmi, gereja Kristus secara resmi, konkrit dan korporat berdiri.
Ada yang mengatakan bahwa ini adalah sejarah / lembaran gereja baru, dengan 1 peralihan, yang tadinya penyembahan adalah ritual Yahudi, sekarang penyembahan kepada Allah dalam TYK.
Ada perubahan yang mendasar, yaitu:
a. Berita pengampunan dosa harus diberitakan pada bangsa-bangsa. Berita dibawa ke mana-mana ke seluruh duni. Dari sentripetal menjadi sentrifugal.

b. Terjadi suatu communion. Yang tadinya bangsa saling mencurigai / bermusuhan, semua dilenyapkan oleh kuasa RK.

c. Sejak Pentakosta, perbuatan Allah yang besar terjadi secara simultan didemonstrasikan di seluruh dunia oleh orang percaya. John Wesley berkata, �The world is my parish.�

Pentakosta adalah hari raya terbesar ke 2 dalam penanggalan Yahudi.
Pentakosta juga merupakan penggenapan janji Allah (Yl 2:28-29).
Tanda tiupan angin keras dan lidah seperti nyala api adalah tanda Allah hadir dan bertindak dengan cara yang luar biasa.
Api melambangkan penyucian dan pemisahan orang percaya kepada Allah bagi pekerjaan memuliakan Kristus.
Murid-murid diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi, menyanggupkan mereka untuk bersaksi bagi Kristus.
Tanda orang yang dipenuhi RK, ia memiliki kerinduan untuk menyelamatkan semua orang dari tiap bangsa.

Kasih Allah kepada manusia sangat besar karena saat manusia jatuh dalam dosa Tuhan memberikan Juru selamat, Allah memberikan apa yang dibutuhkan manusia, dengan cara datang ke dunia dalam diri Yesus dan mati disalib.
Kasih Allah juga nyata, karena saat manusia membutuhkan penyertaan / penghiburan / penolong / kekuatan, Allah mencurahkan Roh Kudus. Pencurahan RK adalah momen yang sangat penting dan berharga bagi orang percaya.

Peran Roh Kudus:
1. memimpin manusia pada jalan benar. Itu sebabnya disebut Roh kebenaran,

2. Roh Kudus selalu memberikan pertolongan dan penghiburan dalm hidup orang percaya (Roh Penolong dan Roh Penghibur Yoh 14: 16; 15 :26.

3. Memberi kuasa dalam Pengijilan menggerakkan / mendorong / memberi kuasa / dan memberi semangat.
Dan terbukti, setelah Pentakosta, para murid bergerak untuk PI dan 3000 orang bertobat.

Hari Pentakosta adalah kegenapan rencana Allah. Nubuat nabi Yoel sudah digenapi. Yeh. 36:26-27, dst, Tuhan berjanji memberikan Roh, supaya mereka taat.
Hal itu juga dikumandangkan oleh ke 4 injil melalui Yohanes Pembatis Mat. 3:11, Mrk. 1:8, Luk. 3:16; Yoh. 1:33.
Yesus sendiri juga menegaskan bahwa Roh Kudus akan keluar dari Diri-Nya dan Bapa (Yoh. 15:26). Dan Yesusu memberikan janji kalau Roh Kudus turun akan memberikan mereka kuasa dalam Penginjilan Kis 1:8
Pekerjaan RK dalam PL �tidak permanent�. Contoh waktu Daud berdosa, maka ia berdoa agar Roh jangan diambil dari pada-Nya (Mzm 51:13).
Tapi setelah Pentakosta, RK bekerja secara permanent.
Sebelumnya, hal mengenai Pentakosta ini, murid-murid masih tidak mengerti / tidak tertarik, sehingga masih memikirkan mengenai kerajaan Isreal (Kis. 1:6-7).
Hari Pentakosta adalah hari mulainya gereja. Pencurahan Roh Kudus di tandai dengan lahirnya Gereja atau di proklamirkannya gereja .
Dimulai dengan bahasa Roh. Ada 2 macam bahasa Roh:
a. Bahasa yang ada dalam dunia, sehingga langsung dapat dimengerti oleh pendengarnya, (contoh seseorang tidak mampu berbahsa tertentu tapi Roh Kudus memampukan dia. Kis 2
:
b. Bahasa yang tak ada dalam dunia, dan harus ditafsirkan. 1Kor 12 & 14

c. Roh Kudus memberikan kuasa memulai gereja dan Penginjilan . Petrus orang sederhana, tapi dipakai dengan luar biasa. Itu bukan karena Petrus, tapi karena Roh Kudus sehingga ada 3000 orang bertobat.
Aplikasi: Supaya jemaat meminta kuasa Roh Kudus untuk kebangunan gereja dan semangat Pengijilan.

Roh Kudus turun ada:
a. Kebangunan rohani.
Yang berdosa bertobat.
Yang takut berani.
Yang lemah dikuatkan.
Yang malas dikobarkan.

b. Kebangunan doa.
Semua yang bertobat berdoa.
Selalu diawali dengan doa, ditopang dengan doa dan diteruskan dengan doa.
Para rasul berdoa, jemaat juga.
Semua orang yang sudah bertobat ikut berdoa.
Banyak gereja yang doanya lemah.

c. Kebangunan persatuan.
Bersatu / bersama dari kata Yunani �Epi� (= upon, v 44). Dapat diartikan = meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri.

Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum�at , 29 Mei 2009

Ternyata turunnya RK itu memberikan:
1. Kehidupan baru, pengampunan, pemulihan dan pembaharuan, perlindungan.(kesempatan yang ke 2)
2. RK memberikan keberanian, 1 lawan banyak, � I Raja 22, ada 400 nabi menubuatkan berbeda dengan Micha, ia sendiri melawan apa yang di katakan oleh nabi2 yang lain.
3. Memberikan kemampuan, menjadikan mausia itu berguna, berkreatifitas, karena kita diminta untuk melengkapi orang2 kudus. I Kor 14 kita harus membangun; lukas 6 mengampuni agar kita diampuni, beri akan diberi.

Peristiwa turunya RK ini menjadi peristiwa yg sgt penting untuk di kenal:
1. RK diucurahkan untuk memetraikan janji Tuhan setelah Kristus naik ke sorga
2. Babak ini memberitahukan bahwa wkt RK turun terjadi banyak tanda yang terjadi.
3. Peristiwa ini : a. RK diberikan untuk memberitakan Injil
b. supaya gereja dan orang Kristen tahu bahwa mereka tidak sendiri, dan kuasa itu selalu menyertai mereka.

Mengingatkan kita peristiwa Babel ketika Allah mencerai beraikan manusia, bahwa perosalannya adalah bahasa. Dalam hari pentakosta walaupun bahasa mereka berbeda tetapi ada spirit yang menyatukan. Bahasa adalah sesuatu yang paling mengidentifikasikan suatu keragaman manusia. Lewat hari Pentakosta, RK berkata bahwa Injil itu adalah sesuatu yang universal. Dari awal sudah ditekankan bahwa injil adalah suatu yang universal dalam keanekaragaman.

Tenses auris, sebuah kejadian yang hanya 1 kali, tetapi dampaknya berlanjut sampai sekarang. Peristiwa turunnya RK hanya sekali memberikan dampak sampai hari ini.
Kisah 2, memberikan penjelasan bahwa mereka mengerti bahasa yang berbeda itu . I Kor 12 ; 14. Ini bahasa roh yg perlu penerjemah, dan tidak dilakukan oleh banyak orang. Bila tidak ada yang mengerti, sebaiknya menahan diri.

Dalam hari turunnya RK adalah penggenapan janji Tuhan dari dalam kitab nabi Yoel. Hari-hari itu adalah orang-orang khusus yang mengalami penggenapan janji Allah. Roma 8:15. Janji yang indah, menopang, memberanikan PI, kehadiran Allah bagi orang percaya.

Itu adalah yang ke lima puluh. Suatu event yg sgt penting:
1. Menandakan mulainya era gereja.
2. Penggenapan janji Tuhan, yoh 14:16-17. Kis 1:8.
3. Sumber kuasa untuk memberitakan Injil. Kis 2:12-14; 41 sebagai mana Petrus yg berani memberitakan Injil. Dari mana kekuatan, kuasa itu? Karena mereka dipenuhi RK. Yoh 16:8 � ketika RK turun akan menginsyafkan dunia akan dosanya.

Power to move and action. Kamu menerima kuasa dst... kalau RK turun atas kamu. Hsilnya � kuwalitas hidup yang dinamis, dan berkobar untuk melayani Tuhan baik untuk gereja Tuhan maupun bagi dirinya sendiri.

Kata pentakosta berasal dari bahasa Yunani (Greek). Pentakosta atau Pantekosta adalah suatu pesta yang umat Kristen warisi dari bangsa Yahudi yang pada jaman perjanjian Lama merayakan Panen. Kata Pentakosta itu berasal dari kata Yunani (Greek) Pent�kost� yang berarti "kelima-puluh,"

DAMPAK PERISTIWA TURUNNYA ROH KUDUS:
1. Berita yang disampaikan, yang diucapkan adalah tentang perbuatan-perbuatan Allah. (Kisah 2:12)
2. Firman Tuhan di beritakan dengan penuh kuasa otoritas dari Allah. Bila kuasa Roh Kudus mengurapi dan ada pada setiap orang yang memberitakan kebenaran itu, bukan orang tersebut yang akan menyentuh akal budi dan hati yang mendengarkannya tetapi Roh Kudus itu sendiri yang akan berkarya.
3. Orang-orang yang mendengar juga mengalami jamahan. lawatan, urapan dari kuasa Roh Tuhan, maka dalam setiap curahan kuasa Roh Kudus, bukan hanya pengkhotbah yang perlu dipenuhi dan diurapi, tetapi juga para pendengar.

Bersyukur bahwa turunnya RK ini adalah suatu peristiwa syukur panen. Dalam konteks inilah minyak, air, angin, merpati, anggur, api.
Angin yang bertiup. Strong wind, yang membawa suatu tenaga yang kuat sekali, memenuhi setiap sudut dimana mereka duduk, pada saat itulah mereka diurapi. Sekali untuk selamanya, dan sekali saja. Dengan demikian kita bersatu dalam Kristus. Baptisan itu hanya sekali untuk gereja dan berlaku sepanjang sejarah. Ini yg dikatakan oleh Paulus kita minum satu cawan. Pada peristiwa ini mereka bukan hanya dibaptis, dipenuhi, tetapi mereka dicurahi RK, memberikan kekuatan, yg lemah jadi kuat, takut jadi berani, dst suatu perubahan yang mengubah mereka. Dibaptis, dicurahi dan dipenuhi oleh Roh Kudus. Paulus mengatakan bahwa ini sekali terjadi dan terus berlangsung, dan juga sewaktu2 ada pernyataan khusus dari pencurahan Roh untuk bermisi dalam misi pelayanan dan dipenuhi Roh merupakan yang menerus sesuai dengan (Efesus 5:18):
1. Setiap orang harus komitment untuk hidup terus menerus dan setiap saat di bawah pimpinan Roh Kudus.Jangan mabuk, krn pemabuk dikuasai alkohol, tetapi dikuasai RK, dipimpin oleh Roh Kudus.
2. Bahasa lidah I Kor 12 ; Paulus berkata ia tidak menggunakan bahasa lidah itu, karena tidak membangun orang lain, jadi itu adalah bahasa antara pribadi dengan Allah. Menurut I Kor 12. Dan merupakan daftar terakhir dari semua karunia yang tertulis yang mudah ditiru dan dipalsukan.
3. Orang yang berbahasa lidah dalam kebaktian harus ada penterjemahnya. Bukan soal bahasanya, tetapi yang penting adalah menyebabkan orang bisa bertobat. Dan yang penting bukan bahasanya tetapi buah.
- Live strating, empowering, influensing.
- RK datang supaya kita bersaksi, dilahirkan baru, menunjukkan pertobatan dan kesalehan. Ia menyertai, memetraikan, memimpin, membuat kita berbuah, menjelaskan kebenaran, mengingatkan kita kembali akan kebenaran, mendorong kita berdoa, membawa kedlm pujian, melayani Tuhan. Paracletos, bagaikan bisikan teman dekat, ajaran bapak kepada anak, kekasih menyatakan cinta, pembela yang memberikan pembelaan, kaya yg mencukupi segala kebutuhan, hakim yang membebaskan, penghibur bagi yang berduka.
Suplement penting:
- Berdoa sendiri di tempat sunyi, ini karena Tuhan memang ada di dalam hati kita masing-masing.
- Berdoa bersama-sama maka Allah hadir ditengah-tengah mereka.karena Tuhan Yesus sendiri berkata dimana 2-3 orang berkumpul dan bersehati, maka Allah berkenan hadir ditengah-tengah mereka.
- Penting sekali membuat sebuah kebaktian menjadi sebuah paket yang dikemasi sedemikian rupa dengan maksimal agar kebaktian itu menjadi sebuah keutuhan yang menghadirkan kuasa Roh Kudus.
- Jika ada orang yang berbahasa lidah, dalam kebaktian yang berlangsung, tetapi tidak ada penerjemahnya, maka ia harus di hentikan.

Senin, 25 Mei 2009

MENJADI CIPTAAN BARU

Pmbahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Rabu,20 Mei 2009

MENJADI CIPTAAN BARU
II Kor. 5:7


Thema bulan Mei adalah hidup manusia yang unik (satu-satunya). Minggu lalu, kita melihat mengenai keunikan seorang ibu. Hari ini kita melihat keunikan orang percaya. Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Ia berbeda dengan mahluk lain bukan karena kekuatannya / keistimewaan indranya, tapi diciptakan segambar dan serupa dengan Allah tadi. Jadi, manusia memiliki 2 bagian, fisik dan rohani.
Ciptaan baru, menyinggung mengenai kejatuhan manusia dalam dosa. Artinya manusia hidup tak sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah. Dosa membuat hidup manusia masuk dalam penderitaan, sakit penyakit, dan kebencian.
PM Inggris, Frank Patton, marah mewakili anggota kongresnya yang meminta reimburse untuk biaya pemiliharaan anjing, mesin pemotong rumput, ganti lampu di rumahnya.
Wakil PM Tiongkok, Wang Chi Shang, berkata bahwa semua krisis global ini adalah karena manusia serakah.
Maka manusia perlu ciptaan baru.
Bagaimana caranya? Tak ada jalan lain, perlu:
[a].Redemption.
[b].Reconciliation.
[c].Dipenuhi Roh Kudus, di mana hidupnya dimurnikan / dikembalikan kepada track yang benar.

Ciptaan baru = Roh Allah memerintah (Rom. 8:14; Gal. 5:25; Ef. 2:10).
Diperbaharui seturut dengan citra Allah.

Ciptaan baru = saat orang percaya Kristus.
Artinya ia memperoleh:
[a].Status yang baru � diangkat menjadi anak Allah / anak terang, karena penebusan Kristus.
[b].Memperoleh hidup baru dalam Kristus, yaitu kita diberikan sifat-sifat yang baru, yaitu sifat-sifat Kristus sendiri, yang harus diperbaharui dan dikembangkan. Ia masuk ke dalam proses pertumbuhan rohani.
[c].Menjadi utusan Kristus. Ia mendapat amanat yang baru, yaitu untuk PI.

[a].Ciptaan itu adalah pekerjaan Tuhan. Ay at 18 semuanya dari Tuhan . Ciptaan tidak bisa menciptakan, Ciptaan hanya bisa membuat yaitu bisa kreasi, inovasi, dan discovery.
Ayat 17 Siapa di dalam Kristus menjadi Ciptaan baru = 100% karya Tuhan, tak ada bagaian manusia.
[b].Baru = bukan hard warenya, tapi soft warenya.
Ef. 4:24 � transformasi yang menjadi seperti Kristus.
[c].Tujuannya juga baru. Manusia lama tujuannya untuk dunia ini, tapi manusia baru untuk Kristus.
Kita tinggal di dunia, tapi tak sama dengan dunia (Fil. 3:7-10).

[a]. Teknologi sekarang makin canggih dan makin �murah.�
Maka, barang yang rusak, akan segera dibuang.
Lebih murah beli yang baru, dari pada memperbaiki yang lama yang telah rusak.
Tapi, gereja Hok Im Tong, adalah Therapeutic church, gereja yang merehabilitasi.
[b]. Orang hanya mampu mengubah yang luar, bukan yang dalam.
Yang di luar, yang kelihatan mudah diubah, tapi yang dalam, hanya Tuhan yang bisa mengubah. Tuhan sanggup mengubah hati seseorang untuk mengasihi Tuhan. Dan hati yang mengasihi Tuhan, akan mempengaruhi yang di luar.

�Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru.� Kata �baru� di dalam bahasa Yunani ada dua kata. Pertama, kata neos dan kainos. Kata baru (neos) diartikan dalam pengertian �waktu�-sesuatu yang lebih mutakhir. Artinya tidak sama dengan yang lama, hanya reproduksi atau bentuk baru dari yang lama. Kata baru (neos) dapat dikerjakan dan dihasilkan manusia. Misalnya baju baru, HP baru, mobil baru dll.
Sedangkan kata baru (kainos), hanya dapat dikerjakan, dan dihasilkan oleh Allah saja, tidak oleh manusia. Kata baru (kainos), artinya sama sekali baru , bukan perbaikan dari yang lama, sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dan sesuatu secara kualitatif berbeda. Kata baru yang digunakan dalam II Kor 5:17 adalah kata kainos, bukan kata neos.
Ini berarti bahwa �Ciptaan baru� itu karya Tuhan, bukan hasil perkerjaan manusia. Ciptaan baru (kainos) di sini berarti memang benar secara fisik kita sama saja sebagai manusia. Manusia yang terdiri dari darah dan daging, tetapi di dalam ada yang baru, yang sama sekali berbeda. Allah yang menjadikan ciptaan baru, bukan karena diri manusia. Manusia baru itu hidup berdasarkan nilai-nilai baru yaitu nilai-nilai Allah, bukan nilai-nilai manusia sehingga tujuan hidup manusia adalah untuk memuliakan Allah, bukan untuk diri sendiri.
Bagaimana bisa menjadi ciptaan baru? Jawabnya � di dalam Kristus�. Jadi kata kuncinya adalah Kristus, yang adalah Allah. Pada waktu seseorang percaya kepada Kristus, Allah menempatkan dan memposisikannya di dalam Kristus. Kristus mati dan bangkit, maka orang yang percaya pun mati dan bangkit bersama Kristus, dan ia menjadi ciptaan baru. Ini semua karena anugerahNya, hasil karya Allah di dalam Yesus Kristus.
Source Blog persekutuan-gii
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum�at, 22 Mei 2009

KONTEKS : 2 Kor 5:16-19.
Ilustrasi: Lagu �Tak Tersembunyi Kuasa Allah�. Pengarang Stuart Hamblen.
Dahulu : Ia seorang koboi, dulu seorang yg kasar, pemabuk, keluar masuk penjara, penuh kepahitan. Ia bertalenta bernyanyi tetapi talenta itu dilakukan untuk mempromosikan minuman keras. Tahun 1948 Billy Graham datang ke kotanya. Ia menjadi ciptaan yg baru.
Sekarang : Ia datang ke penjara di Texas untuk PI di penjara. Dengan talentanya bernyanyi, ia mengabarkan Injil. Titik awal perubahannya adalah ketika ia percaya Yesus.
Paulus, dahulu :
Secara intelek/rasio : seorang yg pintar, Ahli Taurat dan filsafat tetapi menindas kebenaran.
Secara emosi : ia penuh ambisi pribadi, membenci Kristus.
Secara kehendak : ia menganiaya jemat Allah, membinasakan kekristenan
Setelah menjadi ciptaan baru, ia berubah. Paulus, sekarang :
Secara intelek/rasio : seorang pembela kebenaran, sadar akan kekudusan dan kasih Kristus
Secara emosi : ia mengasihi Allah dan jemaat Allah.
Secara kehendak : rela menderita dan mengabarkan Injil.
Menjadi ciptaan baru :
Bukan karena kehormatan (no face),
Bukan karena suku bangsa (no race),
Bukan karena sesuatu dalam diri kita (no space),
Bukan karena kedudukan (no place),
tetapi semata-mata karena anugerah (grace).
Menjadi ciptaan baru artinya :
Not re-formed (dibentuk lagi)
Not re-habilitated (direhabilitasi lagi)
Not re-educated (dididik lagi),
tetapi :
Re-created (dicitakan baru oleh Allah)
Re-conciliation (diperdamaikan kembali dengan Allah).
Re-generation (dilahirbarukan oleh Allah)
Anak Tuhan sebagai ciptaan baru :
Status baru : dulu musuh Allah, sekarang anak-anak Allah, sahabat Allah.
Tuan, pusat hidup yang baru : dulu Iblis dan si Aku, sekarang Tuhan Yesus.
Tujuan hidup yg baru : dulu untuk ambisi diri, sekarang memuliakan Tuhan dan menikmati Allah selama-lamanya.
Paradigma baru : dulu menilai manusia dan Allah dari pandangan diri, sekarang menilai manusia dan Allah dari pandangan Allah
Karakter baru : dulu jahat, penindas sekarang penuh buah Roh

2 Korintus ada yg bahas ttg penderitaan hidup. Orang Korintus suka membanggakan diri dalam kekayaan, intelektual. Paulus mengingatkan bahwa di dalam kristus adalah kehidupan baru, tidak lagi banggakan batiniah,lahiriah, tetapi berpusat pada Kristus. Pusat hidup baru adalah Kristus. Org-orang yg berkelebihan adalah anguerah, bagi orang menderita, penderitaan itu bukan akhir segala-galanya, karena ada kekuatan. Ciptaan baru adalah perubahan status, dari budak menjadi merdekat, hamba menjadi sahabat. Pindah dari mati � hidup, fana� mulia, lahiriah� rohani.

Kehidupan Paulus adalah contoh real ciptaan baru (cf. Rm 12:2). Paulus setelah mengenal Kristus sangat berbeda. (1) perubahan status. Milik dunia jadi milik Kristus (2) paradigma (ay.16). (3) kebiasaan. Penganiaya menjadi pemberita Injil. (4) karakter. Ada buah Roh.

Menjadi ciptaan baru artinya hidup adalah Kristus. Menjadi ciptaan baru bukan keberadaan badani yang baru tetapi bicara tentang kehidupan secara keseluruhan yang ada di dalam Kristus, ada perspektif hidup yang baru, dimensi kehidupan yang baru, kerinduan yang baru, konsep baru, afeksi yang baru, kehidupan di dalam Kristus, semua ini bicara tentang kualitas hidup. RC. Sproul dalam bukunya mengatakan Setelah kita menjadi ciptaan baru penting bagi kita untuk memiliki keyakinan yang benar, karena sangat mungkin kita memiliki keyakinan yang keliru.


Keyakinan yang benar
Keyakinan yang keliru
1
Menghasilkan kerendahan hati yang tulus
Menghasilkan kesombongan rohani
2
Memimpin pada ketekunan dalam kesucian
Memimpin pada hidup yang sembarangan
3
Mengevaluasi hidup dengan jujur
Menghindari evaluasi yang sebenarnya
4
Merindukan untuk semakin memiliki persekutuan yang intim dengan Allah
Dingin atau ogah-ogahan terhadap persekutuan dengan Allah

Saat menjadi ciptaan baru, Tuhan mengubah seseorang secara total, bukan tambal sulam. (1) Bagaimana seseorang mau menerima Yesus. Jika ia mau, Yesus akan hidup dalam dirinya. Menerima ajaran, kehendak, perintah, janji, dsb. (2) Berani meninggalkan dosa. (3). Menyerahkan diri sepenuhnya untuk diperbarui.

Pentingnya ciptaan baru, karena yg lama sudah rusak total (total depravity). Manusia harus binasa. Setiap manusia perlu menjadi ciptaan baru. Caranya bukan melalui perbaikan moral, pendidikan atau niat tekad seseorng tetapi berdamai dengan Allah melalui Yesus Kristus. Beberapa hal yg terjadi mendapat hidup, hati, roh yg baru, arah hidup yg baru, kekuatan yg baru (Ef 4:21-24).

Ciptaan baru merupakan peristiwa ilahi yg terjadi seketika, yg memampukan seseorang hidup dalam dimensi lain, yaitu dunia baru. Ini adalah benih ilahi yg ditaruh oleh Allah yg dikerjakan oleh Roh Allah. Yoh 3 : ttg kelahiran baru.

Istilah yg dipakai, ciptaan baru. Baru:kainos, baru, freshness. Yoh 3:3 Yesus mengajar ttg new born (genao=melahirkan). R.C. Sproul: ordo salutis. Regeneration adalah mutlak karya Roh yg mendahului iman seseorang. Paulus bicara tentang ciptaan baru pasca kelahiran baru (new creation). Respon Paulus: (1) memberi diri di damaikan dengan Alah melalui iman kpada Kristus (17, 19,21). In Christ= hubungan, posisi yg baru (2) tujuannya hidup untuk memuliakan Tuhan (17b). Buah kelahiran baru itu sangat nyata.

Mengapa menjadi ciptaan baru sangat dibutuhkan? Karena nilai kehidupan bukan pada manusia. dosa membuat status manusia rendah. Maka perlu status baru. Bagaimana menjadi ciptaan baru? Hanya di dalam Kristus. Yang dilakukan Kristus adalah melakukan pendamaian. Ay.19: Allah tidak lagi memperhitungkan lagi dosa. Tetapi itu tidak berarti bebas berdosa (Rm 6:1,2). Bagaimana mewujudkan? Perubahan menilai hidup sendiri dan sesama. Masuk dalam proses perubahan hidup. Menjadi pemberita pendamaian.

Ciptaan baru: hati yg baru (Rm 2:29); pemikiran yg baru (Rm 12:2); natur yg baru (Kol 3:30).
Lahir baru adalah tema yg konsisten dalam Alkitab. Berpaling dari hidup yg lama banyak ditemui dalam Alkitab: raja-raja, Mazmur, Perjanjian Baru. Pembaruan hidup tidak terpisahkan dari proses menerima Kristus sebagai Juruselamat. Pembaruan tidak sama dengan ahli Taurat, mengasingkan diri, dsb. Lebih dari penyesalan, luka mendalam. Tetapi ada dampak yg radikal. Perubahan cara pandang hidup. (1) Menerima Kristus sebagai Juruselamat (2) menanggalkan manusia baru dan mengenakan manusia baru (Ef 4: 17-32). (3) menyerahkan hidup pada Allah. (Rm 6:13).

Kecenderungan di gereja jarang membawa orang baru. Hidup sebagai manusia baru berarti memberitakan Injil. Tujuan ciptaan baru (1). Berbuat baik kepada sesama (16). (2) siap diperbarui terus (17). (3) membawa damai (18,19). (4) siap diutus (20).

Hidup kita bukan milik kita tetapi milik Kristus (Gal 2:20). Kristus jadi Tuan. In Christ menjadi kata yg diulang2 Paulus. Hidup tidak boleh lagi sembarangan tetapi memuliakan Tuhan. membangun komitmen yg baru;

Ciptaan bisa diterjemahkan creature (selain creation). Creature lebih menekankan dimensi kehidupannya, kehidupan yg baru. In Christ � melihat kehidupan baru di dalam Kristus. Kehidupan punya pengertian yg berbeda. Kehidupan mengalami dimensi baru, perspektif baru, nilai, tujuan yg baru. Ada yg tidak tahu ttg dimensi yg baru. Tetapi juga ada jemaat yg tahu tetapi tidak mampu menjalankan dimensi baru itu. Ada juga yg tahu dan sudah menjalani, tetapi kembali lagi ke dimensi lama.

Memperbaiki sebuah jam rusak bukan dengan cara mencocokan dng jam benar.
Kata kunci �baru� (bdk Efesus 4:24) , memakai kata �kainos� bukan memakai �neos�. Kainos adalah pengertian baru secara kualitatif/mutu sedangkan neos memiliki makna baru dalam kaitan waktu.
Konteks ciptaan baru menurut teks tersebut dikaitkan dengan karya Kristus yang telah mati dan bangkit, sehingga status manusia berdosa yang percaya akan karya Kristus dihadapan Allah baik Yahudi maupun non Yahudi memiliki kesetaraan (2 Kor 5:16), dimana berhak mewarisi janji Allah sebagaimana yang diberikan kepada keturuan Abraham, karena melalui perjanjian baru semua orang yg percaya juga berhak disebut sebagai keturunan Abraham.
�Ciptaan baru� dan �manusia baru� dari 2 Kor 5:17 dan Efesus 4:20-25 memiliki konteks berbeda tetapi berkaitan, dimana kitab Efesus lebih kepada pembaharuan actus (perilaku) dan habitus (kebiasaan) dalam kehidupan orang Kristen, sedangkan 2 Kor 5:17 adalah pembaharuan status dihadapan Allah.
World view seseorang dapat berubah menjadi baru hanya oleh karena anugerah Allah, sehingga way of life mengalami perubahan.

Secara tematis (1) Ciptaan baru berhubungan dengan konsep dilahirkan dari atas (Yoh 3:3). Karya Allah sendiri. (2) bersangkut paut dengan hati dan roh yg baru (Yer 24:7). Bersangkut paut dengan pengenalan akan Allah. (3) bersangkut paut dengan yg lama: perbuatan, tingkah laku yg tidak mengenal Tuhan. Mengenal Tuhan membuat tingkah laku yg baru. (4) hidup di dalam Kristus (Gal 2:20).

Kadang kita menilai manusia secara keliru: orangnya baik, sehingga tidak ada tekad untuk membawa mereka pada Kristus. Hanya Allah yg menilai manusia dengan tepat. Cf. Rm 3:10,18. Allah membuat revolusi total: hati yg baru. Bukan sekadar pengakuan, tetapi disertai bukti.
Allah mengadakan pendamaian kekal (Rm 5:24). Hidup yg kekal bukan hanya soal masuk surga, tetapi menyangkut pendamaian dengan Allah.

Ada acara tv yg menampilkan perubahan (Swan). Tetapi itu perubahan luar. (1) Ada apa dengan ciptaan yg lama? Menjadi ciptaan baru hanya ada dalam Yesus. hidup di dunia dengan karakter surga. Hidup berjuang dengan jaminan kemenangan dari Yesus.

Konteks: rekonsiliasi. Damai dengan Kristus menjadi ciptaan baru di dalam Kristus. ILUS: Ayah berkelahi dengan anaknya dan lari. Ayah itu mencari anaknya. Dengan cara iklan di koran: Paco temui ayah di hotel Montana. Semua sudah dimaafkan. Ternyata ada 800 orang pemuda yg bernama Paco kumpul di hotel itu. Rekonsiliasi penting.

Ay.1 sampai selesai intinya manusia lama yang tinggal di kemah ini tidak dapat mewarisi yang Tuhan sediakan. Seandainya diberi kesempatan untuk masuk surga, tetap tidak dapat hidup disana, karena dihadapan tahta Kristus kita harus mempertanggungjawaban tingkah laku kita. Bila kita kenal Kristus seperti Paulus, hidup tergerak oleh kasih, sehingga tidak menguasai diri (gila) maka kita dapat hidup. Tidak lagi untuk diri sendiri. Ia diutus agar orang lain juga mendapat perdamaian dengan Allah.
5:17 Terjemahan Lama : �Yang lama sudah lenyap, yang baru sudah terbit�. (1) Terjadinya spontan, sekejab. (2) dilahirkan baru oleh Roh, bukan kemapuan kita. Kita dapat masuk kedalam dunia baru - pindah dari kegelapan masuk ke dalam kerajaan Allah. (3) dibenarkan : Status berubah. Budak � anak, sahabat. (4) dikuduskan. Dalam Terjemahan Baru: �yang lama sudah berlalu, yg baru sudah datang�. Datang: kontinu, menjadi semakin indah dan sempurna bagaikan sinar fajar, selaku orang benar bercahaya semakin terang sampai siang bolong. . Mengapa orang Jepang pilih Sakura sebagai simbol? Karena Sakura tidak pernah layu di pohonnya. Waktu aku berdiri di hadapan Tuhan, aku tidak akan kecewa karena aku sudah menjadi ciptaan yang baru. Kita perlu punya hati seperti Paulus: (1) tidak tuntut dimengerti tetapi tahu diri (2) digerakkan kasih, seperti air terjun dari tempat tinggi, membersihkan, menggerakkan batu dan membawanya pergi (3) mengaku bahwa kita pernah mati bersama Kristus. KematianNya adalah kematianku. Terjemahan �ciptaan baru�: new creation, new creature, new being, new person in a new world. Menjadi hal yang indah bagi kita yang Roh Tuhan kerjakan dalam diri orang percaya ***

IBU TERANG KELUARGA

Pmbahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Kamis,14 Mei 2009

IBU TERANG KELUARGA
Amsal 14:1

Kisah seorang ibu bernama Tan Tjien Nio. Biografinya berjudul Sons for the Master (putra-putra untuk sang pemilik) karangan Freda Hatfield setebal 357 halaman.

Ibu Tjien lahir di Yogyakarta pada tahun 1909. Ia murid SMP berbahasa Belanda. Pada suatu hari, tiga pria bertamu. Tjien disuruh menyajikan teh. Sepulang rombongan tamu, Tjien diberi tahu bahwa ia akan dinikahkan! Menikah? Astaga! Ia sangat terkejut. Umurnya baru 16 tahun! Ia berusaha mengingat wajah ketiga pria itu. Yang mana calon suaminya?
Begitulah pada usia 17 tahun Tjien menikah dengan Tong Pai Hu, usia 36 tahun, pengusaha di Semarang berasal dari Xiamen. Setelah dua tahun di Semarang, Ibu Tjien ikut suami menetap di Xiamen. Putra demi putra lahir di sana. Semuanya tujuh putra.
Pada suatu hari Ibu Tjien dikunjungi kaum ibu gereja. Ia heran mendengar doa cara Kristen. Doa itu tenang dan teduh, bagaikan berbisik kepada Tuhan. Biografinya mencatat, Never before had she heard anyone pray to the Christian God... somehow it calmed her weary spirit... something that nudged at the worry and despair within her, as if to dislodge it.
Ia jadi tertarik pada iman Kristen, lalu beribadah di gereja bersama keluarga. Ternyata para putranya lebih pandai bernyanyi ketimbang dia. Kemudian mereka dibaptis.
Perang semakin meluas dan menyengsarakan. Makanan langka. Suami Ibu Tjien sakit keras, lalu meninggal dunia di usia 51 tahun. Tiba-tiba seluruh beban hidup dipikul oleh Ibu Tjien. Usianya baru 32 tahun = 15 tahun menikah. Bagaimana memberi makan tujuh anak? Si sulung baru 14 tahun, si bungsu 18 bulan. Ia membuka toko jahit untuk menghidupi dan menyekolahkan anak.
Kemudian Ibu Tjien mempertimbangkan untuk pulang ke Indonesia. Ia merasa hari depan putra-putranya adalah Indonesia. Tetapi mana uang untuk perjalanan dan modal hidup?
Lalu ia teringat bahwa anak-anaknya begitu mempercayakan diri kepadanya. Kalau begitu mengapa tidak mempercayakan diri kepada Kristus? Ia berdoa, Lord, my little ones... how they depend on me... help me to trust You as much as they trust me.
Dengan membawa lima bocah Ibu Tjien kembali ke Indonesia pada tahun 1947. Ia membuka toko jahit di Surabaya. Dengan kaki dan tangan yang nyeri akibat siang malam menjahit, ia membesarkan anak-anak. Ia berpegang pada nasihat Rasul Paulus, "Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaknya mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri..." (1Tim 5:4). Biografi mencatat doanya, I won't remarry, Lord, Ia will devote myself to raising my children and to Your service.
Melalui mesin jahit Ibu Tjien memberi makan putra-putranya. Pernah ia mendapat sepotong daging ham. Anak-anak bersorak girang, "Kapan dimakannya?" Ia menjawab, "Tunggu sampai Imlek."
Tiap hari anak-anak bertanya lagi. Lalu datang seorang sepupu. Ibu Tjien mengambil pisau dan hendak membagi daging itu. Tetapi sepupunya berkata, "Kalau mau memberi, berikan saja seluruhnya." Ibu Tjien dan semua anak bengong. Ketika sepupu itu pergi para putra itu menangis tersedu-sedu.
Masih ada pertanyaan; bagaimana cara Ibu Tjien mendidik sehingga kini ketujuh putranya menjadi tangguh? Mungkin karena ia memberi peluang kepada mereka untuk berprakarsa dan berjuang. Masih di sekolah dasar anak sudah membantu mencari nafkah. Tiap anak boleh berbeda pendapat. Di meja makan tiap hari putra-putra itu gaduh berdebat. Tulisnya; The noise level of dinner conversation had been almost unbearably high.
Melihat putra-putranya kini menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat Indonesia, Ibu Tjien bersyukur bahwa dulu ia membawa mereka pulang ke Indonesia. Tulis biografi ini, it was well, she now knew, for the furtherance of the Gospel in this land, that she had brought her young ones to Indonesia when she had. Misinya genap dalam usia 68 tahun.

Anak mereka adalah Caleb Tong, Stephen Tong, Solomon Tong, Joseph Tong, dan 3 Tong lainnya, dikenal masyarakat Indonesia sebagai tokoh-tokoh gereja. Hebat, 7 kakak beradik jadi tokoh dan tersebar di berbagai negara. Siapa gerangan ibu tangguh yang mendidik ketujuh putra itu?

Perempuan yang perempuan.
Istilah �Perempuan� menunjukkan tingkat kematangan seseorang.

Perempuan yang pas.
Kata �Chakam� dari bahasa Ibrani, bisa berarti �Fit� / �Pas.�

Perempuan yang bijak.
Kata �Chakam� juga bisa berarti �Skillful.�

� Betapa kita memerlukan / merindukan ibu yang demikian.
Tanggal 27 January 2006, di provinsi Jiangxu, kota Nanjing, pemerintah China memberi penghargaan kepada 10 orang dari antara 1.4 milyar penduduk China / 1 dari 140 juta, yang disiarkan secara nasional.
Di antaranya ada seorang remaja berumur 15 tahun, dari provinsi Zhejiang China.
Ia adalah Zhang Da, seorang remaja yang sangat mandiri. Sejak usia 10 tahun, ia sudah ditinggal pergi mama yang tak tahan hidup miskin dan suami sakit-sakitan.

Ayahnya memang sakit, tak bisa jalan dan tak bekerja.
Ia harus bekerja untuk hidupya sendiri dan ayahnya.
Setiap hari, ia pergi ke sekolah berjalan kaki melewati hutan kecil.
Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.
Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya.
Pulang sekolah sudah bekerja untuk mencari uang dengan cara halal untuk makan dan obat ayahnya.
Ia bekerja membelah batu.
Pulang bekerja, ia merawat papanya dengan menggendongnya ke WC, memandikannya, memasak bubur dan memberi makan.
Karena kondisi keuangan yang kurang dan RS yang jauh, ia belajar menyuntik sendiri dari buku bekas yang dibelinya.
Maka 5 tahun kemudian, ia sudah ahli menyuntik.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,
"Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah? Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!" Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, "Sebut saja, mereka bisa membantumu." Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, "Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!" demikian Zhang dan bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.

Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu. Saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya? Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya, pasti semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Bijak titik beratnya adalah hubungannya dengan Allah, bukan bergantung pada diri sendiri.
Dalam Alkitab, ada banyak ibu yang baik.
Misalnya: Yokhebed, ibu Musa, yang tenang, tidak bimbang, tidak panic, berani menentang perintah raja.
Ia mengambil dan membuat perahu untuk menyelamatkan anaknya.
Di sana, kita bisa melihat ia adalah seorang ibu yang sangat beriman, tak bersungut-sungut.
Ia juga seorang wanita yang berhikmat, karena bisa mengatur anaknya yang wanita untuk menjaga adiknya di sungai.
Kakak Musa, Miriam, juga dipakai Tuhan, sehingga bisa mengatakan kepada putri Firaun, sehingga mempertemukan Musa dengan ibunya sendiri untuk disusui dan dibesarkan.

Contoh yang lain adalah Debora yang berani maju berperang, Abigail (suami dari seorang yang bebal, Nabal), Maria ibu Yesus, Lois dan Eunike yang mewariskan iman kepada Timotius.
Juga kesaksian dari Pdt. Jesaya yang dibawa ke gereja sejak usia 5 tahun oleh ibunya.

Jadi, ibu-ibu jangan hanya mementingkan pendidikan formal, tak peduli, anaknya sekolah di mana, pendidikan imannya bagaimana, yang penting prestasi formalnya tinggi.
Misalnya: Anak sekolah di sekolah Katholik. Kenapa sekolah Katholik? Karena kata mereka, sekolah Katholik lebih baik dari sekolah Kristen. Apakah itu termasuk lebih baik pendidikan kerohaniannya?

Ada iklan mengenai seorang anak yang sakit panas. Lalu dikatakan, �Keluhan putra derita ibu.� Memang benar, Ibu itu akan lebih peka dan merasakan perasaan anaknya. Maka kalau anak �Menderita� (sakit, dll.), ia akan mencari ibu, bukan bapak.

Amsal 14:1 ini mengkontraskan antara perempuan yang bijak dan bodoh.
Bijak lawan katanya bodoh.
Mendirikan lawan katanya meruntuhkan.

Seorang wanita yang bodoh adalah:
[1]. Tak mengetahui identitas dirinya di hadapan Tuhan, ia adalah orang yang minder. Menghakimi, tak puas, membanding-bandingkan, tak punya rasa percaya diri.

[2]. Hanya berpusat pada hal-hal yang lahiriah. Perhatiannya berlebihan terhadap penampilan yang di luar, bukan di dalam.

[3]. Hidup yang penuh dengan kesia-siaan. Ia tak puas dengan apapun juga, suka gossip, mengasihani diri.

Amsal 14:1, perempuan bijak dan saleh, membuat rumahnya menjadi tempat perteduhan yang penuh damai dan penuh sukacita bagi seluruh keluarga.
Sedangkan perempuan yang bebal, mengabaikan rumah dan keluarganya.
Allah punya rencana yang khusus bagi wanita, dalam hubungannya dalam keluarga dan RT.
Keinginan Allah bagi seorang istri dan ibu itu supaya perhatian dan pengabdiannya difokuskan pada keluarga.
Suami dan anak-anak adalah seharusnya menjadi pusat dunia seorang ibu Kristen. Maksudnya bukan keegoisan hanya semata-mata keluarga, tapi keluarga adalah pelayanannya kepada Tuhan.
Tugas utama seorang ibu Kristen adalah membawa anak-anaknya percaya Tuhan dulu, mengajar anak-anak takut akan Tuhan, mencintai kebenaran dan membenci dosa.

Titus 2:3-5 mengatakan mengenai perempuan tua dan perempuan muda.
Ibu bisa menjadi terang keluarga, bukan karena cantik, molek (Ams. 31:30), tapi seorang wanita yang takut akan Tuhan. Itulah syarat utama, jika ia ingin menjadi terang dalam keluarganya. Karena, seorang yang takut akan Tuhan, akan menghasilkan hikmat / bijaksana. Dan hikmat itulah yang akan menuntunnya untuk menghasilkan perbuatan-perbuatan yang berkenan di hati Tuhan, hati suaminya, hati anak-anaknya dan sesamanya. Sehingga ia akan mampu membangun RT nya dan bukan meruntuhkannya.
Perbuatan apa:
[a]. Tunduk pada suaminya.
Kalau ia tak tunduk / menghormati suami, maka RT itu akan kacau. Tak mungkin ia bisa menjadi terang.

[b]. Mampu mengurus dan memelihara anak-anaknya.

[c]. Mampu / cakap mengurus segala urusan RT nya.

Kalau ia seperti itu, maka suami dan anak-anak pasti akan respect kepadanya tanpa dipaksa / disuruh / diharuskan. Itu akan mengalir dengan sendirinya.

Ayat 1 �Every wise woman� = (KJV) setiap perempuan yang bijak akan membangun rumah tangganya. Itu idealis dalam Alkitab. Realitanya tidak banyak ibu-ibu yang demikian. Seperti dalam Alkitab Mungkin 95% wanita tidak seperti dalam Alkitab.
Ada memang ibu-ibu yang di anugrahi hati yang bijak demikian itu anugrah umum.
Bijak tidak tidak dikaitkan dgn akademis atau pendidikan karena bijak memiliki konotasi relasi dengan Tuhan. Maka untuk memberikan dorongan kepada ibu-ibu supaya bisa menjadi wise woman seperti dalam Alkitab dan ibu ibu tidak frustrasi
[a]. Mendorog ibu mau melatih diri membangun relasi dengan Tuhan agar menjadi wise woman
Tuhan sangat menghargai proses wanita itu yang mau menjadi wanita bijak, bukan hasilnya.

[b]. Wise woman tidak tergantung kepada penampilan dimuka umum.
Wise woman adalah seorang mengerti prioritasnya di rumah.
Ada ibu yang begitu rajin dan aktif di gereja relah memberikan uang dan segalanya tapi suaminya tidak percaya kepada Tuhan karena menurut anaknya mamanya tidak memiliki kesaksian sebagai orang percaya.

[c]. Menjadi wise woman karena ibu yang tahu tujuannya. Dia menjadi ibu rumah tangga harus berjuang berusaha agar bisa berperan dalam rumah tangga

Ada 3 macam wanita di dunia:
[a]. Wanita yang selalu mengeluh.

[b]. Wanita yang memanfaatkan orang lain, termasuk suaminya untuk kepentingannya sendiri.
[c]. Wanita yang bertanggung jawab. Ia tahu perannya sebagai seorang wanita, yaitu untuk menjadi terang keluarga.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum�at, 15 Mei 2009

Apabila kita berbicara tentang ibu, apa yang langsung terlintas dalam pikiran setiap orang adalah manisnya getah madu, kehangatan pelukan ibu. Orang-orang memakai kata-kata yang indah untuk memuji seorang ibu, di China ada sebuah puisi kuno yang melukiskan kasih mama dengan sebutan �spring sunshine� � sinar matahari musim semi.
Tetapi keagungan seorang ibu bukanlah hanbya karena dialah sang pemberi kehidupan bagi kandungannya, tetapi lebih karena bimbingannya dan pemeliharaannya. Ada sebuah pepatah �Meng Mu San Qian,� berasal dari sebuah kisah yang telah dikenal luas di China. Kitah tentang seorang ibu ayng agung yang karenanya telah menghasilkan anak yang akhirnya menjadi filsuf agung generasi pertama dalam kebudayaan orang China. Di dalam Alkitab juga banyak terdapat para ibu yang agung; Yokhebed, anaknya adalah Musa, Harun; Hanna melahirkan Samuel; dalam zaman PB ada seorang yang bernama Eunike yang membimbing anaknya Timotius dari usia mudanya mengerti firman Tuhan; ibu yang sangat rohani zaman ini adalah Chen Zhi Niang (ibunda Tong bersaudara) yang seorang diri membesarkan 7 orang anaknya, dan lima diantaranya menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan.
Seorang wanita Kristen harus menjadi terang dalam keluarga (Mat 5:15), seorang mama harus menjadi teladan dalam keihdupan rohani bagi anak-anaknya. Kita akan melihat hal ini dari beberapa bidang:
dalam perkataan: mengajar anak-anak sesuai dengan prinsip Alkitab (Ef 6:4), mengajar dan membimbing secara langsung, di depan anak-anak menjadi teladan, apa yang dibicarakan harus positif, jangan bergosip, kata-kata yang tidak bermakna dan yang negatif jangan disebutkan.
dalam perbuatan: perkataan sesuai dengan perbuatan, rajin bekerja dan tidak malas (Rm 12:11)
dalam kasih: menghormati Tuhan (Luk 1:46), menjaga setiap anggota keluarga (1 Tim 5:8), mengasihi dan peduli kepada tetangga (Luk 10:27).
dalam iman: senantiasa berharap pada Tuhan (Ibr 12:2; Ams 3:5), bersandar dan percaya kepada Allah (2 Kor 1:20; 1 Tim 5:7)
dalam kesucian: sopan santun dan menguasai diri (1 Tim 2:9), berjaga-jaga serta bijaksana (Titus 2:3-5)
anak-anak adalah harta pusaka yang Tuhan percayakan kepada kita, setiap mama bukan hanya harus memperhatikan tentang kehidupan jasmani (sandang, pangan, papan) anak-anaknya, tetapi juga harus memeperhatikan kehidupan kerohanian, iman mereka di hadapan Tuhan. Melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya semaksimal mungkin di hadapan Allah, mengajar dengan teladan diri sendiri, membimbing anak-anak, membawa mereka kepada Tuhan.

Amsal 14:1
Bionic woman antara dahulu dan kini sangat berbeda. Sosok Jaime Sommers dahulu diperankan oleh Linday Wagner, kini oleh Michelle Ryan. Dahulu merupakan hiburan keluarga untuk semua umur, kini untuk kaum dewasa saja. Kini, sosok Jaime Sommers menggambarkan seorang wanita yang kuat, dilengkapi dengan tenaga super bionic yang sanggup mengatasi berbagai masalah. Sebenarnya Kenneth Johnson, author dari bentuk entertainment ini ingin menjelaskan betapa penting peranan seorang wanita dengan segala perubahan paradigma tentang peranan wanita di zaman post moderen ini.(sumber dari http:///www. en.wikipedia.org/wiki/The_Bionic_Woman)
Bagaimana pendapat Alkitab tentang peranan wanita? Penulis kitab Amsal membicarakan wanita dengan kata �perempuan� sebanyak 25 ayat, pokok makna dari pendapat penulis Amsal ialah ada dua gambaran tentang wanita, yakni: wanita bijak yang takut akan Tuhan dan wanita yang hidup dalam kefasikan dunia. Wanita bijak mendatangkan suka cita bagi suaminya, wanita fasik mendatangkan celaka bagi orang-orang di sekitarnya. Kitab Amsal ingin menjelaskan bahwa seorang wanita memiliki potensi yang sangat kuat untuk mengubahkan keadaan, keadaan akan berubah menjadi lebih baik jika ia seorang wanita bijak; sebaliknya keadaan berubah menjadi buruk jika ia wanita fasik. Definisi wanita bijak adalah sosok wanita yang memiliki peran menjadi seorang istri yang dapat kita lihat pada Amsal 31:10-....
Kita tahu Allah menciptakan manusia terdiri atas dua jenis, yakni pria dan wanita. Pria dan wanita, tidaklah sama. Mereka masing-masing unik. Mereka diciptakan bukan untuk saling bersaing, tetapi saling melengkapi. Baik pria maupun wanita memiliki kesetaraan sebagai gambar Allah yang mulia, namun memiliki peran yang berbeda. Pria menurut naturnya adalah sebagai pemimpin dan wanita sebagai penolong. Hal ini bukan berarti peranan wanita tidak dibutuhkan karena sebagai pelengkap saja, namun juga bukan berarti wanita lebih utama dari pria
Dalam keseharian kita melihat dan membuktikan, bahwa peran seorang wanita sangat nyata. Sebagai istri, ada banyak suami yang menjadi sukses karena peranan seorang istri; tetapi juga ada para suami yang terpuruk gara-gara ambisi sang istri. Sebagai ibu, ada banyak anak-anak yang berhasil dan hidup takut akan Tuhan karena doa ibu, tetapi ada juga banyak anak-anak mempunyai pengalaman traumatik, kehilangan arti hidup karena kekuatan �peran� yang salah dari seorang ibu. Melihat penting dan dampak menjadi sosok seorang wanita, bagaimanakah pilihan hidup kita? Hari ibu diperingati, untuk menghargai kaum ibu, kaum wanita yang membawa perubahan dan dampak positif bagi dunia

Seluruh tulisan Salomo banyak diwarnai dengan kata bijak, cakap, positif dan negatif, bisa menghancurkan dan membangun dengan perkataan. Bijak di sini berbeda dengan pintar, akademik, tetapi adalah seseorang yang mampu merajut perbuatan yang positif. Oleh karena itu ditulis berkali2 jagalah hatimu. Di dalam diri perempuan semua itu ada. Perempuan yang bijak adalah perempuan yang membangun.

Ada seorang dokter yang menyampaikan bahwa manusia itu jahat sejak kandungan, dia menghisap segala sesuatu yang ada dalam hidupnya, begitu juga ketika anak itu hidup. Tapi justru ibu telah memberikan kasih, diri dan pengorbanan. Kasih yang memberi dan pengorbanan, itu adalah gambaran tentang Kristus yang rela dan berkorban.

Saya merenungkan; Amsal menekankan soal kebijaksanaan dan paling sedikit adalah orang yang takut akan Tuhan. Ibu itu bagaikan pokok anggur yagn berbuah dalam rumahnya. Ibu yang takut akan Tuhan artinya ibu yang menekankan dan mengarahkan anak-anak pada hal rohani. Ibu diharapkan sebagai seorang yang rajin bekerja. Semua itu menghasilkan peranan penting karena ia pendidik utama bagi anaknya dan ia juga membuat suasanan rumah tangga-home sweet home, itu ditentukan oleh seorang ibu. Ibu yang benar menjunjung tinggi martabat suaminya, otomatis juga untuk martabat anak-anaknya.

Menghayati Amsal 14:1-sebenarnya peranan ibu dalam keluarga adalah karakternya. Dalam pasal 31 ada 10 karakter yang luar biasa, yaitu:
wanita yang terampil; orang yang bijak adalah orang yang pintar, bukan IQ tapi juga EQ dan SQ. Dalam ayat 26 itu wanita yang takut akan Tuhan itu memberikan ketentraman yang besar, membuat seisi keluarga tentram dan seluruh keluarga terhibur. Dia adalah seorang yang membangun a home not a house.
orang yang bijak memperhatikan langkahnya. Seorang wanita semakin bijak semakin sedikit bicaranya, semakin hati-hati langkahnya, karena itu mencerminkan karakternya.

Ada paralel dengan Mzm 127 sia-sia jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah. Di Mazmur subjeknya adalah Tuhan, dan di Amsal subjeknya adalah ibu. Bagaimana kita melihat karya Tuhan dalam peranan diri seorang ibu. Kata �membangun� menjadi kata kunci, dalam membangun setiap pribadi punya prinsip, tujuan yang berbeda, ini yang menjadi masalah dalam diri ibu. Para ibu ingin semua anak sukses, tapi dikerjakan olehnya. Apakah itu membangun? Tidak, malah itu menghancurkan. Di sinilah koreksi yang harus ada dalam diri ibu dan bapak.

Saya menyoroti hukum ke 5, ada keunikan;
hukum yang mengatur hubungan manusia dengan manusia.
hukum ini juga satu-satunya yang dinyatakan dalam kalimat positif. Sesuatu yang baik itu bukan hanya menghindari larangan, tetapi dalam arti positif aktif artinya berbuat sesuatu.
satu-satunya perintah berisi janji.

Saya menyoroti dalam menghormati orang tua; Allah mengatur alam semesta ini dengan teratur. Tuhan punya rencana yang indah dalam keluarga, karena itu keluarga adalah institusi pertama yang dirusak iblis. Kenapa kita harus menghormati:
karena itu adalah perintah Tuhan
karena dia ingin dunia lebih baik
Tetapi kita melihat bahwa tidak mudah untuk menghormati. Untuk hal ini kita harus
memandang kepada Tuhan
kita harus mengerti orang tua kita
kita harus mulai hidup responsibility dalam hidup sebagai anak Tuhan

Bicara soal menghormati ibu, apakah ini perintah atau karena orang itu layak dihormati. Amsal 11:16; di sana disebutkan �a kind hearted� itu adalah hatinya, sehingga ia memperoleh respek bukan disuruh tapi memang karena dia layak dihormati. Ibu perlu refleksi dirinya apakah dia layak dihormati. Respek itu harus terus dipertahankan.
Terang adalah sesuatu yang bisa dilihat bukan tersembunyi, harus nyata dalam sehari-hari, banyak dari kita memainkan peranan yang �luar� saja tetapi �dalam�nya belum tentu.
Ada seorang yang bertanya, �Kenapa ya di usia tua dia kesepian?� Itu karena jaga image (jaim); selalu menampilkan yang baik saja. Jika wanita adalah terang keluarga, dia berani mengekspos dirinya, maka dia akan menjadi orang yang berpengaruh. Jika kita melihat kata �membangun,� membangun sesuatu itu lama, itulah sebabnya seorang ibu jika mau membangun rumahnya, dia harus mengorbankan dirinya. Jika tahun pembentukkan tidak diberikan akan ada banyak PR nantinya. Jika luka di anak maka meledaknya di remaja atau dewasa. Seorang yang membangun rumahnya bisa bertahan lama kalau ada komitmen, sumbernya harus pada Tuhan.

Pertama, jika perintah itu dari Tuhan, mutlak harus ditaati.
Kedua, Saya memperhatikan perempuan bijak ada 4 hal penting, yaitu:
penampilan yang menarik; termasuk sikap atau kebersihan kesehatan keindahan, gerak geriknya
keterampilan; penampilan tapi bodoh itu suatu kekurangan. Harus pandai rajin
karakter; watak yang baik.
kerohanian yang baik; takut dan hormat kepada Tuhan.
Dengan 4 hal ini dia bisa menjadi isteri yang baik, ibu yang baik bagi anak2nya, menjadi anggota masyarakat yang diterima oleh banyak orang.

Suatu hari ibu saya pernah merawat kakak laki � laki saya yang sedang menderita demam berdarah. Kemudian tiba-tiba kakak saya mengalami panas yang sangat tinggi, dan kejang, lalu karena tidak sempat memanggil suster, maka dengan segera ibu saya

menahan mulut kakak saya dengan tangannya. Sejak hari itu pengorbanan ibu saya ini membuat kakak saya sangat mengasihinya. Dan waktu saya tanyakan alasan ibu saya adalah karena ibu saya sadar bahwa kakak saya adalah titipan Tuhan, yang harus dipertanggungjawabkan dan dikasihi. Saya sangat salut dengan karakter ibu saya yang hidup tidak banyak bicaqra, tetapi bekerja, dan beliau adalah seorang ibu yang sungguh takut akan Tuhan. Kehidupan di dalam Tuhan ini membawa begitu banyak berkat dan kedamaian dalam keluarga kami.

Wanita bisa bijak dan baik karena ada peranan suami sebagai kepala keluarga, seperti Kristus sebagai kepala jemaat. Suami sebagai kepala keluarga perlu berkorban, jikalau tidak berfungsi, maka keluarga tidak menuju sesuatu yang baik. Wanita adalah penolong, artinya ada kekuatan dari seorang ibu, karena dia mampu menolong suami untuk melewati masa-masa sulit. Mungkin hanya berdoa, peranan sederhana tapi luar biasa.

Men Mu adalah ibu dari Mencius, dia disebut sebagai orang no 2 dalam kesalehannya. Ibunya pernah memindahkan anaknya tiga kali: dari pasar; berpindah dari satu tempat dari pekuburan. Tapi anak ini belajar satu hal yaitu menangis. Jika orang meninggal disimpan berbulan untuk menunggu keluarga yang jauh, maka dia ditunggu. Karena tidak ada air mata, maka dia akan disewa orang. Kemudian pindah ke tempat ketiga, yaitu sekolah.
Orang Tionghoa biasa memperlakukan wanita dengan hina. Maka ada 4 yang harus dilakukan, yaitu:
di rumah nurut kepada bapa
di rumah nurut kepada kepada suami
di rumah nurut kepada kepada anak

Ada 4 hal yang dituntut ibu:
perkataannya
keindahannya; menghias untuk suami
keagungan dalam karakter
jasa dan karya dia; jika wanita tidak ada yang bisa dikenang

dalam hal ini sebenarnya isteri adalah
penopang leher, penegak.
Menjadi mahkota keluarga
Suami yang tidak bisa menghormati isteri adalah suami yang tidak bisa menghormati dirinya sendiri
Sumber kekayaan dari segala macam.
Sinar fajar;
Menjadi terang dari keluarga

Bicara terang; terang itu menjadi:
pusat perhatian.
Tidak banyak bicara
tanpa kompromi; selalu memberikan kejelasan dalam hidupnya; dia memberikan pencerahan, pengharapan.
Contoh: dalam Matius 15:21-28 ada seorang Hidon yang datang kepada Tuhan karena tidak ada ketentraman. Ibu yang sukses karena bersandar kepda Tuhan, di rumah ada doa maka rumah ada harapan. Ada kesulitan; Yesus diam, tapi dia tetap datang.
Anak yang bermasalah sebagai tusukan hati bagi orang tua, tapi bila dibawa kepada Tuhan ada harapan. Jika kita kaitkan dengan Mazmur 127, mengapa dikatakan perempuan sebagai anggur; karena di dalam kelemahan bisa menyenangkan, karena dapat dipakai sebagai obat juga. Anak adalah sukacita dihati, adalah kekuatan si bapa, adalah kebanggaan di pintu gerbang. Dalam konteks remaja:
Selama orang tua tidak bisa memerintahkan seperti Tuhan, doakan agar ibu datang kepada Tuhan
Hormati orang tua adalah perintah Tuhan. Baik atau buruk tetap adalah orang tua kita. Hormat kepada orang tua mengandung janji: 1. panjang umur, 2. bahagia; menikmati kehidupan.
Pepatah barat; �wanita adalah air wabah� ini adalah perkataan Spinoza, diawali ketika suatu hari ikut sayembara, dan dia dapat juara 1. ibunya tidak senang dan mendorong dari tangga, kemudian dia lumpuh dan pincang. Lalu dia mengatakan wanita adalah air wabah. Ibu iri kepada anaknya, karena lebih pintar, lebih cantik.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India